Garmin NUVI 205 vs 60CSX.

Gadget pertama yang ingin saya share dengan rekan-rekan sekalian adalah GPS GARMIN NUVI 205.

Akhirnya setelah 1 tahun belajar mengenai GPS dengan para suhu di ID-GPS@yahoogroups.com, (Thanks to: Suhu Buyung Akram, Suhu Suyandi Liyis, Suhu Gunaris, Bro Tedi H., dan rekan-rekan sekalian) kesampaian juga memiliki GPS sendiri.  Mumpung dalam kaitannya dengan waktu mudik & jalan-jalan, sapa tahu bisa me’rajoent’ rekan-rekan lainnya agar berGPS ria.🙂

NUVI 205 BOX [Front]

Tampak: ATAS

NUVI 205 BOX [Back]

Tampak: Belakang

NUVI 205

in action…..

NUVI 205 BOX [Right]

Tampak: SAMPING

Pilihan hati jatuh ke Garmin NUVI 205 Black (tadinya ingin 205 merah metalic / pearl white – sayang kehabisan; *sezz masih ada yang punya sih tuh di Ptk; Nuvi 205W juga kehabisan).

NUVI 205 New.

Tampilan: NUVI 205

NUVI 205 saya datang dengan: peta Southeast Asia v3.00 (Jawa-Bali, SG, MY, TH, HK, & Macau) dalam microSD tempat peta SEA v3.00, car holder, car charger (4.9-5.25VDC 1A), quick user guide, & User Warning.

BOX NUVI 205 [buka]

Tampak: ISI KARDUS NUVI 205

Pertama kali dihidupkan, pilih region dulu (Indonesia ditulis sebagai: REPUBLIC INDONESIA), butuh beberapa menit (5 – 10 menit) sebelum locking satellite, walaupun dah diarahkan ke clear sky (langit).

Initial firmware cek: 2.90 (tahan icon battery beberapa saat – 30 detik, terus sim-salabim muncul deh menu rahasia).  Perjalanan perdana menuju TKP, tidak istimewa karena belum ada POI/WP.

Pada saat dihubungkan ke PC pertama kali, sempat bingung, karena kok cuma ada 1 folder Garmin.  Dicari-cari pakai Windows Explorer, ternyata muncul 2 drive baru. 1. mengacu pada internal memory si NUVI, dan 2. mengacu pada microSD di NUVI.

NUVI 205 sebagai USB MASS STORAGE

Tampilan NUVI pada saat dikoneksikan dengan PC.

Setelah loading peta Indonesia (GRATIS & diupdate 1 bulan sekali dari http://www.navigasi.net/goptd.php; terbaru 17 Sep 2008 peta navigasi v58 edisi mudik, gmapsupp.img +/- 67MB) beserta WP/POI Bandung seperti kuliner, FO, & hotel sebagai ‘amunisi’ liburan dengan keluarga di internal memory NUVI 205.  Pada external memory microSD tetap peta Southeastern Asia v3.00.

Peta beres, POI beres, opps.. Jangan lupa register si NUVI lewat website http://my.garmin.com Apabila ini ada GPS Garmin pertama yang kita miliki, maka kita harus sign-up as new user di website Garmin tersebut.  [detail proses registration ke Garmin di-posting terpisah; baca @ http://www.bduab.com/modules.php?name=News&file=article&sid=128]

Pekerjaan berikutnya adalah mencari lokasi terbaik untuk menempatkan si NUVI 205 tanpa menggangu pandangan pengemudi, akhirnya diputuskan untuk ditempatkan pada pojok side windows sisi pengemudi (kanan) di H. JAZZ.

NUVI 205 in Action.

Tampilan: NUVI 205 in ACTION

Eng ing eng, testing perjalanan (routing) dengan GPS pun dimulai:….

-. Swicth power di slide ke kiri dan muncullah logo Garmin

-. Ada pesan loading peta FREE NAVIGASI.NET v58 & Southeast Asean v3.00

-. Sampai juga ke tampilan terkenal “WHERE TO?    MAP,  VOICE,  TOOLS”

Tampilan layar utama NUVI series.

-. Coba menu WHERE TO?  Cari POI: “B2B OFFICE”  Loh kok tidak ketemu?  Setelah dicari-cari, ternyata , keluarnya di “FAVOURITE”

-. Dipilihlah untuk percobaan dengan setting voice default pada BRITISH ENGLISH.

-. Selama perjalanan si NUVI 205 ‘ribut’ memberitahukan arah perjalanan [Terus, Belok kiri 500m, Belok kanan 25m, dsb]

-. Pas sampai di tempat tertentu, dengan sengaja mengambil “jalan lain”, eh ternyata begitu baru ‘salah’ si NUVI segera mengkalkulasi rute baru dan memberitahukan route barunya.  Sangat cepat proses kalkulasinya.

-. Sampai juga akhirnya pada tempat tujuan dengan selamat.  Eits, Favourite/POI ternyata tampil juga pada mode 3D loh!

B2B Office.

Tampilan: POI di mode 3D (Garmin NUVI 205)

PS:

Ada sedikit yang aneh pada koordinat yang ditampilkan pada setting standard NUVI.  Ternyata defaultnya : hddd mm.mmm’  padahal biasanya di navigasi.net  atau handheld devices address ditulis sebagai: hdddmm’ ss.s” atau hddd.ddddd  gimana cara rubahnya ya?

Pilih WHERE TO? [Kemana?]  pilih Co-ordinates, lalu keluar pilihan (menu) FORMAT.  Setelah itu pilih hddd mm’ ss.s” beres!

Hal lain yang mungkin berguna:

a. PRE-BOOT menu.

Pada saat menghidupkan NUVI, tahan tombol powernya selama +/- 1 menit ke posisi ON, maka anda akan masuk ke mode pre-boot, dimana kita bisa melakukan kalibrasi ulang (titik dilayar) terhadap layar touchscreennya.

b. MENU RAHASIA

Pada layar utama, sentuh pada icon battery dan tahan +/- 30 detik, maka anda akan disuguhkan menu rahasia di NUVI [tips by: Suyandi Liyis a/k http://mantugaul.wordpress.com]

Menu Rahasia NUVI series

Tampilan: Menu rahasia di NUVI series

c. SECURITY FEATURE

Seperti layaknya HP, pada saat dihidupkan, maka akan meminta PIN (4 digit) baru dapat digunakan.  Selain 4digit PIN, ada cara lain apabila anda lupa PINnya, yaitu dengan cara mengaktifkan lokasi yang sering anda kunjungi, maka si NUVI akan otomatis ter-unlock diposisi itu.  Apabila anda juga lupa tempat apa yang anda gunakan sebagai password, maka cara satu-satunya adalah mengirimkan kembali unit NUVI anda ke GARMIN disertai dengan beberapa dokumen penting yang menunjukkan bahwa unit tersebut memang milik Anda.🙂

ON

Tampilan pada saat unit dihidupkan dengan fitur keamanan ON.

c. NUVI anda HANG?  RESET aja (butuh: aplikasi MAPSOURCE)
[info by: Bpk. A. Rafiandi]

Saya coba connect ke PC, tapi karena nyala pun tidak bisa jadi boro2 dikenal computer, dan ini sempat bikin saya putus asa.  Kemudian saya coba buka lagi program MapSource saya di PC, dan ada Button ‘receive from device’.
Button ini saya klik, kemudian muncul message find device.  Karena tidak bisa connect ke PC, secara instink saya tahan tombol Power On pada unit, akhirnya muncul message ‘device found’, dan secara otomatis interface software di setup ulang oleh PC.
Eureka!..Akhirnya unit bisa terbaca kembali di PC.

Garmin NUVI 205 Pros:

1. mungil dan ringan [gampang dicopot dan dikantongi pada waktu berpergian, jadi tidak ditinggal dalam mobil untuk mengundang ‘kerusakkan’ baik oleh panas maupun tangan jahil]

2. layar cukup cerah [brightness 50%] untuk dilihat dibawah cahaya matahari

3. ada fasilitas voice guidance, sehingga tidak diharuskan memantau peta sambil mengemudi (arah perjalanan *route untuk belok dsb di’baca’kan)

4. Proses rekalkulasi yang sangat responsive dan cepat

5. tampilan sudah 3D yang keren dimana kontur wilayah juga ditampilkan mirip COLORADO 300 [POI juga ditampilkan pada mode peta 3D]

6. sudah TOUCHSCREEN, sehingga bisa mengeser-geser peta untuk mencari sesuatu dengan lebih mudah [paling tidak untuk saya]

7. fitur camera, dapat digunakan untuk mengscreen shot layar NUVI dalam mode apa-pun.  Memudahkan troubleshooting (seandainya perlu minta bantuan ke para SUHU di ID-GPS) atau untuk share tempat menarik dengan rekan-rekan sekalian.

8. Fitur tracklog yang otomatis aktif pada saat si NUVI dihidupkan.  [setelah dipelajari lebih lanjut; setiap kali kita off si Nuvi, maka track akan dianggap sebagai 1 track alias 1 track = 1 cycle On/Off]

9. Berhasil memasukkan photo [geotagging] dari website http://connect.garmin.com/photo bagi pengguna IE atau http://connect.garmin.com/photos bagi pengguna FireFox.  [Tips: hati-hati apabila mendelete lokasi di FAVOURITE, karena walaupun POI/WP sudah di save ke gdb lewat MAPSOURCE, tapi pict/photo nya tidak ikut disave ke PC.  Jadi pada saat reload POI/WP dari mapsource (setelah delete FAVOURITE), hanya ada info lokasi + coordinate sedangkan gambar photo geotag hilang)

10. Memory internal yang besar (1GB / 2GB)

11. Bisa slideshow file pictures.

Garmin NUVI 205 Cons:

1. battery indicator masih 2 bar, tahu-tahu “low bat” dan unit mati sendiri [normal ngak ya?  Setelah beberapa cycle pengisian & pemakaian sampai habis, rasanya sekarang sudah normal; tidak langsung drop dari 2 bar]

2. battery Li-Ion. tidak dapat diganti sendiri (prefer yang seperti battery Nokia)

3. tidak ada softcase holder untuk membawa-bawa si NUVI selama tidak digunakan [jadi gampang lecet / masuk air waktu keringatan]

4. tidak disertakan charger listrik [indoor] agar bisa di charge langsung tanpa bantuan PC, akhirnya dicharge menggunakan charger PDA / charger miniUSB lainnya dengan [output VDC & A] mirip-mirip.  [Sudah dicoba menggunakan charger PDA: DOPOD]

5. TRACK yang tersimpan secara otomatis, dipisah-pisahkan dan di save sendiri-sendiri berdasarkan cycle power on/off, akan tetapi tidak bisa dinamakan per-track seperti pada handheld devices (60CSX).  [fitur trackingnya=PROS, tapi tidak bisa menamakan setiap track menjadi CONS nya]

6. pada menu MANAGE MY DATA, tidak ada pilihan untuk EXPORT ke GPX, adanya SET HOME LOCATION, DELETE FAVOURITE, DELETE TRACKLOG.  [tips:  copy saja file current.gpx di unit GPS pada folder garmin/gpx]

7. Dalam rangka tracking jalan yang belum ada di peta, Si NUVI akan “memindahkan” posisi kita saat itu ke jalan terdekat, sehingga routing pun bisa ngaco.  [tip: akan tetapi hasil trackingnya tetap baik untuk digunakan].

8. paket penjualan tidak menyertakan buku panduan fitur-fitur si Nuvi secara lengkap.  eBook juga tidak tersedia [hanya ada panduan pribadi yang dibuat oleh Boss Suyandi-Ptk]

Hasil pertandingan ‘sementara’ antara handheld (60CSX) dengan NUVI (205):

1. recalculating di NUVI jauh lebih responsive (apa processor lebih powerful?) dibandingkan 60CSX.

2. ukuran screen 60CSX [2.8″] sedangkan NUVI 205 [3.5″], sehingga lebih nyaman si NUVI.

3. si 205 sudah bisa menampilkan kontur wilayah dalam bentuk 3D, 60CSX masih 2D.

4. NUVI series sudah TOUCHSCREEN, sehingga bisa mengeser-geser peta untuk mencari sesuatu atau mengetikkan nama suatu POI/WP juga lebih mudah, dibandingkan pada handheld (60CSX).

5. tracking lebih enak di handheld, karena:

a. bisa disimpan terpisah-pisah sesuai kemauan kita, di NUVI semua jadi 1 track [per on/off cycle]

b. Kapasitas & tingkat penggunaan memory tidak terlihat di NUVI series [masih sisa berapa untuk tracking/POI/WP/picture?  Harus dilihat lewat bantuan PC]

c. karena NUVI dimaksudkan sebagai GPS otomotif (NOTE: setting GPS Otomotif = lock on road), pada saat off-route, maka otomatis di NUVI akan menempatkan posisi saat itu pada jalan terdekat dan kalkulasi route pasti ngaco.  [tip: jangan mengandalkan routing dari GPS apabila anda melewati jalan yang belum tergambar di peta, akan tetapi hasil tracking masih OK untuk digunakan kembali].

6. Tingkat akurasi si Nuvi agak ‘rendah’; mungkin karena digolongkan sebagai GPS OTOMOTIF beda 10m masih bisa ditolelir [menurut suhu Gunaris].  Pengalaman perbandingan akurasi terbaik antara handheld & Nuvi (posisi keduanya berdampingan dan ditest bersamaan; sehingga faktor cuaca dsb bisa diabaikan):

a. posisi Nuvi diletakkan di meja, flat, layar menghadap ke atas (plafon).. akurasi terbaik yang dicapai: 17m.
b. posisi Nuvi diletakkan di meja, posisi berdiri dengan layar menghadap ke kita, akurasi terbaik yang dicapai: 10m.
c. posisi handheld 60CSX diletakkan di meja, baik layar menghadap ke plafon / ke kita, akurasi terbaik yang dicapai: 4m.  [Apakah karena 60CSX memiliki antena external sedangkan si NUVI tidak?]

Kesimpulan:

NUVI 205 T.O.P.  B.G.T, untuk dipakai menemani rutinitas anda.. misalnya lagi terjebak macet / mencari POI baru…  Asal jalannya sudah ada di peta, kalau belum ada, maka hem.. akibatnya bisa EHEM…. EHEM….

Kelebihan handheld 60CSX juga tentu ada, 60csx menang di barometric altimeter, compass electronic, tahan air, batere AA {gampang dicari waktu kehabisan}, bisa bluecharts+tides (fitur buat mancing), lebih akurat, tahan banting, dan keunggulan 60CSX lainnya… selain sedikit ‘lemot’ [menurut saya] 🙂

Belilah GPS sesuai keperluan/peruntukkannya, misal anda akan sering menggunakan di dalam kota (otomotif) dalam mencapai lokasi yang dituju sambil menghindari macet maka NUVI series jelas lebih cocok, sedangkan untuk suatu petualangan (keluar masuk hutan, memancing di laut, tracking di gunung, dst) handheld 60CSX akan lebih berguna untuk anda.

Thanks.  Selamat berGPS ria dan selamat Mudik dengan aman.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

Julijanta
==========================
http://www.BduaB.com
http://www.BduaB.com/eShop
banyakgaul.wordpress.com

One Response

  1. betul sekali gps itu sangat penting bagi pemilik kendaraan karena dengan adanya gps kendaraan yang kita milliki akan menjadi aman

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: