Pengalaman pertama ….. H2C.

Hi B2B-ers…

Kali ini, kami ingin membagikan pengalaman pertama live on-air di radio. Namanya pengalaman pertama, pasti tidak bisa dilupakan ya.. *hahaha*

Bermula dari permintaan seorang rekan di milis untuk memenuhi undangan live on-air talkshow dari SonoraFM 92.0 mengenai Hobby & Gadget – komunitas; obrolan terus lanjut lewat BBM. Kami bertanya, profil nara sumber seperti apa yang diinginkan (dicari/dibutuhkan), oleh rekan tersebut kami diminta untuk ikut serta meramaikan suasana.

Hem… Boleh nih undangannya.. Sekali-kali merasakan jadi selebritis, bagus juga :D (supaya lebih PD) :p

Oh ya, antar rekan-rekan ini, sebelumnya kami belum pernah bertemu muka (copy darat). Komunikasi yang terjadi, adalah di milis / Y!M / BBM. Singkat cerita bertemulah kami bertiga pada waktu yang ditentukan @ Gedung Perintis lt.5, Jl. Kebahagiaan (red: markas besar SonoraFM), 30 menit sebelum live on-air.

Dasarnya pada “biang racun”, yang satu menunjukkan mainan baru dari N*K** yaitu “Lumia” 800 (ponsel smartphone ber-OS Windows Mobile 7.5) dipersenjatai camera dengan Carl Zeis optic lens. Keren! Gejala lagging yang biasa terjadi, hampir tidak bisa ditemukan di-sini. Qualitas photonya? Mantap tenan! Bisa dibuat moto “kembang api” (fireworks) loh! Edun. PS: pre-order si Lumia 800 (Black, Cyan, Pink) ini sudah dibuka loh.. dan berhadiah langsung headphones Monster tipe 930. Oh ya, kabar terbaru, Lumia 800 (White) akan tersedia akhir bulan ini.

Selesai Lumpia (goreng/basah), #eh, Lumia, rekan lain-nya lanjut ke perbandingan hasil foto antara HTC Sensation XL (atau XE) dengan iPhone 4S.

Berhubung B2B tidak memiliki device untuk di review, ya, ikut menjadi pengembira saja deh.. *hehehehe*

Berikutnya, kita diminta masuk ke dalam area kantor radio; (belum masuk ke ruang siarannya ya). Kemudian disambut dengan 1 piring jajanan pasar + 1 poci teh manis + 1 gelas air putih untuk masing-masing orang. Hem.. Ini pasti supaya waktu siaran, tidak terganggu dengan bunyi-bunyi aneh.. *hahaha*

10 menit sebelum acara dimulai, bu Rani dari SonoraFM bergabung, mengobrol ringan seraya membuat catatan kecil.. Nanti yang akan dibicarakan apa? Bagaimana? Dan sebagainya.

3 menit sebelum acara dimulai, kita semua masuk ke ruang akuarium (siaran). Ngepas-ngepasin headphones ber-mic di kepala. Teng! Tanpa aba-aba tiba-tiba sudah on-air… *hahahaha* :D jadi go with the flow aja deh..

.
Pict 1: Suasana ruang akuarium (ruang siaran).

Sesaat setelah siaran dimulai, masuk cukup banyak pertanyaan via SMS… + ada 2 orang penelepon langsung.

Pertanyaan-pertanyaan yang masuk, sempat membuat kita senyum-senyum sendiri, kenapa? Karena kita merasa menjadi service center deh.. :D

Segala macam pertanyaan muncul, mulai dari yang serius sampai misterius (jahil). Contoh: Bagus mana gTab & iPad?

Tanpa terasa, tahu-tahu slot 1 jam sudah berakhir… Memang membicarakan sesuatu yang kita gemari, waktu serasa terbang dengan roket ya. :p

Selesai dari ruang akuarium, kami bertemu dengan mas Anto yang membantu di meja operator selama proses siaran berlangsung.

Masing-masing dari kita, mendapatkan suvenir 1 buah CD bukti rekaman dari SonoraFM. Seraya menunggu CD matang (selesai di burn), kami diajak berkeliling studio.. Wah, ternyata SonoraFM memiliki koleksi piringan hitam yang lumayan banyak ya. Ada seloroh seorang rekan yang mengatakan “kalau ajak si …. Pertanyaan yang timbul adalah, mau dilepas (red: dijual) berapa 1 rak / 1 lorong LP tersebut?” :p sudah bukan ngomongin 1 atau beberapa buah piringan hitam. :D

Oh ya, SonoraFM juga menanyakan, sekiranya ada yang mengetahui kontak untuk “Komunitas Country” yang ada di Jakarta, boleh di-share infonya via comment dibawah ya.

Selesai tour singkat, kembali duduk manis menantikan CD – bukti siar, sambil menikmati panganan kecil yang disediakan (+ teh manis). Sambil ngobrol ringan dengan mba Rani & mas Anto. Mas Anto sesekali harus kabur ke ruang akuarium untuk membacakan traffic repot (& karena terpantau di CCTV) sih.. *hahahahaha*

Pada saat menerima CD bukti siar, ternyata masing-masing dari kami juga mendapatkan copy dari SMS yang masuk. Jadi, jangan suka iseng ya.. Ada buktinya loh! :p

Begitulah pengalaman pertama siaran live di radio. Bagi yang ingin mendengarkan rekaman ulangnya, dapat mendownload dari:
https://rapidshare.com/files/735101835/Talkshow.zip

 

Kesimpulannya:

Untuk menjadi seorang penyiar, butuh kemampuan berpikir cepat (Quote: Thinking on your feet). Dan harus extra hati-hati dalam merespond pertanyaan-pertanyaan yang masuk (SMS / telephone).

Buat yang belum pernah siaran, jangan takut, mengalir saja ikut pemandunya.


Pict 2: Wajah-wajah ganteng rekan milis.

 

Salam SUKSES LUAR BIASA,

B2B SOLUTION
www.BduaB.co.id

Wireless@Jakarta?

Hi RR,

Seperti yang kita ketahui & rasakan bersama… Hidup saat ini tidak lengkap tanpa Internet akses.. Buat sebagian orang menjadi tidak eksis katanya :p

Yang sering ke SG, pasti menikmati banget yang namanya Wireless@SG tul? Setiap konek, kita mendapatkan password via SMS, expired tiap 2 jam.

Eh, kok ternyata saat ini di Jakarta, ada ISP yang membuat terobosan seperti itu. Canggihnya lagi, kita cukup daftar sekali, kemudian password (yang harusnya random) bisa kita rubah sesuka kita. (Bagi yang takut spam SMS –> Hint: no HP hanya diperlukan 1x dimuka, setelah itu login dan rubah password; tidak perlu no HP lagi).

Sayangnya, baru daerah – daerah tertentu saja yang disambangi oleh fasilitas ini, seperti 7-11, Starbucks, dan lain-lain.

Speednya lumayan, yang sudah dicoba paling tidak ke IIX: download 3MB, upload 6MB! :D

Next time, upgrade, atau meeting penting dengan client yang butuh akses internet kencang, jadi mudah + gratis ya :D

Tertarik?
Silahkan membuka tautan berikut ini, untuk lokasi yang di cover HotSpot tersebut:
http://www.biznetnetworks.com/Id/?menu=hotspot

Datangi lokasi terdekat yang memiliki akses hotspot, connect perangkat anda ke jaringan WiFi, buka Internet browser, maka otomatis akan membuka halaman untuk login / daftar.

Pilih daftar, masukkan no HP anda, selang beberapa saat anda akan mendapatkan initial password via SMS.

Login kembali dengan password tersebut, dan ganti dengan sesuatu yang lebih mudah anda ingat.

Nikmati hotspot cepat persembahan ISP tersebut.

Sorry for any typos
- 📮 from mbile™ 👋 -

Personal Clouds Storage Solution? Mungkinkah?

Hi! Apa kabar semua?

Kali ini kami ingin menyoroti kemacetan yang terjadi di kota besar, menumbuhkan pula pola kerja mobile, oleh karenanya mendorong pula kebutuhan akan solusi mobile storage (penyimpanan yang bisa diakses darimana saja).

Secara umum, ada jasa yang menawarkan penyimpanan di awan (clouds), baik yang gratis seperti Dropbox & Box.net, Apple (iClouds). Pemakaian sampai batas tertentu free, setelahnya maka kita akan di charge oleh mereka.. entah per-bulan, atau tahunan. :)

Semua solusi tersebut juga membuat kita tidak memiliki control atas data kita. Entah data kita disimpan di negara mana, atau siapa saja orang iseng yang bisa mengintip data kita, dsb.

Bagi sebagian kita yang menaruh perhatian lebih pada keamanan, atau sebagian kita yang sudah merasakan enaknya menggunakan SSD HDD (yang harganya masih mahal dibandingkan HDD platter – sehingga HDD di hemat-hemat), pastinya membutuhkan space HDD yang lebih. Kabar gembira, ternyata ada loh solusi ekonomis membuat Personal Clouds yang bisa diakses darimana saja.

Disini kita membicarakan space dalam satuan TB (bukan GB apalagi MB), dan yang lebih manjur lagi, semua di host pada infrastructure kita sendiri (Office / Home); tentunya persyaratan utama adalah koneksi Internet yang baik dan stabil.

Seperti diagram diatas, kita dapat mengakses data yang tersimpan pada WD ini dari mana saja. Baik dari Internet menggunakan computers atau smartphones & tablets (iOS – Apple iPhone/iPad; Android – HTC / SAMSUNG / dsb).

Khusus untuk tablet / smartphones (iOS / Android), seperti kita tahu, space hanya tersedia dalam 16GB / 32Gb / 64Gb, dimana space tersebut juga di share dengan applications yang terinstall. Dengan WD maka kapasitas tablet/smartphone kita menjadi virtually tidak terbatas (kalau habis, beli lagi WD yang baru donk… :D )

Oh ya, salah satu fungsi yang tidak kalah kerenya, adalah sync photo yang kita ambil di tablet/smartphone langsung ke HDD tersebut dan bisa diakses dari komputer mana-pun. Tidak perlu menggunakan EyeFi (SD-card WiFi transfer) atau colok flashdisk/HDD ke computer lagi donk ya? :) Di iOS5 – iClouds fungsi ini dinamakan PhotoStream. :p

Selain menambah kapasitas HDD untuk tablet/smartphone, solusi ajaib ini juga bisa kita gunakan sebagai backup dari komputer kita (Windows/OSX). Jaga-jaga apabila pada waktu kita presentasi, ada data yang terlupa, bisa minta rekan di kantor untuk meng-copy-kan ke public folder kemudian langsung kita download. Bisnis pun lancar.

Bukan cuma berfungsi sebagai backup, tapi device mungil dan sexy ini bisa kita gunakan juga untuk streaming media ke entertainment center kita (WD TV-Live). Asik bisa langsung ditonton di layar FullHD donk ya… :D

Terakhir, akan tetapi tidak kalah pentingnya. Seperti informasi diawal, semua data kita, bisa diakses via Internet, tanpa pengguna perlu melakukan setup yang ribet menggunakan dyndns, port forwarding dan lain-lain.

Pertama kali dikeluarkan dari box, cukup menghubungkan ke Router, kemudian melakukan konfigurasi menggunakan Internet Browser, create user & password. and Viola, you are done! (Langkah entra diperlukan, khusus untuk tablet/smartphone; yaitu melakukan pairing 1x saja diawal – seperti pairing bluetooth).

Oh ya, sebelum lupa solusi luar biasa ini, menurut kami solusi ajaib ini ditujukan untuk Perorangan dan SOHO/SMB. Dimana dibutuhkan solusi yang ekonomis dan memanfaatkan / memaksimalkan infrastructure yang sudah tersedia.

Bayangkan memiliki penyimpanan di awan sebesar 1TB….!!! Hem.. pastinya enak ya. :) Tidak perlu lagi untuk membawa-bawa HDD portable 2.5″ + kabel.. cukup bawa ultraportable notebook (seperti Macbook Air yang slim & sexy with WOW effect :D atau Asus Transformer Prime). Kapasitas tersedia mulai dari 1TB sampai dengan 6TB.

Untuk info lebih lanjut, silahkan menghubungi:
e-Mail: Sales (at) BduaB (dot) com atau
Tel: (021) 726-2985.

Semoga informasi ini bermanfaat. Terima kasih.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

- B2B Team -

Cara setting & mengaktifkan WDS menggunakan Buffalo WCR.

Halo, apa kabar?

Kebetulan sedang senggang (sedikit) … kali ini kami ingin berbagi mengenai setting WiFi Router WCR series… Kenapa Buffalo? Karena WCR (ekonomis) mendukung fungsi repeater (penguat signal WiFi). Apabila selama ini ada bagian-bagian kantor / rumah anda yang belum mendapatkan signal WiFi, sedangkan menginstalasi kabel ribet, maka anda wajib mengetahui mengenai WCR ini.

Bentuknya sederhana, dengan beberapa LED untuk menunjukkan status power, security, wireless, router, atau diagnostic. Oh ya, khusus tipe WCR, antenanya tidak bisa dicopot (ganti). Pada bagian belakang, ada 1 tombol AOSS/WPS, 4 LAN ports, 1 WAN port, serta power socket. Berwarna putih, cocok untuk disandingkan dengan perangkat Apple J tapi apabila kotor akan jelas terlihat.

Baik pertama-tama kita akan membahas mengenai setup WiFi Router ini agar bisa membagi jalur Internet ke beberapa perangkat lainnya.

Hubungkan keluaran modem xDSL/Broadband, ke bagian WAN dari WCR ini. Kemudian hidupkan komputer anda, maka anda akan segera terkoneksi ke WCR.

Pada awalnya si WCR akan menggunakan MAC ADD sebagai SSID-nya… setelah terkoneksi secara wireless, buka Internet browser (IE / FF / Chrome) ke address 192.168.11.1, user ID = “root”(tanpa tanda kutip), password biarkan kosong.

Tampilan pertama dari WCR screen..

Default mode yang dipilih adalah Router. Apabila ingin digunakan sebagai penguat dari Wireless lainnya, cukup merubah mode tersebut ke Bridge, kemudian ada 1 setting lagi dalam Wireless Config, bernama “WDS” (inti dari “WDS” ini adalah memasukkan detail dari Wireless yang ingin dikuatkan signalnya; info yang dibutuhkan SSID + jenis enkripsi + password)

Kembali ke laptop!

Eh, kembali ke screen pertama diatas, standardnya, Internet beserta setting akan di detect secara manual, akan tetapi kami menemukan beberapa perangkat modem tidak didukung oleh WCR, sehingga setting harus dilakukan secara manual. (PS: apabila modem sudah mendukung fungsi DHCP, baiknya fungsi DHCP WCR dimatikan atau diganti range IP-nya; nanti akan kita bahas lebih lanjut mengenai hal ini).

Baik, sekarang kita anggap saja setting router ini harus dilakukan secara manual, silahkan di click pada Internet/LAN.

Screen untuk memasukkan setting Internet.

Apabila WCR dapat mendapatkan alokasi IP dari perangkat modem, silahkan memilih Acquire an IP address automatically from a DHCP server, kemudian tekan APPLY dibawah. Akan tetapi apabila kebetulan ada sedikit ketidak cocokan antara perangkat yang anda miliki, tenang saja, cukup memasukkan IP yang akan kita assign ke WCR.

Dalam contoh ini, karena existing network kami di 10.1.0.101 – 10.1.0.110 maka di-assign IP WCR sebagai 10.1.0.10 (agar tidak terjadi konflik dengan perangkat lainnya dalam network).

Hal lain yang harus kita isikan adalah Default Gateway, diisi dengan alamat IP dari modem kita.

PS: Untuk mudahnya.. alamat gateway biasanya cukup merubah kolom ke 4 dari IP anda saat itu ke angka 1. Apabila perangkat anda mendapatkan IP 192.168.1.101, maka gateway anda adalah 192.168.1.1, bingung? Mudah-mudahan sudah tidak ya, yang di BOLD diganti jadi 1.

Ok, setelah itu selesai, kemudian saatnya kita menggarap setting Wireless networknya, sebaiknya diberikan password, agar tidak ada yang bisa ikutan dompleng ya.

Screen setting DHCP

Sebelum kita mengupas cara setting lebih jauh, ingat diawal tadi kita membicarakan mengenai mengganti setting DHCP? Hal tersebut dilakukan dari screen diatas (Internet/LAN -> LAN).

Apabila modem anda sudah menyediakan DHCP, kemudian fungsi DHCP di WCR juga tidak ingin di non-aktifkan, sebaiknya, range IP harus dipastikan tidak sama dengan yang diberikan dari modem.

Banyak atau sedikitnya device yang bisa connect pada saat bersamaan, dapat diatur pada bagian DHCP IP Address Pool; contoh: mulai dari 192.168.11.2 sebanyak 64 addresses, artinya mulai dari IP 192.168.11.2 dialokasikan sebanyak 64 alamat yang berguna apabila ada perangkat yang ingin terkoneksi.

Apabila hanya ingin mengalokasikan untuk 5 perangkat, maka harusnya tertulis 192.168.11.2 sebanyak 5 address(es). Artinya 5 IP disiapkan mulai dari 192.168.11.2, 192.168.11.3, 192.168.11.4, 192.168.11.5, dan 192.168.11.6

Sekarang mari kita lanjutkan ke bagian setting Wireless Networknya.

Screen Wireless Network Config: Basic (11n/g/b)

Pada bagian ini, silahkan mematikan SSID2 .. SSID4, sisakan SSID1, kemudian setting pengenal (nama) yang ingin anda berikan untuk Wireless Router ini. Apabila tidak diisi maka, nama WCR menggunakan MAC Address.

Tips untuk Authentication, sebaiknya pilih WPA2-PSK dengan encryption AES. Tipe ini masih lebih sulit untuk di bobol, dibandingkan tipe lainnya.

OK, setelah selesai melakukan konfigurasi, jangan lupa untuk menekan APPLY, agar perubahan tersimpan di WCR.

SPECIAL NOTE:

Untuk menambah jangkauan dari wireless router lainnya, pada screen pertama, pilih bridge kemudian apply.

Router otomatis akan restart, setelah itu, colokkan kabel LAN ke salah satu port LAN di belakang WCR, IP LAN computer di set secara manual ke 192.168.11.2. kemudian hidupkan browser Internet dan buka url 192.168.11.100

User id = root, dengan password dikosongkan.

Sekarang, masuk ke bagian “wireless config”, disebelah kanan dari “MAC Filter” akan tersedia tombol baru bertuliskan “WDS” (aka Wireless Distribution System). Click pada tombol tersebut, kemudian masukkan detail wireless network yang ingin kita perkuat signalnya.

Informasi yang dibutuhkan:

1. SSID,

2. Authentication (WPA/WPA2..),

3. Security key

APPLY

Dan coverage signal WiFi kita sudah diperkuat.

Sampai jumpa dilain kesempatan.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

B2B SOLUTION.

Edit sound like a pro!

Salam Sejahtera semuanya,

Apa kabar? Semoga semua dalam lindunganNya selalu.

Untuk anda yang berjibaku dengan multimedia, seberapa sering anda harus berurusan dengan rekaman yang hanya bisa dilakukan 1 kali, akan tetapi pada saat ingin digunakan ternyata banyak suara-suara yang tidak diinginkan? Kali ini, kami ingin membagikan tips singkat dalam mengedit file audio menggunakan software Adobe SoundBooth.

2 fungsi pada Adobe SoundBooth yang ingin kami share adalah:
No. 1. Remove a Sound
Sesuai namanya, fasilitas ini membantu kita membuang (filter-out) suara-suara yang tidak kita kehendaki. misal: bum karena mic jatuh/terpukul. Kekurangannya setiap suara yang tidak diinginkan harus dipilih 1 per 1.

No. 2. Clean Up Audio
Sesuai namanya, fungsi fasilitas ini adalah membantu kita untuk menghilangkan suara-suara yang sering kali terdengar. Contoh: suara speaker yang terinduksi oleh signal handphone (tertt…. trett… trett….. zerttt…), dan suara ini sering kali muncul dalam rekaman kita. atau mungkin suara orang batuk, dan lain-lain. Keunggulannya: kita bisa mendefinisikan suara apa yang ingin kita “bersihkan” (hilangkan) dari rekeman tersebut. Untuk bunyi Clicks & Pops atau gema, bisa menggunakan template bawaan milik Adobe SoundBooth.

Pertama-tama di Adobe SoundBooth, aktifkan pengaturan layout standard, atau di tasks panel, click Remove a Sound. Jendela berikut ini akan muncul.

#1. Remove a Sound

#2. Clean Up Audio

Apabila anda menggunakan layout standard (default) maka bagian Remove a Sound dan Clean Up Audio akan berada pada bagian tengah di paling kiri layar; bersama-sama “Change Pitch and Timing, Create Loop, serta Volume Correction”.

#3. Default layout Adobe SoundBooth.

Sekarang mari kita mulai bermain-main dengan fungsi Remove a Sound terlebih dahulu.

#4. Gambar layout Adobe SoundBooth pada saat mengaktifkan fungsi Remove a Sound.

Sewaktu anda memilih fungsi Remove a Sound, otomatis layar yang menunjukkan gelombang fokal kiri & kanan (berwarna hijau) akan dibagi menjadi 2; bagian bawah yang berwarna merah menunjukkan frequency dari suara dimaksud.

#5. Fungsi-fungsi yang tersedia pada Remove a Sound.

Fungsi-fungsi yang tersedia pada fasilitas ini (dari kiri ke kanan):
1: Time Selection: memilih semua frekuensi pada suatu saat tertentu (select pada bagian hijau)
2: Frequency Selection: memilih frekuensi pada seluruh klip suara (select pada bagian merah)
3. Marquee: memilih area kotak di frekuensi.
4. Lasso: memilih berdasarkan gambar tangan kita diatas area waktu dan frekuensi.

Contoh:
Pada kurva fokal, bar hijau tipis melambangkan suara yang ingin kita hilangkan, maka kita highlight bagian tersebut (menggunakan fungsi Time Selection), kemudian click “Auto Heal”. Secara otomatis, bagian tersebut akan di”sembuh”kan.

#6. Milih bagian yang ingin dihilangkan menggunakan Remove a Sound – Auto Heal.

Nah, kegiatan ini harus kita lakukan, satu-per-satu.. memilih area yang dinginkan kemudian click Auto Heal. Sangat menyita waktu bukan?

Khusus untuk suara Clicks & Pops, serta rumble (gema), kita bisa menggunakan fasilitas Clean Up Audio.

#7. Clean Up Audio

Sekiranya ada suara berulang yang ingin kita hilangkan, yang harus dilakukan adalah mengajarkan Adobe SoundBooth agar bisa mengenali suara tersebut (Capture Noise Print), kemudian hanya tinggal click tombol “Noise…”

#8. Select bagian suara yang merupakan “template” dari suara yang ingin dibersihkan (hilangkan).

Cara kerjanya:
a. select (highlight) bagian dari audio file yang ingin kita bersihkan.
b. kemudian click “Capture Noise Print”
c. kemudian click “Noise…”

Secara otomatis, Adobe SoundBooth akan menganalisa seluruh bagian audio kita untuk suara tersebut, sambil dibersihkan. Tinggal tunggu hasilnya, dan Save As pekerjaan anda.

Selesai…

PS:
Tentunya hal yang sama juga bisa dilakukan menggunakan applikasi komputer pengolah suara lainnya seperti: SoundForge, dan lain-lain (Tidak hapal). :) Yang membedakan mungkin hanya seberapa mudah melakukan hal ini, dan seberapa bagus hasil akhir yang didapatkan.

Semoga sharing singkat ini bermanfaat bagi kita semua.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

- B2B -

Menyulap iDevice agar membaca kartu kredit?

Pernah membayangkan atau mengalami sendiri susahnya meminta mesin EDC dari bank?  :P tentunya hal tersebut bukan hanya dialami oleh anda seorang.. Aduh senangnya, apabila kita bisa berjualan ice lemon tea, dan menerima pembayaran langsung di bank account. :D

Syukur, hal tersebut sebentar lagi akan menjadi thing of the past.. kenapa demikian?  Ada suatu perusahaan yang telah membuat alat, sehingga perangkat iOS/Android dapat digunakan untuk membaca chip Credit Card.

Sejak minggu lalu, Apple mulai menyetok dan menjual perangkat Square’s iPhone credit card reader, bahkan Visa sudah menyatakan tertarik secara finansial kepada perusahaan tersebut.  Walaupun demikian, karena banyaknya penipuan Credit Card sehingga Credit Card harus menggunakan chip sebagai counter attacknya, solusi dari Square’s tidak secara sesuai untuk kebutuhan masa kini (dari sisi keamanan).
iZettle berbasis di Eropa memiliki solusi serupa yang merupakan smart-card reader, yang akan di launching di Swedia Juni ini.  Alat tersebut bukan hanya membuat kita bisa menerima pembayaran credit card dari teman serta pelanggan, bahkan aplikasi dimaksud juga mengintegrasikan media social.  Penjual dapat mengirimkan e-mail berisi photo serta receipt kepada pembeli, yang kemudian dapat di share ke facebook.
Tentu saja, pada saat hal ini membooming, hal ini akan membuat anda lebih sulit menjawab deal luar biasa yang anda dapatkan pada saat membeli laptop baru anda, karena berita tersebut muncul di media social anda. :)
==================================================================================
Original article can be found at the following URL:

Seberapa mudah untuk menjadikan si Apple Kroak sebagai webserver CMS?

B2B-ers, Ola….

Apa kabar? Saatnya ngoprek (apabila untuk yang lagi bingung mau ngapain) :D

Setelah beberapa bulan menggunakan si apel kroak (mac), butuh banyak adaptasi karena terbiasa dengan OS Windows, semua bisa diketahui / temukan dengan mudah, sedangkan di mac, yang terlihat sebagai 1 file, ternyata di dalamnya masih ada folder serta file-file lainnya. Konsep yang baru bagi saya.

Kebetulan, saya ingin bermain-main dengan salah satu CMS yaitu Joomla.. nah petualangan seru pun dimulai.. seperti di Windows, untuk menjanlankan Joomla memerlukan aplikasi pendukung sebagai berikut:
1. Web Server
2. PHP compiler
3. Database server

Setelah sibuk googling, ternyata 2 yang pertama itu sudah terinstall di mac tanpa ada yang menyadarinya. :) Sudah terinstall tapi belum aktif ya. Butuh perjuangan untuk mengaktifkannya bagi yang belum tahu. Nah, saya membagikan penemuan saya, agar B2B-ers, bisa lebih cepat mengaktifkan apa yang perlu dan bisa segera menggunakan CMS yang diinginkan, tidak seperti saya menyita waktu sampai 4 hari. :D

Selesai membaca artikel ini, maka B2B-ers akan bisa mengaktifkan serta mensetting Webserver (Apache), PHP 5, serta MySQL Community di machintosh yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya CMS (Joomla, Drupal, dll).

Aplikasi mac yang saya pergunakan:
1. Snow Leopard 10.6.6 atau yang lebih baru (pasti la yau..)
2. webserver: Apache2 (pre-installed)
3. PHP Compiler: PHP v5 (pre-installed)
4. Database server: MySQL v5 community edition (unduh dari http:\dev.mysql.comdownload pilih untuk Mac OS X x86 – 64 bits.)
5. TextEditor: TextWrangler (jangan gunakan text editor bawan mac, karena tanda ascii end-of-line menggunakan “r” dan bukan “n”)
6. PHPMySQL: phpMyAdmin (untuk manipulasi database SQL)

Langkah yang harus dilakukan:
I. Mengaktifkan webserver (apache)
II. Mengaktifkan PHP server (PHP)
III. Mengaktifkan database server (MySQL)
IV. Menginstall CMS (contoh: Joomla)

Semua tutorial dibawah, diasumsikan anda sudah mendownload dan menginstall TextWrangler (hint: bisa click link diatas).

I. Mengaktifkan webserver
1. edit file httpd.conf yang berada di folder /etc/apache2/
Folder tersebut dalam kondisi di hidden, lebih mudah menggunakan TextWrangler kemudian pilih File -> Open file, langsung ketikkan /etc/apache2/httpd.conf

Pict #I.1: Bagian dari file httpd.conf yang harus di edit

2. Gunakan fungsi search (Command+F), masukkan “php5_module” sebagai kata kunci pencarian
3. Hilangkan tanda # pada bagian depan “LoadModule php5_module libexec/apache2/libphp5.so”
4. Simpan kembali file httpd.conf (masukkan password account administrator mac apabila ditanyakan).

Langkah selanjutnya, aktifkan dahulu user root. Root ini adalah superuser, bisa melakukan apa-pun, setelah selesai setup, sebaiknya user ini kembali dimatikan (non-aktifkan).

Pict #I.2: Panel System Preference, click pada Accounts.

Pict #I.3: Click pada “Login Options” (apabila tidak bisa, click dahulu pada gambar kunci, kemudian masukkan password anda)

Pada waktu anda berada disini, sekalian buat satu buah user standard baru bernama MySQL, dengan password terserah anda. User ini akan berguna nanti sewaktu menginstall aplikasi MySQL. Hal ini memakan 6 jam waktu saya untuk menemukan penyebabnya.

Pict #I.4: Sekarang click tombol “Join…”

Pict #I.5: click pada tombol “Open Directory Utility”

Pict #I.6: Click pada tombol kunci agar terbuka (masukkan password anda)

Pict #I.7: Lihat pada menu bar, pilih Enable Root User. Setelah proses setup selesai, jangan lupa untuk mematikan kembali Root User (disable root user)

Untuk menjalankan fungsi webserver, pergi ke System Preferences, kemudian click pada Sharing

Pict #I.8: System Preferences -> Sharing

Pict #I.9: Pastikan ada tanda tick-mark di depan Web Sharing; kemudian informasi di bagian kanan Web Sharing: ON

Untuk memastikan bahwa Apache sudah aktif dan berfungsi, buka Safari, kemudian ketik
http://localhost/
localhost adalah nama spesial yang merujuk pada komputer kita. Apabila Apache sudah berjalan dengan baik, maka anda akan menemukan IT WORKS!

Untuk membaca manual mengenai Apache webserver, dapat membuka link berikut ini
http://localhost/manual/

NOTE:
Setiap perubahan pada file *.ini, mengharuskan webserver untuk di restart. caranya adalah dengan mematikan tanda tick-mark di depan Web Sharing. Tunggu statusnya berubah menjadi OFF, baru kemudian di ON kan kembali.

Ok, anda sudah berhasil mendapatkan IT WORKS! tapi itu belum berarti PHP sudah aktif, mari sekarang kita mulai mengaktifkan PHP.

II. Mengaktifkan PHP server
1. jalankan Terminal Utility (Applications -> Utilities -> Terminal
2. ketikkan “cd /private/etc” kemudian enter

Pict #II.1: Perintah Terminal untuk pindah ke directory /private/etc/

3. Ketikkan “sudo cp php.ini.default php.ini” kemudian enter
arti dari perintah terminal diatas cp = copy
file php.ini.default menjadi php.ini

Pict #II.2: Perintah untuk mengcopy file php.ini.default menjadi php.ini

Baik, sementara kita tinggalkan dahulu jendela Terminal, dan sekarang kita instalasi dahulu MySQL.

III. Mengaktifkan database server (MySQL)
1. click dua kali pada file dmg yang telah di download dari http://dev.mysql.com
2. Click pada file MySQL-x.x.x-osx10.x-x86_64.pkg kemudian ikuti petunjuk instalasi lebih lanjut.

Pict #III.1: Isi dari MySQL.dmg

3. Setelah selesai click pada MySQL.prefPane dan install
Khusus “MySQLStartupItem.pkg”, tidak perlu di-install.. untuk menghidupkan / mematikan MySQL bisa diatur dari MySQL.PrefPanel.

4. Selesai step 3 diatas, buka System Preferences, maka akan anda temukan icon baru bernama MySQL

Pict #III.2: Icon untuk memanage MySQL server muncul di System Preference

5. Untuk menghidup/matikan database server anda, click pada icon MySQL, maka jendela berikut akan muncul.

Pict #III.3: untuk mengaktifkan MySQL sevrer, cukup click tombol “Start MySQL Server”

6. Kembali ke jendela Terminal
7. sekarang kita akan menset root password untuk mengakses database server kita. ketik mysql kemudian enter
8. apabila tidak ditemukan, maka kita harus menambahkan PATH ke profile dengan cara ketikan “sudo nano /etc/profile” (masukkan password admin anda, sewaktu ditanyakan).
9. kemudian pada baris ke tiga dari jendela yang terbuka ketikkan
PATH=”/bin:/sbin:/usr/bin:/usr/sbin:/usr/local/mysql/bin”

Pict #III.4: contoh Terminal yang berisi perintah untuk memodifikasi path.

10. tekan CONTROL + X, jawab “Y“, kemudian ENTER
11. tutup dan buka kembali Terminal
12. bantuan yang sudah disiapkan dalam membantu kita memproteksi database, cukup ketikkan
mysql_secure_installation kemudian ENTER
(Pastikan via System Preferences -> MySQL; server SQL anda sudah started ya).
13. Contoh script dari perintah diatas:
Enter current password for root (enter for none):
OK, successfully used password, moving on…

Setting the root password ensures that nobody can log into the MySQL
root user without the proper authorisation.

Set root password? [Y/n] Y
New password: (password pilihan anda)
Re-enter new password: (password pilihan anda)
Password updated successfully!
Reloading privilege tables..
… Success!

By default, a MySQL installation has an anonymous user, allowing anyone
to log into MySQL without having to have a user account created for
them. This is intended only for testing, and to make the installation
go a bit smoother. You should remove them before moving into a
production environment.

Remove anonymous users? [Y/n] Y
… Success!

Normally, root should only be allowed to connect from ‘localhost’. This
ensures that someone cannot guess at the root password from the network.

Disallow root login remotely? [Y/n] Y
… Success!

By default, MySQL comes with a database named ‘test’ that anyone can
access. This is also intended only for testing, and should be removed
before moving into a production environment.

Remove test database and access to it? [Y/n] Y
- Dropping test database…
… Success!
- Removing privileges on test database…
… Success!

Reloading the privilege tables will ensure that all changes made so far
will take effect immediately.

Reload privilege tables now? [Y/n] Y
… Success!

Cleaning up…

All done! If you’ve completed all of the above steps, your MySQL
installation should now be secure.

Thanks for using MySQL!

14. Selamat! Anda telah selesai mengkonfigurasi database server anda.

15. selanjutnya, kita akan mengkonfigurasi PHPMySQL

16. Struktur web document di mac adalah sebagai berikut:
main root, berlaku untuk semua user di mac tersebut
/Library/WebServer/Documents
Semua html / php yang diletakkan disini, bisa langsung diakses via Web Browser ke http://localhost

17. Contoh, create sebuah text file, berisi
<?php phpinfo(); ?>
Antara <? dengan php tidak ada spasi. Hapus kalau ada.

18. Simpan dengan nama info.php di folder /Library/WebServer/Documents

19. Menggunakan web browser, ketikkan http://localhost/info.php kemudian ENTER. anda akan melihat jendela berisi informasi instalasi php anda.

20. Selain root yang bisa diakses oleh semua orang, ada juga root bagi user name anda. contoh: apabila user name saya adalah B2B, maka fisiknya, file php bisa ditempatkan pada /username/Sites/ ( contoh: /B2B/Sites/ ) dan bisa diakses melalui url http://localhost/~B2B/

IV. Instalasi CMS (Joomla)
1. Sekarang mari kita instalasikan Joomla ke web server kita. download Joomla terbaru dari http://joomla.org

2. Letakkan pada folder /Username/Sites/

3. Ketikkan http://localhost/~username/

4. Secara otomatis, anda akan dibawa ke screen instalasi Joomla. Step-step instalasi adalah sebagai berikut:

Pict #IV.1: Pilih bahasa yang ingini digunakan.

5. Click Next.

Pict #IV.2: Checklist dari instalasi yang akan dilakukan.

6. Apabila dinyatakan configuration.php tidak writeable, tidak masalah, nanti pada bagian akhir, copy configuration yang di display oleh system, kemudian create text file dan namakan filenya configuration.php tempatkan pada folder /UserName/Sites/

Pict #IV.3: Notifikasi untuk general license.

7. Click NEXT.

8. Database type: MySQL, user name “root”, password: gunakan password yang telah anda set diatas (pada saat mensecure MySQL installation via terminal).

9. Database name, coba gunakan yang tidak umum, agar tidak mudah dihack. table prefix juga dirubah. Joomla tetap akan berjalan dengan baik.

Pict #IV.4: Configuration dari CMS server Joomla yang ingin digunakan.

10. Step 5 (FTP Configuration) can be skipped.

11. Apabila ini pertama kalinya anda bermain dengan Joomla, silahkan menginstall sample data.. agar anda paham, kemana akan muncul data yang dimasukkan. Untuk yang telah mahir, tidak perlu menginstall sample data.

Pict #IV.5: Contoh site configuration

12. Instalasi & setup selesai. Selanjutnya, tinggal menghapus folder /installation dari /username/Sites/

13. Demikian bunyi pesan agar kita membuat file configuration.php sendiri

Pict #IV.6: Screen untuk mengcopy configuration file.

14. apabila kita mencoba mengakses website yang baru kita buat, sebelum mendelete folder /Installation, maka screen berikut ini akan muncul.

Pict #IV.6: Finished Joomla setup, delete the installation folder from /UserName/Sites/.

Sebelum folder installation di remove (delete), maka anda belum bisa masuk ke website Joomla yang baru anda buat.

Semoga bermanfaat.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

B2B SOLUTION

Chrome9 untuk Mac paling aman? – sementara yes!

Ola…, pa kabar B2B-er?

Berawal dari artikel di Tekno Kompas hari ini, jadi pengen mencicipi Chrome 9.  Berikut cuplikan dari tekno.kompas.com dimaksud:

Co-founder Vupen, Charouki Bekrar, dan dua anggota timnya bekerja keras selama dua minggu untuk menemukan kelemahan di Safari 5. Mereka menemukannya pada bagian Webkit, mesin rendering berbasis open source yang digunakan browser tersebut. Mereka sukses mengeksploitasi kelemahan itu dan menembus sistem lewat ASLR (Address Space Layout Randomization) and DEP (Data Execution Prevention), dua fitur keamanan yang khusus dirancang untuk mencegah program jahat menyusup.

Bahkan, tim tersebut telah membuat program khusus untuk disusupkan lewat lubang kelemahan tersebut. Program tersebut mengaktifkan kalkulator dan menginfeksi komputer untuk mengambil akses secara penuh. “Korban yang mengunjungi sebuah website, ia akan terjebak. Tanpa perlu interaksi apa pun,” kata Bekrar.

Sementara IE8 tantangan berhasil dipecahkan peneliti keamanan dari Irlandia Stephen Fewer. Ia sukses menjebol browser tersebut yang berjalan di Windows 7 versi 64 bit. Untuk menembus sistem keamanan IE8, Fewer menemukan tiga kelemahan, dua di antaranya sudah diperkirakannya sejak awal untuk melakukan eksploitasi. Dengan menembus dua kelamahan itu, ia berhasil menemukan kelemahan ketiga untuk menjebol Protected Modesandbox sehingga dapat mengakses sistem operasi secara penuh. Seperti Vupen, ia juga sukses menyusup dengan menjebol DEP dan ASLR di Windows 7.

Wow.. Safari 5, ditembus dalam waktu 5 detik? What a program.. :)  Intinya, hacker jahat, dapat mengambil alih komputer kita, tanpa kita mengclick link apa-pun, cukup dengan mengunjungi suatu website, dan ola komputer kita langsung terinfeksi.

Sehubungan dengan hal tersebut dan karena Chrome browser terkenal lebih enteng + perkasa di Windows dibandingkan saudara tuanya (FireFox), maka saya jadi termotivasi untuk mencobanya di Mac (or Hackintosh).

Disini masalah dimulai..

Masuk ke www.google.com/chrome.  kemudian pilih bahasa yang diinginkan bagi browser Chromenya. Click download, kemudian click agree pada pernyataan yang muncul.  Lalu muncul halaman yang menyatakan terima kasih.  Mana si Chrome-nya ya?

Search di google, eh ternyata yang mengalami nasib seperti saya bukan cuma saya seorang.. *hahahaha*

Tantangannya sekarang, bisa di-:akalin” ngak sih?  Jawabannya bisa.  caranya… gunakan program download manager untuk Mac, kemudian masukkan URL dibawah ini:

https://dl-ssl.google.com/chrome/mac/stable/GGRO/googlechrome.dmg

Saat ini saya sudah terhasil mendownload Chrome 9 untuk mac.  Bagaimana dengan anda?  Apakah anda sudah melindungi diri dari kemungkinan penyusupan program jahat?

Save durfing.

 

Cheers,

B2B SOLUTION

 

16-03-11

Dapat update dari kawan, versi full dari cuplikan di tekno.kompas.com.. ternyata peserta hacking contest untuk Chrome & FireFox mengundurkan diri.. oleh karena itu sampai dengan saat ini, aplikasi tersebut masih dinyatakan belum terhack.  artikel lengkapnya dapat dibaca disini..

http://arstechnica.com/security/news/2011/03/pwn2own-day-2-iphone-blackberry-beaten-chrome-firefox-no-shows.ars

Apple segera perkenalkan koneksi super cepat.

Sudah menggunakan koneksi HDMI, USB 3.0, Display Port, PCI Express, dan lain-lain di kehidupan anda?
Jangan melewatkan informasi berikut ini…

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=



Jakarta – Apple punya keunggulan sebagai vendor teknologi yang bisa memperkenalkan adopsi standar baru tanpa menunggu pergerakan industri. Lihat saja bagaimana mereka mengadopsi micro-SIM pada iPhone 4 dan iPad.

Dalam waktu dekat, seperti dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (22/2/2011), Apple dikabarkan akan mengumumkan adopsi teknologi koneksi super cepat.

Teknologi itu, kabarnya, adalah Light Peak yang dikembangkan Intel sejak beberapa tahun belakangan. Light Peak merupakan konektor serba bisa ala USB namun dengan kecepatan jauh lebih tinggi: 10 Gbps.

Apa kegunaannya? LightPeak akan menjadi satu konektor yang bisa menghubungkan berbagai protokol: mulai dari USB, FireWire, HDMI, DisplayPort, PCI Express dan lainnya.

Dalam berbagai demo yang digelar Intel, Light Peak menggunakan basis kabel serat optik. Namun untuk versi pertama ini, kabarnya Light Peak akan menggunakan tembaga.

Apple juga diperkirakan tak mau memakai nama Light Peak untuk teknologi tersebut. Wajar saja, toh Light Peak hanya nama kode dari Intel saat pengembangan — seperti Sandy Bridge, Gulftown dan lainnya.

Belum diketahui apakah teknologi baru ini akan dikenalkan bersamaan dengan jajaran MacBook Pro terbaru. Apple dipercaya akan memperkenalkan MacBook Pro anyar sekitar 24 Februari 2011.

Jailbreak or not jailbreak your iDevice?

Hello B2B-er,

Apa kabar?
Tidak terasa, sebentar lagi kita akan kedatangan tamu spesial… Hari Valentine..

Loh apa hubungannya ya? Pasti ada donk.. Kalau Valentine kan biasa traktir orang yang kita sayangi.. Dan lain-lain dan lain-lain kalau iDevice tidak di JB (aka JailBreak), uang jajan banyak lari ke beli apps donk… *hihihi*

Sebenarnya ada loh cara legal mendapatkan apps resmi secara gratis. Hah? Beneran??? Ya, bener lah… Makanya baca terus sampai habis ya.. :D

Pertama-tama, kita luruskan dulu mengenai pengertian Jailbreak. Pandangan secara umum, jailbreak identik dengan kemampuan untuk menginstall apps bajakan (dalam dunia iOS, dikenal “TSB” aka Trial Sampai Bosan).

Sebenarnya, JB sendiri bertujuan untuk mendapatkan hak penuh (memaksimalkan kemampuan) dari iDevice kita.

Salah satu perangkat iDevice kami, sengaja tidak di JB, dan baru terasa “sebal” sewaktu mencari app di AppStore untuk mendukung pekerjaan instalasi WiFi.

App yang dicari adalah, pencari signal WiFi, dimana app tersebut bisa menunjukkan channel yang digunakan + kekuatan signal dari perangkat WiFi disekelilingnya. Hal ini sangat perlu untuk diketahui, karena ditempat yang “ramai” signal, bentrokan tidak dapat dihindari, sehingga pada ujungnya akan mempengaruhi kualitas WiFi yang digunakan.

Pada device yang belum terjailbreak, secara otomatis, hanya apps yang berasal dari AppStore yang dapat di-install via iTunes.

By default, kebijaksanaan (policy) Apple tidak mengijinkan suatu aplikasi untuk men-scan signal WiFi yang tersedia beserta informasi seperti enkripsi yang digunakan, bekerja pada channel berapa, dan sebagainya.

App semacam itu, hanya dapat kita temukan di “toko sebelah” alias Cydia (Saurik). Biasanya apps yang tidak lolos di AppStore, bisa jadi dijual via Cydia.

Salah satu ekses negative men-JB adalah kita menggunakan apps “TSB” (karena kita telah mendapatkan kendali penuh terhadap iDevice kita).

Yang merepotkan adalah, pada saat muncul apps update di AppStore, kita tidak dapat langsung mengupdate apps tersebut, kita harus menunggu versi “hitam”nya di share oleh rekan-rekan lain.. Baru deh kita bisa naik kelas.

Pada saat Apple mengeluarkan iOS versi baru (dengan segudang perbaikan di sana-sini), kita juga menjadi was-was, dan biasanya tidak akan naik kelas, sebelum tool JB-nya muncul. *hehehe*

Sekarang, apabila kita bisa mendapatkan apps resmi dari AppStore secara gratis, apakah anda berminat untuk mengetahui caranya?

Sebenarnya mudah kok! Cuma diperlukan alat bantu yang tepat + kesabaran + telaten + Internet yang reliable.

Buka iTunes Store (AppStore), search “AppShopper”. Download dan install di iDevice anda, kemudian registrasikan diri anda. Gunanya registrasi, agar update (price drop, update, dan sebagainya) dapat diinformasikan kembali ke kita.

Kuncinya, tidak semua apps di discount (bisa sampai FREE), pada hari yang sama di iTunes. Agar memudahkan hidup kita, maka menggunakan AppShopper tadi, search apps yang kita inginkan, kemudian centang “want it”, maka kita akan mendapatkan “info” seputar app tersebut, mulai dari perubahan harga (naik/turun), update, dan sebagainya.

Menarik bukan?
Dengan cara tersebut, kami berhasil mendapatkan games, tool business / networking yang berguna.

Untuk iDevice yang sudah di JB, apps essential menurut saya: 1. Mobile terminal (untuk merubah root password; dari apline ke “ttttttt”
2. Goodreader (membaca berbagai macam dokumen + bisa mengakses WebDev server macam google docs, dropbox, dan lain-lain)
3. Jangan dilupakan iFile, sebagai senjata pamungkas dari iDevice yang kita miliki. (Mulai: Files/Folder management, sharing via WiFi, dan seterusnya.

Untuk yang lain-lain, disesuaikan dengan kebutuhan anda saja. Ada eBook interaktif bagi anak-anak, dan lain-lain.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

B2B Team.

YOUR TRUSTED SUCCESS PARTNER
[ BanyakGaul.wordpress.com ™ ]
Y!M: B2B_eGS | ✉ : info@BduaB.com

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,043 other followers