GARMIN NUVI manual handbook

Pertanyaan banyak orang yang baru join id-gps@yahoogroups.com adalah:

a. Apa sih yang bisa saya lakukan dengan GPS saya?

b. Bagaimana caranya menggunakan GPS untuk menuntun kita sampai ke suatu tempat?

c. Berapa banyak peta yang dapat dimasukkan ke dalam unit GPS saya?

d. Menu / fitur apa lagi yang terdapat di GPS saya?

Tentunya semua itu tidak akan terjawab dalam postingan singkat ini, yang ingin saya bagikan disini adalah bagaimana cara penggunaan GPS secara umum diseri NUVI pada khususnya.  Screen capture dilakukan menggunakan NUVI 205 dengan firmware v4.40 dan peta SEA v3.00 dari TeleAtlas & v58 dari navigasi.net.  Secara garis besar semua yang dipaparkan disini bersifat universal di semua NUVI.  Yang membedakan jenis NUVI adalah fitur uniknya.  Misalnya FM RADIO, FM Transmitter & BLUETOOTH HANDSFREE di NUVI seri 710, tahan air di NUVI 500, geotagging, 3D POI muncul saat navigasi, pict showing as slide show di NUVI 205, dan seterusnya.

OK, berikut ringkasan kita, ……:

Loh?   Screen boot kok beda ya?  Di NUVI 205, karena bisa berfungsi sebagai digital frame [alias: untuk picture slide show], maka anda bisa memilih photo yang akan digunakan sebagai ganti logo Garmin pada saat booting.

Berikutnya Apa yang dapat kita lakukan dari Menu Utama?

1. Apabila anda tekan dan tahan +/- 10 detik – 30 detik pada icon sinyal, maka halaman baru akan terbuka.  Disana anda dapat menemukan info berapa banyak Satelite yang sedang terkoneksi ke NUVI, posisi Anda pada saat itu, dan akurasi GPS NUVI saat itu.  Untuk kembali ke menu utama silahkan tekan BACK.

2. Tekan dan tahan di icon battery +/- 30 detik, maka menu rahasia [baca: DIAGNOSTICS] akan terbuka.  Disini dapat anda temukan semua informasi mengenai device anda.  Mulai dari firmware, kartu memory yang digunakan, speed read/writenya, dan sarana pengecheckan sekiranya layar device ada ada pixel mati [dead pixel].

3. Tekan tampilan WHERE TO?  akan membawa anda ke halaman berikutnya, dimana anda dapat mencari alamat atau Point of Interest [POI].  Anda akan masuk ke menu ini untuk menyuruh GPS menunjukkan jalan ke tujuan Anda (tentunya harus menggunakan peta yang mensupport hal tersebut misal CN atau Navigasi.net).  Contoh WHERE TO? hal 2:

Sekiranya sudah ada POI yang anda masukkan lewat device anda [menu Coordinate / save], maka dapat anda temukan kembali di dalam menu FAVOURITES.

Kita dapat mengattach photo ke POI yang telah dibuat.  Mirip-mirip fungsi Geotagging, hanya saja data lokasi tidak disimpan langsung difile photo.

Setelah memilih POI yang anda inginkan, informasi berikutnya akan ditampilkan, misal info jarak, estimasi waktu tempu, dan apabila anda memilih MAP, layar berikut ini yang akan ditunjukkan.

Dari sini, apabila anda mentap kursor pada “titik jalan” / lokasi lainnya dan menclick Go! maka anda akan dituntun menuju lokasi dimaksud.  Jadi tuntunan tidak hanya berlaku untuk pergi ke POI tertentu, tapi dapat juga dilakukan menuju suatu titik.

Kembali ke tujuan semula kita, setelah anda tentukan tujuan anda dan mengclick Go!  Kemudian apabila anda show map maka akan muncul layar seperti berikut:

Setelah rute tergambar di NUVI anda, device siapTinggal kita ikuti agar bisa sampai ketujuan..  bentuknya adalah seperti ini:

Perhatikan dibagian atas, dari kiri sampai kanan berwarna dasar hijau dan ada tulisan “Continue to Bintaro Utama”  what’s next?  Belum ada tanda belokan berikutnya sampai kita mulai berjalan mengikuti jalur UNGU dan menemukan belokan terdekat.

Hem.. menarik?  Berikut yang ditengah ini adalah layar utama pada waktu kita bernavigasi ria.

1. Sewaktu diclick pada bagian kiri atas [setelah muncul bulatan panjang], maka akan muncul next turn beserta peta lokasinya.  Apabila anda pencet tanpa panah kebawah, maka seluruh belokan sampai ke tujuan beserta petanya akan muncul 1 per 1.

2. Untuk melihat ringkasan dari belokan-belokan yang akan dilalui, silahkan pencet pada posisi ini.  Untuk menampilkan posisi belokan di peta, silahkan pilih SHOW MAP.

3. Apabila kita pencet posisi kiri bawah [ditempat kecepatan / speed], maka akan muncul odometer dari NUVI tersebut.  Value dapat direset dari tempat ini.

4. Dengan memilih MENU, maka kita akan kembali ke main menu, dimana anda dapat memilih tujuan baru atau untuk keperluan lainnya [misalnya setting, memperbesar/kecilkan suara, dsb].  Untuk kembali, silahkan pilih VIEW MAP.

5. Jalan yang harus kita lalui biasanya berwarna ungu.  Belum ketemu caranya apakah bisa diganti atau tidak. 🙂  Jadi pada saat anda salah mengambil jalan, biasanya GPS akan segera mengkalkulasi ulang rute anda dan garis UNGU baru akan muncul, membimbing anda sampai tujuan.

Hem.. apabila ingin jalan lainnya [misal: ada kemacetan / huru-hara / banjir] bagaimana?  Silahkan pencet menu DETOUR, otomatis GPS akan merekomendasikan rute alternatif, sekiranya ada.

Dan sekiranya anda telah mengetahui jalur anda, maka silahkan memilih STOP, agar tidak usah dibimbing lebih lanjut oleh si Nuvi.

PS:
Menurut petunjuk HELP di NUVI 205, kalau kita tekan ‘tombol ARRIVAL TIME’ akan membuka suatu windows… anehnya di NUVI saya tidak begitu.. apakah di NUVI kawan-kawan terbuka sesuai petunjuk?   Kirimin screen capturenya agar bisa dimasukkan sekalian ya.

Baik menu navigasi sudah dikuasai, sekarang back to basic, bagaimana caranya kita memasukkan POI [misal: info kuliner / wisata dari situs Navigasi.net]?  Gampang aja, tinggal masuk ke WHERE TO? hal 3 dan pilih Coordinate

Dengan memilih coordinate, maka anda akan dapat memasukkan data dari website navigasi.net atau yang diberitahukan oleh kawan.  NOTE: jangan sampai salah format.. bisa-bisa nyasar ke tengah sawah loh!

Format coordinate diatur lewat sini nih… [WHERE TO?  Coordinate -> FORMAT]

Setelah selesai memasukkan koordinate yang diinginkan, tekan NEXT, kemudian masukkan Nama yang gampang diingat, setelah itu jenis icon untuk melambangkan titik tersebut dan pilih photo sekiranya tersedia.

Oh iya, keingetan 1 lagi…  semua gambar ini di capture memakai fungsi screen capture bawaan si NUVI 205.  Caranya masuk ke TOOLS -> SETTINGS -> DISPLAY -> Screen Shot -> Enable/Disable.  Kalau dienable akan muncul icon CAMERA PHOTO, dimana setiap diklick akan terdengar suara ‘klick’.  Image disimpan dalam unit NUVI di folder GARMIN\Scr  [sayang tidak bisa menjadi pocket camera ya…]

Terus menurut spesifikasi teknis POI dibatasi hanya sebanyak 999 loh.  Wah itu kan banyak.. masa masih kurang?  Hem..  menurut pengalaman sih kurang, karena untuk meload data wilayah Bandung saja yang hanya terdiri dari FO / Kuliner / Hotel / SPBU / sudah lebih dari 999 points loh!!!

Jadi bagaimana mengatasinya?  Untuk itu, silahkan download program POI LOADER dari website Garmin ini.  Dengan begitu, batasan 999 bisa terlampaui..  Sedikt catatan kaki, untuk mensearch POI yang tersimpan dalam di GPS terbagi menjadi beberapa bagian dari halaman WHERE TO? berikut ini:


HAL: 1                            HAL: 2                         HAL: 3

1. POI yang build-in [tergambar langsung di peta] dicari melalui WHERE TO? -> POINT OF INTEREST

2. Yang kita masukkan sendiri lewat Browse Map / Coordinate; dapat didapatkan melalui WHERE TO? -> FAVOURITES.

3. Yang kita simpan ke folder garmin\poi di GPS lewat POI LOADER, dapat dicari melalui WHERE TO? -> EXTRAS -> CUSTOM POI.

4. Untuk pergi ketempat yang sudah pernah anda pilih sebelumnya, dapat menggunakan WHERE TO? -> RECENTLY FOUND.

Demikian yang saya ketahui, sekiranya ada yang ingin menambahkan informasi yang belum tercantum disini atau info seputar seri NUVI lainnya [misal: 710 dengan fungsi FM Radio Transmitter / BLUETOOTH HANDSFREE / dsb] silahkan kirimkan imagenya + deskripsinya, agar dapat saya tambahkan disini.

Semoga bermanfaat.

http://www.BduaB.com/eShop

Monitoring your website/e-mail server for free? Y not?

Dunia internet memang sudah merubah medan penjualan secara umum.. Anak sekolah bisa berpenghasilan $$$ dari bisnis online bukan impian kosong kalau tahu caranya.  Persaingan usaha bukan lagi berdasarkan landscape daerah tapi sudah menjadi global.  Satu hal yang pasti, kalau jendela tempat customer kita berinteraksi / menemukan / mencari produk tidak tersedia [alias “MaTot”] bagaimana kita bisa ditemukan?

Parahnya, banyak yang menyediakan jasa hosting [murah].  Bagaimana caranya kita mengetahui performance mereka?  Setelah kita membayar jasa perusahaan [hosting] dan mengharapkan “keberadaan maya” kita untukmendukung aktifitas di dunia nyata, tapi gimana cara memonitor [baca: tahu} bahwa keberadaan kita di dunia maya selalu tersedia?  Apakah kita harus mengawasinya 24h sehari?  Kapan bobo dsb nya ya? 🙂

Hem.. hari ini ketemu link untuk memonitor website / e-mail / dns secara gratis
contoh monitoring: here

Pada saat ditemukan “masalah” ie. website down [bisa di-define, down itu apabila ….], maka kita akan segera mendapatkan notifikasi via e-mail / SMS.  Jadi kita bisa terus yakin bahwa “keberadaan maya” kita tetap terjamin, dan apabila terbukti jaminan service jasa hosting ternyata dibawah SLA yang disepakati, mereka bisa kita tuntut / paling tidak kita bisa ganti provider yang lebih baik [bukan sekedar murah].

Sebagai catatan tambahan…  kita bisa memonitor up-to 2 URL WEB secara GRATIS /e-mail account..  jadi kalau butuh lebih dari 2, siap-siap punya e-mail banyakan ya… 🙂

Met mencoba.

Program wajib, musti, kudu untuk mengGAULkan BB anda.

Berikut ini ada beberapa link website yang dapat anda buka untuk mendapatkan aplikasi BB.  Baca dulu dan temukan yang anda butuhkan…

PS:
Tidak semua aplikasi BB free, alias harus berbayar…  resiko men-dunlud dan menggunakan aplikasi dilink atas, adalah tanggung jawab anda..  Jangan mencari saya untuk kesalahan install 🙂  Terima kasih.

Website asik untuk BB…..
http://home.comcast.net/~tamsterra/OP/MustHave.htm
http://bbtips.mobi/fullapps.htm

NOTE (dari pak MantuGaul.wordpress.com):
Bagi para pemakai E90, bisa dibuat mirip BB ngak ya?  Bisa tp e90nya hrs pk firmware terbaru dan donlod bbc blackberry connect…tp sgt tdk worthed krn NOKIA udah tidak menyediakan support utk bb dan anda dikenakan biaya bb yg tidak murah…lebih baik pake https://email.nokia.com so far masih free…atau kaya saya pake profimail ambil di http://www.lonelycatgames.com tp sayang tidak free…tp profimail tetap lebih murah krn sekali beli saja sdgkan bb kita byr tiap bulan dan hny dpt fitur email saja tanpa ym/browsing…manna thaaahaaannnn…

Melacak some1 via HP NOKIA?

Ponsel Nokia Sudah Dilengkapi Alat Pemantau Realtime, Silahkan Dicoba

Kali ini saya menulis tentang alat pemantau yang sudah built in di setiap ponsel Nokia. Wah keren sekali yah…pernah kebayang gak misal anak Anda pergi dari rumah, tapi Anda bisa tahu sekarang dia dimana, melihat-lihat pergerakan dia cukup melalui komputer/PDA/Ponsel Anda. Seberapa cepat pergerakan dia juga bisa tahu. Nah itu dia yang akan kita bahas. Lalu gimana kalo Anda yang di jalanan, istri yang mantau dari kamar tidur? WAH wah wah D ) ;)

Betul, kalo orang hi tech ngomongnya VTS atau Vehicle Tracking System. Tapi saya lebih suka pakai kata PTS (Penggemar Tahu Sumedang) hehehe bukan melainkan Personal Tracking System, kalo vehicle kan memantau kendaraan, sedangkan PTS memantau keberadaan seseorang selama ponselnya dibawa.

Seperti apa dan bagaimana cara kerjanya?

Oke syarat utama jika Anda ingin memanfaatkan PTSnya Nokia, Anda wajib memiliki:
– Ponsel Symbian S60v3 ber-GPS, boleh GPS internal atau memakai GPS external. Disarankan sih tipe-tipe seperti ini
– Punya koneksi internet minimal GPRS, disarankan mengambil paket unlimited jika provider GSM Anda menyediakan
– Diinstal aplikasi gratis yang dinamakan Nokia Sports Tracker, nah program ini bisa diambil di Web Nokia Sports Tracker

Jika sudah lengkap, mari kita mulai.
1. Join di Nokia Sports Tracker
2. Jalankan aplikasi Nokia Sports Tracker
3. Masukkan User & Password
4. Jalankan workout
5. Aktifkan Live Sharing (to friends atau to everybody)
6. Tekan OK
7. Tekan Start
8. Cari Signal satelit
9. Mulai keliling kota
10. Sementara itu, istri anda buka http://sportstracker.nokia.com/nts/main/index.do
11. Geser peta ke Indonesia, dan zoom sampe enak dilihat
12. Istri Anda memandang setiap gerak gerik Anda
13. hahahaha

Berikut screenshotnya:

Bikin username dan password

Buka Nokia Sportstracker
Udah instal sekarang buka aplikasi Sportstracker



Nah ditanya mau konek atau tidak, jawab Ya


Pastikan account sudah dibuat, jawab YES


Masukkan Username


Masukkan Password


Udah lagi Log In


Tekan New Workout dan akan muncul menu ini


Pastikan Live Sharing to everybody lalu tekan OK (bagian terpenting untuk mengaktifkan pemantauan)


Cari signal satelit dan tekan Start


Pemantauan sudah diaktifkan, You are being watched!!


Wah saya kelihatan tuh tapi kejauhan, ayo dekatkan lagi


Nah ini saya, satu-satunya makhluk yang terpantau di Kalbar hehehe


Wah saya terlihat jelas, jadi malu )


Ini akan keluar jika bulatan merah diklik, detail kan, ga kalah sama VTS )

Sori ptk lagi hujan jadi saya ga berani pergi jauh hehehe, kalo saya jalan garis hitam akan terbentuk memanjang mengikuti gerakan saya dinamakan tracklog aktif (active tracklog)

Nah asik kan, sori baru muncul artikel ini, kalo pas mudik kemaren wah mungkin titik merah di jawa akan banyak sekali hehehe dan Anda semua akan terpantau saya hahaha…Jadi bagi pemilik kendaraan sewaan ini bisa juga loh dijadikan alat VTS anda, beli saja Nokia GPS yang murah kaya 6110 navigator dan pasang gprs dan kendaraan Anda akan terpantau terus, tapi mau disembunyikan dimana yah ponselnya hahaha…

NavNet 3D with TimeZero function.

Kaget denger NavNet? Eit ini bukan Navigasi.Net loh ya…
Misi dari NavNet 3D adalah: menyediakan teknologi terkini bagi para pelaut (yang suka mancing juga termasuk 🙂 ) disertai dengan kemudahan pengoperasian yang belum ada sebelumnya.

-. Advance system design utilizing ground-breaking TimeZero technology.
TimeZero? Mahluk apa tuh?
New rendering engine without delay.. jadi kita bisa panning, zooming in/out tanpa delay.. coba nonton videonya ini, baru jelas deh…

-. Native 3D chart architecture
Sudah build-in engine untuk 3D rendering [TimeZero] bisa memperlihatkan kontur dsb.

-. Preloaded raster, vector & bathymetric chart libraries
Semacam base map untuk berbagai keperluan..

-. High resolution satellite photo chart overlay
Bisa di overlay dengan satellite photo images mirip google earth dengan sistim hybrid.

-. All new digital radar & fish finder sensors

-. Highly refined and ergonomic user interface
Screen mulai dari 8.4″, 12″ dst…  cocok buat carPC?

-. A Host of “building block” peripherals
Banyak pilihan add-on…  melengkapi basic fiturnya, termasuk rongga USB untuk keyboard & mouse.  🙂

Enjoy aja…

Salam SUKSES LUAR BIASA,
Julianta
http://www.BduaB.com/eShop

Garmin NUVI 205 vs 60CSX.

Gadget pertama yang ingin saya share dengan rekan-rekan sekalian adalah GPS GARMIN NUVI 205.

Akhirnya setelah 1 tahun belajar mengenai GPS dengan para suhu di ID-GPS@yahoogroups.com, (Thanks to: Suhu Buyung Akram, Suhu Suyandi Liyis, Suhu Gunaris, Bro Tedi H., dan rekan-rekan sekalian) kesampaian juga memiliki GPS sendiri.  Mumpung dalam kaitannya dengan waktu mudik & jalan-jalan, sapa tahu bisa me’rajoent’ rekan-rekan lainnya agar berGPS ria. 🙂

NUVI 205 BOX [Front]

Tampak: ATAS

NUVI 205 BOX [Back]

Tampak: Belakang

NUVI 205

in action…..

NUVI 205 BOX [Right]

Tampak: SAMPING

Pilihan hati jatuh ke Garmin NUVI 205 Black (tadinya ingin 205 merah metalic / pearl white – sayang kehabisan; *sezz masih ada yang punya sih tuh di Ptk; Nuvi 205W juga kehabisan).

NUVI 205 New.

Tampilan: NUVI 205

NUVI 205 saya datang dengan: peta Southeast Asia v3.00 (Jawa-Bali, SG, MY, TH, HK, & Macau) dalam microSD tempat peta SEA v3.00, car holder, car charger (4.9-5.25VDC 1A), quick user guide, & User Warning.

BOX NUVI 205 [buka]

Tampak: ISI KARDUS NUVI 205

Pertama kali dihidupkan, pilih region dulu (Indonesia ditulis sebagai: REPUBLIC INDONESIA), butuh beberapa menit (5 – 10 menit) sebelum locking satellite, walaupun dah diarahkan ke clear sky (langit).

Initial firmware cek: 2.90 (tahan icon battery beberapa saat – 30 detik, terus sim-salabim muncul deh menu rahasia).  Perjalanan perdana menuju TKP, tidak istimewa karena belum ada POI/WP.

Pada saat dihubungkan ke PC pertama kali, sempat bingung, karena kok cuma ada 1 folder Garmin.  Dicari-cari pakai Windows Explorer, ternyata muncul 2 drive baru. 1. mengacu pada internal memory si NUVI, dan 2. mengacu pada microSD di NUVI.

NUVI 205 sebagai USB MASS STORAGE

Tampilan NUVI pada saat dikoneksikan dengan PC.

Setelah loading peta Indonesia (GRATIS & diupdate 1 bulan sekali dari http://www.navigasi.net/goptd.php; terbaru 17 Sep 2008 peta navigasi v58 edisi mudik, gmapsupp.img +/- 67MB) beserta WP/POI Bandung seperti kuliner, FO, & hotel sebagai ‘amunisi’ liburan dengan keluarga di internal memory NUVI 205.  Pada external memory microSD tetap peta Southeastern Asia v3.00.

Peta beres, POI beres, opps.. Jangan lupa register si NUVI lewat website http://my.garmin.com Apabila ini ada GPS Garmin pertama yang kita miliki, maka kita harus sign-up as new user di website Garmin tersebut.  [detail proses registration ke Garmin di-posting terpisah; baca @ http://www.bduab.com/modules.php?name=News&file=article&sid=128]

Pekerjaan berikutnya adalah mencari lokasi terbaik untuk menempatkan si NUVI 205 tanpa menggangu pandangan pengemudi, akhirnya diputuskan untuk ditempatkan pada pojok side windows sisi pengemudi (kanan) di H. JAZZ.

NUVI 205 in Action.

Tampilan: NUVI 205 in ACTION

Eng ing eng, testing perjalanan (routing) dengan GPS pun dimulai:….

-. Swicth power di slide ke kiri dan muncullah logo Garmin

-. Ada pesan loading peta FREE NAVIGASI.NET v58 & Southeast Asean v3.00

-. Sampai juga ke tampilan terkenal “WHERE TO?    MAP,  VOICE,  TOOLS”

Tampilan layar utama NUVI series.

-. Coba menu WHERE TO?  Cari POI: “B2B OFFICE”  Loh kok tidak ketemu?  Setelah dicari-cari, ternyata , keluarnya di “FAVOURITE”

-. Dipilihlah untuk percobaan dengan setting voice default pada BRITISH ENGLISH.

-. Selama perjalanan si NUVI 205 ‘ribut’ memberitahukan arah perjalanan [Terus, Belok kiri 500m, Belok kanan 25m, dsb]

-. Pas sampai di tempat tertentu, dengan sengaja mengambil “jalan lain”, eh ternyata begitu baru ‘salah’ si NUVI segera mengkalkulasi rute baru dan memberitahukan route barunya.  Sangat cepat proses kalkulasinya.

-. Sampai juga akhirnya pada tempat tujuan dengan selamat.  Eits, Favourite/POI ternyata tampil juga pada mode 3D loh!

B2B Office.

Tampilan: POI di mode 3D (Garmin NUVI 205)

PS:

Ada sedikit yang aneh pada koordinat yang ditampilkan pada setting standard NUVI.  Ternyata defaultnya : hddd mm.mmm’  padahal biasanya di navigasi.net  atau handheld devices address ditulis sebagai: hdddmm’ ss.s” atau hddd.ddddd  gimana cara rubahnya ya?

Pilih WHERE TO? [Kemana?]  pilih Co-ordinates, lalu keluar pilihan (menu) FORMAT.  Setelah itu pilih hddd mm’ ss.s” beres!

Hal lain yang mungkin berguna:

a. PRE-BOOT menu.

Pada saat menghidupkan NUVI, tahan tombol powernya selama +/- 1 menit ke posisi ON, maka anda akan masuk ke mode pre-boot, dimana kita bisa melakukan kalibrasi ulang (titik dilayar) terhadap layar touchscreennya.

b. MENU RAHASIA

Pada layar utama, sentuh pada icon battery dan tahan +/- 30 detik, maka anda akan disuguhkan menu rahasia di NUVI [tips by: Suyandi Liyis a/k http://mantugaul.wordpress.com]

Menu Rahasia NUVI series

Tampilan: Menu rahasia di NUVI series

c. SECURITY FEATURE

Seperti layaknya HP, pada saat dihidupkan, maka akan meminta PIN (4 digit) baru dapat digunakan.  Selain 4digit PIN, ada cara lain apabila anda lupa PINnya, yaitu dengan cara mengaktifkan lokasi yang sering anda kunjungi, maka si NUVI akan otomatis ter-unlock diposisi itu.  Apabila anda juga lupa tempat apa yang anda gunakan sebagai password, maka cara satu-satunya adalah mengirimkan kembali unit NUVI anda ke GARMIN disertai dengan beberapa dokumen penting yang menunjukkan bahwa unit tersebut memang milik Anda. 🙂

ON

Tampilan pada saat unit dihidupkan dengan fitur keamanan ON.

c. NUVI anda HANG?  RESET aja (butuh: aplikasi MAPSOURCE)
[info by: Bpk. A. Rafiandi]

Saya coba connect ke PC, tapi karena nyala pun tidak bisa jadi boro2 dikenal computer, dan ini sempat bikin saya putus asa.  Kemudian saya coba buka lagi program MapSource saya di PC, dan ada Button ‘receive from device’.
Button ini saya klik, kemudian muncul message find device.  Karena tidak bisa connect ke PC, secara instink saya tahan tombol Power On pada unit, akhirnya muncul message ‘device found’, dan secara otomatis interface software di setup ulang oleh PC.
Eureka!..Akhirnya unit bisa terbaca kembali di PC.

Garmin NUVI 205 Pros:

1. mungil dan ringan [gampang dicopot dan dikantongi pada waktu berpergian, jadi tidak ditinggal dalam mobil untuk mengundang ‘kerusakkan’ baik oleh panas maupun tangan jahil]

2. layar cukup cerah [brightness 50%] untuk dilihat dibawah cahaya matahari

3. ada fasilitas voice guidance, sehingga tidak diharuskan memantau peta sambil mengemudi (arah perjalanan *route untuk belok dsb di’baca’kan)

4. Proses rekalkulasi yang sangat responsive dan cepat

5. tampilan sudah 3D yang keren dimana kontur wilayah juga ditampilkan mirip COLORADO 300 [POI juga ditampilkan pada mode peta 3D]

6. sudah TOUCHSCREEN, sehingga bisa mengeser-geser peta untuk mencari sesuatu dengan lebih mudah [paling tidak untuk saya]

7. fitur camera, dapat digunakan untuk mengscreen shot layar NUVI dalam mode apa-pun.  Memudahkan troubleshooting (seandainya perlu minta bantuan ke para SUHU di ID-GPS) atau untuk share tempat menarik dengan rekan-rekan sekalian.

8. Fitur tracklog yang otomatis aktif pada saat si NUVI dihidupkan.  [setelah dipelajari lebih lanjut; setiap kali kita off si Nuvi, maka track akan dianggap sebagai 1 track alias 1 track = 1 cycle On/Off]

9. Berhasil memasukkan photo [geotagging] dari website http://connect.garmin.com/photo bagi pengguna IE atau http://connect.garmin.com/photos bagi pengguna FireFox.  [Tips: hati-hati apabila mendelete lokasi di FAVOURITE, karena walaupun POI/WP sudah di save ke gdb lewat MAPSOURCE, tapi pict/photo nya tidak ikut disave ke PC.  Jadi pada saat reload POI/WP dari mapsource (setelah delete FAVOURITE), hanya ada info lokasi + coordinate sedangkan gambar photo geotag hilang)

10. Memory internal yang besar (1GB / 2GB)

11. Bisa slideshow file pictures.

Garmin NUVI 205 Cons:

1. battery indicator masih 2 bar, tahu-tahu “low bat” dan unit mati sendiri [normal ngak ya?  Setelah beberapa cycle pengisian & pemakaian sampai habis, rasanya sekarang sudah normal; tidak langsung drop dari 2 bar]

2. battery Li-Ion. tidak dapat diganti sendiri (prefer yang seperti battery Nokia)

3. tidak ada softcase holder untuk membawa-bawa si NUVI selama tidak digunakan [jadi gampang lecet / masuk air waktu keringatan]

4. tidak disertakan charger listrik [indoor] agar bisa di charge langsung tanpa bantuan PC, akhirnya dicharge menggunakan charger PDA / charger miniUSB lainnya dengan [output VDC & A] mirip-mirip.  [Sudah dicoba menggunakan charger PDA: DOPOD]

5. TRACK yang tersimpan secara otomatis, dipisah-pisahkan dan di save sendiri-sendiri berdasarkan cycle power on/off, akan tetapi tidak bisa dinamakan per-track seperti pada handheld devices (60CSX).  [fitur trackingnya=PROS, tapi tidak bisa menamakan setiap track menjadi CONS nya]

6. pada menu MANAGE MY DATA, tidak ada pilihan untuk EXPORT ke GPX, adanya SET HOME LOCATION, DELETE FAVOURITE, DELETE TRACKLOG.  [tips:  copy saja file current.gpx di unit GPS pada folder garmin/gpx]

7. Dalam rangka tracking jalan yang belum ada di peta, Si NUVI akan “memindahkan” posisi kita saat itu ke jalan terdekat, sehingga routing pun bisa ngaco.  [tip: akan tetapi hasil trackingnya tetap baik untuk digunakan].

8. paket penjualan tidak menyertakan buku panduan fitur-fitur si Nuvi secara lengkap.  eBook juga tidak tersedia [hanya ada panduan pribadi yang dibuat oleh Boss Suyandi-Ptk]

Hasil pertandingan ‘sementara’ antara handheld (60CSX) dengan NUVI (205):

1. recalculating di NUVI jauh lebih responsive (apa processor lebih powerful?) dibandingkan 60CSX.

2. ukuran screen 60CSX [2.8″] sedangkan NUVI 205 [3.5″], sehingga lebih nyaman si NUVI.

3. si 205 sudah bisa menampilkan kontur wilayah dalam bentuk 3D, 60CSX masih 2D.

4. NUVI series sudah TOUCHSCREEN, sehingga bisa mengeser-geser peta untuk mencari sesuatu atau mengetikkan nama suatu POI/WP juga lebih mudah, dibandingkan pada handheld (60CSX).

5. tracking lebih enak di handheld, karena:

a. bisa disimpan terpisah-pisah sesuai kemauan kita, di NUVI semua jadi 1 track [per on/off cycle]

b. Kapasitas & tingkat penggunaan memory tidak terlihat di NUVI series [masih sisa berapa untuk tracking/POI/WP/picture?  Harus dilihat lewat bantuan PC]

c. karena NUVI dimaksudkan sebagai GPS otomotif (NOTE: setting GPS Otomotif = lock on road), pada saat off-route, maka otomatis di NUVI akan menempatkan posisi saat itu pada jalan terdekat dan kalkulasi route pasti ngaco.  [tip: jangan mengandalkan routing dari GPS apabila anda melewati jalan yang belum tergambar di peta, akan tetapi hasil tracking masih OK untuk digunakan kembali].

6. Tingkat akurasi si Nuvi agak ‘rendah’; mungkin karena digolongkan sebagai GPS OTOMOTIF beda 10m masih bisa ditolelir [menurut suhu Gunaris].  Pengalaman perbandingan akurasi terbaik antara handheld & Nuvi (posisi keduanya berdampingan dan ditest bersamaan; sehingga faktor cuaca dsb bisa diabaikan):

a. posisi Nuvi diletakkan di meja, flat, layar menghadap ke atas (plafon).. akurasi terbaik yang dicapai: 17m.
b. posisi Nuvi diletakkan di meja, posisi berdiri dengan layar menghadap ke kita, akurasi terbaik yang dicapai: 10m.
c. posisi handheld 60CSX diletakkan di meja, baik layar menghadap ke plafon / ke kita, akurasi terbaik yang dicapai: 4m.  [Apakah karena 60CSX memiliki antena external sedangkan si NUVI tidak?]

Kesimpulan:

NUVI 205 T.O.P.  B.G.T, untuk dipakai menemani rutinitas anda.. misalnya lagi terjebak macet / mencari POI baru…  Asal jalannya sudah ada di peta, kalau belum ada, maka hem.. akibatnya bisa EHEM…. EHEM….

Kelebihan handheld 60CSX juga tentu ada, 60csx menang di barometric altimeter, compass electronic, tahan air, batere AA {gampang dicari waktu kehabisan}, bisa bluecharts+tides (fitur buat mancing), lebih akurat, tahan banting, dan keunggulan 60CSX lainnya… selain sedikit ‘lemot’ [menurut saya]  🙂

Belilah GPS sesuai keperluan/peruntukkannya, misal anda akan sering menggunakan di dalam kota (otomotif) dalam mencapai lokasi yang dituju sambil menghindari macet maka NUVI series jelas lebih cocok, sedangkan untuk suatu petualangan (keluar masuk hutan, memancing di laut, tracking di gunung, dst) handheld 60CSX akan lebih berguna untuk anda.

Thanks.  Selamat berGPS ria dan selamat Mudik dengan aman.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

Julijanta
==========================
http://www.BduaB.com
http://www.BduaB.com/eShop
banyakgaul.wordpress.com

Julian’s weblog reborn.

Akhirnya, setelah mengalami susahnya ngeblog lewat friendster (FS), akhirnya aku putuskan untuk ngeblog di wordpress.com

Sepertinya disini lebih nyaman karena space lebih besar & bisa attach gambar untuk me’rajoent’ni anda-anda sekalian.  Rajoent dalam hal tempat wisata & kuliner menarik, per-gadget-an dan computer product review.

Selamat di-rajoent-ni  wink

Salam SUKSES LUAR BIASA,

Julian
======================
http://www.BduaB.com
http://www.BduaB.co.id

%d bloggers like this: