Tahun 2013 tahun serba imoet, mungil tapi perkasa?

Tidak terasa kita sudah melewati 11 hari di tahun 2013 ini.

Sepertinya sedang menjadi trend, segala sesuatu yang kecil alias imut menjadi menarik.. (selain ukuran baju, celana, dan sepatu yang harus mengecil – hahahaha – )

Perkembangan gadget secara umum, semuanya ingin menjadi lebih “besar”, ukuran layar lebih besar, battery lebih besar, tentunya harus disertai kantong yang makin besar juga…😀

Kebetulan mendapat kesempatan mencoba langsung sebuah speaker wireless yang sedang hangat diperbincangkan.. dari photo yang beredar, saya pikir bentuknya minimal berdiameter 7 – 9 cm. Ternyata pada saat mendapatkan barangnya, kemudian dibuka, walah.. kok cuma sebesar ini ya?

Jangan terkecoh dengan photonya, speaker ini hanya berdiameter 5cm saja.😀

Segera proses unboxing dipercepat, ada 1 buah speaker iBomb (ya iya la yah), kemudian 1 buah user manual, dibawahnya ada 1 buah kabel USB (untuk mengisi ulang battery), 1 buah kabel 3.5mm, serta tidak lupa 1 buah kantong untuk membawa-bawanya.

Build quality speaker secara umum baik, body terbuat dari metal, memberikan berat yang lumayan dan pastinya berat ya.🙂 Koneksi ke speaker ini dapat dilakukan melalui koneksi Bluetooth A2DP, dan bisa juga menggunakan kabel audio 3.5mm yang disertakan dalam paket penjualan.

Sempat kebingungan, bagaimana cara mempairing speaker ini ke perangkat yang menggunakan bluetooth. Ternyata, setiap kali dihidupkan, speaker otomatis dalam mode pairing. Jadi bisa segera searching pada perangkat yang ingin dihubungkan, nama aslinya yang muncul adalah IBOMB.

Percobaan pertama menggunakan GTab2 dengan program music PowerAmp (setting standard; equalizer datar). Memutar lagu dari iTunes store (aac) 256kbps, mendengarkan lagu Nothing gonna change my love for you, kemudian Another Day, terus Whitney H suara yang sempat membuat kaget, adalah suara vocal penyanyi (mid) terdengar sangat jernih.🙂

Kemudian lanjut test mendengarkan instrumentalia, Degung Christmas, di instrumental, disini agak aneh.. karena suara low frequency (bass) terdengar tidak enak.. serasa beradu dengan apa gitu.. dalam album itu ada beberapa lagu, tapi tidak enak. Hem… akhirnya diputuskan untuk melanjutkan testing menonton film singkat lucu fruit ninja.

Hasilnya?
Suara yang dihasilkan cukup “menggelegar”, tendangan bass dapat di dengar, bahkan getaran bass sangat terasa di meja. Orang yang tidak mengetahui pasti akan cukup kebingungan mencari asal muasal suara, karena tidak menyangka speaker dengan ukuran demikian bisa menghasilkan suara yang mantap.

Setelah itu, percobaan dilanjutkan dengan menghubungkan speaker ini ke iPad via bluetooth. Dicoba untuk mendengarkan lagu, kemudian menonton film pendek, test beberapa apps game. Ada games yang suaranya tetap keluar dari internal speaker iPad, tapi secara umum, suara keluar dari iBOMB ini.. cukup lucu juga, karena baru kali ini bisa menonton / bermain di iPad dan suara terdengar dari tempat lain (speaker sengaja diletakkan agak jauh).

Dari 2 percobaan singkat tersebut, beberapa hal yang kami termukan:
1. Setiap kali pairing, volume otomatis di reset ke paling kecil. Harus secara manual pencet tombol + di speaker agar bisa membesarkan suaranya.
2. Volume control di speaker & device berbeda. Jadi misalnya speaker di set untuk mengeluarkan suara maksimum, kita masih bisa mengontrol suaranya lewat device yang kita gunakan.
3. Tombol “-” & “+” cukup sensitive, kalau ditekan terlalu singkat bukan membesar/mengecilkan suara, tapi biasanya pindah track lagu/film.
4. Pada saat volume paling besar, (hasil menekan & menahan tombol +), speaker akan memberikan tanda dengan bunyi, “dung-dung”
5. Speaker ini bisa di charge menggunakan charger mini-USB.
6. Sayangnya speaker ini hanya mono (bukan stereo)
7. IBOMB ada 2 model dipasaran. Yang wireless Bluetooth tidak memiliki slot SD-Card (untuk memainkan file music langsung dari SD-Card), sedangkan yang versi wired memiliki slot SD-card.

Hasil berdiskusi dengan principle IBOMB, mengkonfirmasi penemuan ini, bahwa speaker iBOMB ini lebih cocok digunakan untuk mendengarkan lagu disco.. untuk instrumental, ada produk lain yang lebih cocok.🙂

Dengan harga yang ditawarkan serta ukuran fisik speaker ini, rasanya belum ditemukan produk sejenis di pasaran yang bisa melebihi kualitas iBOMB (terutama kualitas bass-nya yang memang ditonjolkan sebagai Unique Selling Point).

Akhir kata si iBOMB kehabisan energy, dah harus segera disuntik listrik. Pada saat tidak bisa meneruskan suara, otomatis akan diberikan nada peringatan, kemudian speaker berhenti bersuara.

Demikian review singkat kali ini. Semoga berguna.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

– BanyakGaul –

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: