Kecil-kecil merah cabe rawit.

Hi,

Kali ini kami penasaran dengan handphone flagship yang fiturnya tidak lengkap… contoh: tidak memiliki module InfraRed (buat ngisengin TV di warung Padang – ha ha ha ha) Pastinya sesuatu banget, karena pada saat dibutuhkan, kita tidak dapat menemukan remote (TV, decoder, A/C, lampu, dan lain-lain). Awalnya kami ingin membuat sebuah video singkat, tapi karena waktunya tidak memungkinkan, jadinya kami hanya membuat tulisan singkat ini.

Smartphone terbaru, mau yang harganya di sekitaran 10jt maupun yang seharga motor NMAX, tetap sudah tidak memiliki module iR blaster. 🙂 Yang membuat kesal, saat dibutuhkan, kita susah mencari remote yang dibutuhkan.. apalagi di area public, dimana kadang yang diputar adalah saluran yang kurang kita sukai dan tidak ada yang menontonnya selain kita (contoh: ruang tunggu klinik). Pikir kita, betapa bahagiannya apabila kita dapat merubah channel tersebut.

Di website eCommerce lokal (pasti tahu apa saja donk?), module IR ini harganya bervariasi, akan tetapi bila anda tekun & sabar mencari, Baseus R02 dapat anda boyong pulang dengan harga dibawah Rp. 80rb loh! Kemarin karena ingin menggunakan voucher flashsale, yang dikembalikan tapi berbatas waktu, akhirnya beli barang ini deh (di lokal banyak yang kosong).

Kami mencoba merek Baseus, karena merek ini cukup terkenal sebagai pemain lama. Bentuknya mungil dan disertai cover bergantungan kunci untuk membawanya.

Module IR ini memiliki 3 buah warna, hitam, perak & merah. Karena ingin tampil beda, maka kami memutuskan yang berwarna merah. Berani tampil beda? Bukan, supaya kalau tercecer mudah terlihat 🙂

Barang aslinya sangat kecil… di dalam kotak minimalis hanya ada petunjuk penggunaan (kami tidak lihat dalam bahasa apa), kemudian cover silicon (kondom?) untuk membawa dongle ini, terlihat tipis dan sedikit ringkih. Entah kalau sudah dikeluar masukan beberapa kali apakah akan melar atau tidak.

20190223_112500.jpg

Pada siliconnya ada tulisan Baseus.

Menurut info yang kami cari di Internet, disarankan menggunakan aplikasi remote Zaza remote, dapat di download di google playstore. Saat dicoba cukup baik, belum ada device (TV, A/C, decoder, dan lain-lain) yang tidak dapat dikendalikan. Sekiranya database mereka tidak menemukan yang cocok, maka secara otomatis aplikasi zaza dapat diprogram untuk belajar dari remote bawaan mesin yang masih berfungsi.

Kesimpulannya, apa-pun masalah apa, selalu ada solusinya diluar sana… Tetap semangat ya! 🙂

 

Salam,

BanyakGaul

Advertisements

OMG! My FB Hacked!!! *Scream!@#$$$$!@

Hi,

Apa kabar?

Sesuai judul, pastinya kita panik kalau akun sosial media kita kena di-bajak ya… bukan apa-apa sih, tapi banyak yang laporan kalau dimintai uang lah, apa lah… macam-macam deh… Nah, kali ini, kami akan sharing bagaimana cara mengambil alih serta mengamankan account Facebook. Setuju?

Pada saat anda mengetahui account Facebook anda telah diambil alih… langkah pertama yang harus anda lakukan adalah:
1. Segera rubah password email anda!
2. Aktifkan 2-Factor Authentication pada sistim email anda (misal gmail).

Karena biasanya, bobol dari sistim email baru masuk ke account sosial media. Biasakan selalu menggunakan password berbeda untuk aplikasi berbeda.

Berikutnya untuk mengambil alih kembali account anda lakukan minta tolong kawan dalam pertemnan anda untuk melaporkan ke Facebook bahwa account anda telah dibobol / ambil alih / dibajak orang tidak bertanggung jawab dengan cara:

1. Buka halaman teman anda, kemudian klik pada tanda 3 buah titik (), tekan Give feedback or report this profile

2. Selanjutnya pilih “I want to help” berikutnya “Hacked” dan tekan “Send

3. Selanjutnya Facebook akan mengkonfirmasi bahwa laporan kita telah diterima. Anda bisa menekan tombol “Done

Apabila kawan anda ada di dekat anda, silahkan mengakses bagian “Help Center” di sana ada pertolongan pertama bagi account yang kena bajak.

Selesai drama pembajakan, berikutnya yang harus dipastikan adalah kita mengamankan account Facebook dengan cara mengaktifkan 2 langkah login (2-Factor Authentication). Jadi selain password, biasanya kita juga akan diminta memasukan 6 angka nomor acak yang dikirimkan lewat SMS / menggunakan aplikasi Authenticator lainnya. Memang sedikit jadi lebih ribet, akan tetapi account kita menjadi lebih aman.

Langkah-langkahnya adalah seperti berikut ini:

1. Tekan tombol “segitiga terbalik” pada sisi kanan atas Facebook dan pilih “Settings

2. Pada menu sebelah kiri yang ditampilkan, pilih “Security and Login

3. Pada halaman bagian kanan yang terbuka, bergulirlah ke bawah hingga anda menemukan “Two-Factor Authentication” Aktifkan dengan mengklik “Edit” pada sisi kanan.

4. Yang perlu diaktifkan juga adalah, bagian bawah dari Two-Factor Authentication, yaitu:
a. kita mendapatkan peringatan begitu ada upaya masuk account kita yang tidak dikenal
b. Pilihlah 3 – 5 orang kawan dekat yang anda percaya, sehingga saat account anda kena bajak, mereka bisa mengirimkan kode ke anda untuk mengambil alih kembali account anda.

Demikian langkah-langkah mengambil alih account Facebook anda yang kena di-bajak. Semoga bermanfaat.

 

Salam hangat,

B2B Team

#HavePassion
#GiveCompassion
#ChangeYourWaterChangeYourLife

“Melihat” Peluang…

Sewaktu kecil, istri dan saya sering bingung, karena anak tidak pernah diberikan uang jajan, tapi bisa pulang dengan membawa uang.. khawatirnya dia mendapatkan uang dari cara yang tidak benar.

Akan tetapi, dari hasil percakapan yang terjadi, ternyata dia menemukan uang itu di jalan.  Kami hanya berpesan bahwa fokus dia adalah sekolah untuk menimba ilmu dan bukan mencari uang (walaupun kami masih khawatir kalau-kalau anak kami tersebut mengambil uang yang bukan miliknya).
Uang Logam.jpg

Tentunya banyak dari kita yang bingung, di saat ekonomi yang naik turun seperti saat ini, masih banyak juga rekan-rekan seprofesi yang dapat menghasilkan profit yang lumayan.  Tentunya mereka telah menemukan kunci keberhasilan…  apakah mereka akan berbagi kunci tersebut dengan anda?  Jawabannya tergantung…. 😀

Alkisah:

Seorang Ayah menyuruh Anaknya membawa batu yang dimilikinya dan meminta Anaknya untuk membawa batu itu ke pasar. Ayahnya mengatakan “Bila ada orang yang menginginkan batu tersebut kemudian ditanya berapa harganya, kamu jangan berkata apa-apa tetapi tunjukkan saja kedua jarimu”. Maka dibawalah batu tersebut ke pasar lalu ada seorang Ibu menghampiri anak tersebut menanyakan berapa harga batu tersebut. Si Anak tidak berkata apa-apa tetapi hanya menunjukkan kedua jarinya saja. Kemudian Si Ibu mengambil uang 2,000 rupiah dan memberikannya kepada Si Anak.

Anak tersebut pulang ke rumah mengatakan pada Ayahnya bahwa ada seorang Ibu yang memberinya uang 2,000 rupiah untuk batunya. Kemudian Si Ayah menyuruhnya membawa batu lainnya, serta meminta Anaknya pergi ke museum untuk melakukan hal yang sama. “Bila ada seorang yang menginginkan batu tersebut, jangan berkata apa-apa tetapi tunjukkan saja kedua jarimu”. Si Anak pergi ke museum, namun tidak berapa lama ada seorang turis yang melihat-lihat batu tersebut. Kemudian bertanya “Berapa harga batu tersebut?”. Si Anak menunjukkan kedua jarinya, dan Si Turis tersebut memberikan uang 200,000 rupiah sambil mengatakan bahwa “Batu tersebut sudah cukup tua umurnya dan jarang ditemukan”.

Untuk ketiga kalinya Si Ayah menyuruh lagi Si Anak membawa batu. Kali ini disuruh pergi ke toko penjual diamond untuk melakukan hal yang sama. “Bila ada seorang yang menginginkan batu tersebut, jangan berkata apa-apa tetapi tunjukkan saja kedua jarimu”. Setelah sampai di toko diamond, ada seseorang yang menghampirinya. Ia bertanya berapa harga batu tersebut kemudian Si Anak menunjukkan kedua jarinya. Orang tersebut memberikan uang sebanyak 2,000,000 rupiah kepada Si Anak, sambil mengatakan bahwa “Batu tersebut sudah cukup tua umurnya dan jarang ditemukan”.

Setelah pulang ke rumah menemui Ayahnya dan menceritakan bahwa ada orang yang memberi uang 2,000,000 rupiah. Si Ayah mengatakan pada Anaknya bahwa harga batu yang sama dengan tempat yang berbeda maka orang akan menilai berbeda. Si Ayah memberikan nasehat pada Anaknya bahwa setiap orang mempunyai diamond di dalam dirinya. Diamond tersebut akan nampak bernilai tergantung di mana tempat diamond tersebut berada. Pada saat Si Anak membawa diamond tersebut ke pasar maka diamond tersebut dianggap batu yang dapat digunakan untuk mengganjal pintu, nilainya sangat rendah sekali. Pada saat diamond tersebut dibawa ke tempat yang tepat yaitu toko diamond maka nilai batu tersebut menjadi tinggi.

Moral of the story:

Harga kita ditentukan oleh diri kita sendiri, seberapa ngotot kita ingin menggali potensi diri, menemukan diamond-diamond kita?

Tentunya tempat/lingkungan dimana kita berada mempengaruhi nilai diri.  Untuk itulah, kita memerlukan sparing partner yang seimbang, komunitas positif untuk mendorong diri kita terus maju & berkembang.

Enagic Training Center Jakarta Raya dan Sekolah Bisnis 501 Sistim Indonesia membuka peluang belajar dengan biaya ringan.

Anda memerlukan komunitas untuk mengasah diri anda, menjadi lebih baik dari hari kemarin?  Kontak kami secara pribadi dengan meninggalkan komen di bawah.

Mengapa (ada) orang “bodoh” lebih sukses dari orang “pandai”?

career-300x225

Fakta kehidupan bahwa sebagian orang “bodoh” yang lebih sukses dari orang pandai. Baik secara karir maupun ekonomi. Apa penyebabnya?

Apa karena faktor keberuntungan semata?

Ya, terkadang orang dengan prestasi akademik atau IPK yang tinggi malah bingung  menjalani kehidupan setelah kuliah. Boro-boro punya karir yang bagus, dipanggil untuk interview saja sudah untung.

Kenapa bisa demikian?

Berikut penjelasannya:

# Terlalu banyak ide
Orang pintar biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan.

Sebaliknya, orang bodoh mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya.

# Takut untuk memulai
Orang bodoh biasanya lebih berani dibanding orang pintar. Kenapa? Karena orang bodoh sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Justru inilah yang kadang membuat orang bodoh lebih beruntung. Keberaniannya justru membuatnya selangkah lebih maju dari orang pintar.

Sebaliknya, orang pintar terlalu banyak pertimbangan, yang akhirnya membuat dia jalan di tempat.

# Terlalu pandai menganalis
Sebagian besar orang pintar sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Kepandaiannya ini membuat orang pintar tidak mau memulai jika hasil analisisnya tidak sesuai.

Sedangkan orang bodoh tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat bertindak dan memulai usaha.

# Tidak berani mimpi besar
Orang pintar sangat memakai logika sehingga ia takut untuk memiliki harapan yang besar. Ia hanya berharap sesuai dengan logikanya saja.

Sedangkan orang bodoh tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu yang sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain. Tapi justru itulah yang kadang membuat orang bodoh sukses. Karena kadang sikap nekat membuat orang bisa mewujudkan mimpinya.

# Berpikir negatif sebelum memulai
Orang pintar yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak.

Sedangkan orang bodoh tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.

Nah bagaimana dengan anda? Tuliskan komentar anda pada kolom di bawah ok?

Dikala eFilling DJPONLINE ngambek.

Alkisah, pada suatu hari, karena sudah merupakan keharusan menyampaikan laporan SPT secara elektronik, kami pun mencoba mengakses via djponline.pajak.go.id

Akan tetapi, betapa mengejutkannya, ketika kami tidak dapat mengakses fungsi eFilling pada website DJPONLINE tersebut.  Pada saat di click, hasilnya tetap kembali pada halaman tersebut.

Alhasil, kami pun menyambangi KPP tempat kami terdaftar dan mencoba dilakukan via komputer milik KPP.  Hasilnya sama saja.  Dan karena keadaan yang aneh tersebut, kami diijinkan untuk melakukan laporan secara manual.

Hari ini baru kami dapatkan obat-nya, dengan menghubungi Kring Pajak 1500200 ternyata obatnya sangat sederhana..  RESET PASSWORD.

Pada halaman login sebelah bawah, ada pilihan untuk forget password.

Click pada “Lupa password? reset di sini

Kemudian ikuti petunjuknya, maka anda akan menerima sebuah link yang dikirimkan ke email anda.  Klik link pada email tersebut dan anda akan mengganti password untuk mengakses situs DJPONLINE.

Selesai mengganti password, maka anda sudah dapat mengakses aplikasi eFilling kembali.

Suatu terobosan yang baik dari pihak Direktorat Jendral Pajak, dimana kita bisa hemat waktu dalam menyampaikan laporan SPT, tidak perlu pergi ke KPP.  Caranya pun sangat sederhana.

Kerja yang bagus kawan!

 

Salam,

B2B

Melihat, Mendengar & Merasakan dari sudut lain….

Halo, Aloha, Bonjour….

Setelah sekian tahun meeting pada tempat yang sama, minggu lalu kebetulan melakukan meeting pada tempat yang lain, gedung belakangnya.  Ternyata pemandangan yang telah dilihat bertahun-tahun, saat dilihat dari tempat yang berbeda, memberikan kesan yang berbeda pula.

Saya seperti disadarkan, masalah apa-pun yang kita miliki, baik itu kesehatan badan maupun finansial, mungkin saat dilihat dari posisi kita, tidak terlihat solusinya, kita belum mendengar dan menemukan solusi atas masalah tersebut.  Banyak orang diluar sana yang berhenti sampai disitu.  Bukan hanya 1-2 hari, 1-2 bulan, bahkan bisa bertahun-tahun hingga mereka meninggal dunia.

Solusinya sebenarnya mudah, cukup dengan menurunkan ego kita, mengosongkan hati (tidak berasumsi) serta membuka pikiran, baru solusi yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan/terlihat dapat kita temukan.

Contohnya bapak Agus & ibu Fika ini.. sebagai seorang tenaga pengamanan di sebuah bank, beliau berjuang untuk memperbaiki nasib keluarga, untuk masa depan anak-anaknya.  Hasil tidak menghianati usaha!

Mas Agus Sutanto n Fika - Satpam BRI - 130218.jpeg

Bagi rekan-rekan diluar sana, yang mungkin sudah bosan dengan hidupnya yang begitu-begitu saja, sudah bekerja puluhan tahun dengan hasil dibawah inflasi, juga para pengusaha yang sekarang sedang kebingunggan bisnis melambat, kesulitan bahan baku, tenaga kerja, pembeli, yuk, mari berhenti sejenak dan merenungkan..

Saat ini, sekiranya kesehatan & keuangan sudah bukan masalah, apa yang sangat-sangat ingin dilakukan sekarang?

Apakah dengan melakukan apa yang kita lakukan saat ini, hal yang kita impikan tersebut dapat terwujud dalam waktu 5 tahun ke depan?

 

Sekiranya tidak, apa yang harus kita rubah agar dapat mencapai impian kita tersebut? (Einstein berkata “Adalah suatu kegilaan, melakukan hal yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda).

Mas Agus & mba Fika telah membuktikan, latar belakang tidak penting diusaha ini, yang penting terus bergerak mendekati impian kita.  Karena sukses adalah hak semua orang!

Keberuntungan adalah bertemunya Kesempatan dengan Kesiapan, serta berani mengambil keputusan bergerak.  Kesempatan bisa datang kapan saja, pertanyaannya, siapkah kita saat kesempatan itu mengetuk pintu rumah anda?

Ini kesempatan anda merubah hidup anda 1-3 tahun ke depan, bagi yang sudah siap, , ambil kesempatan ini dengan menjapri mereka yang share #AKD atau hubungi penulis

A WINNER IS A DREAMER WHO NEVER GIVE UP!

#ChangeYourWaterChangeYourLife

GoPro, nasib-mu kini….. ?

Hi,

Life isn't perfect

Life is not always perfect, but …..

Sebentar lagi sebelum tahun baru Cina, yang lebih dikenal sebagai Xin Cia.  Apa kabar semuanya?  Bagaimana perkembangan bisnis serta diri anda di tahun yang lalu?

Saat ini penulis sedang ingin berdiskusi mengenai sebuah perusahaan… perusahaan ini membuat action camera.. termasuk leader (pada jaman-nya), akan tetapi di awal tahun 2018 ini, pendirinya, Nick Woodman telah siap menjual perusahaan GoPro dengan bantuan JPMorgan.

Menurut kawan-kawan mengapa perusahaan GoPro bangkrut hingga harus dijual?

Mengutip tulisan Jenni M. Xue (Kolumnis International serial Entrepreneur & pengajar bisnis, berbasis di California) sebagian adalah:

  1. Kenaikan biaya operational, yang dipicu, karena perusahaan public perlu tampil aktif untuk meningkatkan nilai.  GoPro yang telah miliki penggemar fanatik ini mulai memasang iklan di acara SuperBowl yang luar biasa mahal.  Resikonya: biaya operational meningkat hingga 50% setiap tahun dari tahun 2014.  — (Kesalahan strategi bisnis).
  2. GoPro juga tidak lagi bersaing dengan teknologi kamera video terbaru, yaitu 360 camera.  Bahkan iPhone dan Android, dapat menggunakan fitur kamera 360 derajat ini dengan aplikasi kamera.  Teknologi 360 ini membuat GoPro sangat ketinggalan zaman.  Apalagi berbagai aksesoris iPhone & Android yang menggantikan fungsi GoPro dengan sangat mudah dan praktis.
  3. Ponsel iPhone dan Android jelas memungkinkan mengirim video secara langsung dengan bandwidth dan kecepatan generasi keempat (alias 4G).  Fitur ini tidak dimiliki GoPro, yang sebenarnya telah ketinggalan selama sepuluh tahun.
  4. Kesalahan terbesar terjadi ketika dana IPO menggiurkan manajemen mendirikan perusahaan media.  Langkah tersebut diawali dengan memasang iklan di SuperBowl, padahal dana tersebut dapat digunakan untuk riset dan pengembangan teknologi GoPro (agar lebih up-to-date).

    Strategy menjadi media company ini sangat bertolak belakang dengan kemampuan inti GoPro, yaitu penemu teknologi kamera video, bukan pencipta konten.  Konten adalah kompetensi para pengguna.  GoPro rupanya lupa hal tersebut.

Kita dapat memetik pelajaran dari GoPro.  Setiap bisnis dan individu punya kemampuan inti unik sendiri.

Anda dan saya punya kelebihan serta kekurangan masing-masing.  Tetaplah berada di jalur ini, apa-pun yang terjadi, karena apa yang mudah buat kita, belum tentu mudah bagi mereka.

Namun ini bukan berarti statisBerkembanglah terus dengan meningkatkan diri secara kontinyu.  Di perusahaan, ada divisi penelitian dan pengembangan alias research & development (R&D).

Bagi diri pribadi, kita bisa meningkatkan diri secara berkesinambungan di era internet ini dengan banyak membaca dan belajar dari kesalahan diri dan orang lain.

Selamat menyambut tahun baru Cina….  Stay Positif!
*Change Your Water, Change Your Life.

# Formal Education Give Us Living, Self Learning Give Us Fortune #

%d bloggers like this: