Palsu vs Asli? Atau AsPal?

Note: for those who want to read in English, please click at the google translate box on the left. Thanks.

-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-+-

Setelah Kamis tanggal 19-September-2013 yang membuat heboh… acara apa ayo? *he he he he*

Sepertinya dengan kehadiran berbagai macam operating system (OS) di-perangkat bergerak (mobile), kebutuhan akan fasilitas berkomunikasi antar operating system (OS) semakin nyata.

Perusahaan-perusahaan berusaha menghadirkan pilihan kepada pengguna. Whatsapp, Line, Kakao, WeChat, itu baru sebagian dari aplikasi berkomunikasi lintas platform, dan masih banyak lagi aplikasi yang dikhususkan untuk platform tertentu misal iMessage, BBM, ChatOn, dan sebagainya.

Berbicara mengenai BBM (yang katanya) sudah mendukung multi-platform, saat ini baru mendukung iOS (bagi yang sudah sempat download resmi dari iTunesStore, tetap dapat digunakan). RobotHijau, belum dilaunch secara resmi, semua masih menggunakan aplikasi bocoran (entah siapa yang bocorin), sehingga, katanya… akan di block dan tidak dapat digunakan sama sekali.

Nah, tahukah anda bahwa di Android market ada yang merelease aplikasi “iMessage“? Pastinya bukan resmi buatan Apple Inc.

Pict 1: 25-09-2013 06:30AM (GMT +7) Hasil pencarian dengan kata kunci “iMessage” di play.google.com

Contoh kasus yang ingin dibagikan disini, agar kawan-kawan mengetahui serta lebih berhati-hati dikemudian hari adalah… Apple tidak pernah merelease program untuk digunakan di platform lain (paling tidak sampai saat artikel ini ditulis).

Program iMessage yang berada di google playstore, dibuat oleh pihak ketiga, dengan tujuan yang tidak dapat dipertanggung-jawabkan. Fakta yang mengkhawatirkan, agar iMessage dapat berfungsi, tentunya anda harus memasukkan AppleID + password. Nah, entah apa yang mungkin terjadi dengan account kita tersebut. 🙂 Note: Bagi yang terlanjur sempat menggunakannya, segeralah ubah password anda!

Pict 2: screen capture iMessage from Android (source: 9to5mac.com)

Mungkin anda bertanya-tanya, bagaimana cara kerja aplikasi tersebut? Seorang developer aplikasi Adam Bell, menemukan bahwa aplikasi tersebut terkoneksi ke server iMessage Apple dengan berpura-pura sebagai sebuah MacMini.

Pict 3: Twit from Adam Bell

Pemilik Cydia, Jay Freeman (aka saurik) juga mencatat di akun Google+ bahwa, aplikasi abal-abal tersebut meneruskan komunikasi dari/ke Apple ke server yang berada di China. Ini berarti seluruh pesan yang anda kirim/terima menggunakan aplikasi ini, di proses, (dan mungkin disimpan) pada sebuah server yang dijalankan oleh sang pembuat.

Steven Throughton-Smith, juga mendapatkan, aplikasi iMessage abal-abal ini, memiliki kemampuan untuk men-download serta menginstall software secara diam-diam, yang berarti, aplikasi ini bisa menginstall virus pada smartphone anda. Steven menganjurkan agar anda menghindari diri menginstall aplikasi tersebut.

Pict 4: Twit dari Steve

Pada saat artikel ini ditulis, aplikasi tersebut telah hilang dari play.google.com akan tetapi tidak menutup kemungkinan aplikasi tersebut telah berganti nama, serta menyusup kembali…

Berhati-hatilah…..!!!

Artikel asli dapat ditemukan di:
http://9to5mac.com/2013/09/23/imessage-makes-the-jump-to-android-in-the-form-of-an-unofficial-app/#

Advertisements

3 hal kecil yang harus kita “beres”kan di iOS7

Hi!

Setelah kemarin bergadang update iOS7 berjamaah (dari rumah masing-masing) dan siangnya mengikuti launching BBM cross-platform yang heboh…

Setelah upgrade iOS7 ada beberapa hal yang menurut saya kurang sesuai dan harus dikoreksi secara manual… Disarikan dari beberapa website.

#1. Pilihan wallpaper, sebaiknya yang berwarna gelap, atau tulisan nama folder dan lain-lain tidak akan terbaca. Apple merubah UI dari sebelumnya clear sekarang menjadi frosted (seperti es).

#2. Sehubungan dengan perubahan UI tersebut, ada 3 hal yang bisa membantu meningkatkan visibilitas (pembacaan) text.

Semua ada dibagian Settings – General – Accessibility
a. Bold Text
Dengan membold text, nama folder dan tulisan akan makin jelas terbaca. Silahkan anda coba, oh ya, pada saat mengaktifkan Bold text, iPhone otomatis akan restart (reboot).

b. Increase Contrast
Meningkatkan saturasi backdrop, agar terlihat makin kinclong ditengah gempuran icon-icon serta folder yang tidak transparant lagi.

c. Reduce Motion
Untuk mengurangi efek-efek yang tidak perlu.. animasi buka tutup, bagi yang suka, silahkan reduce motion dimatikan, untuk saya, lebih suka device yang gegas.

#3. Koleksi foto yang bisa di hack dari lock screen.
Apple sudah mengetahui kelemahan ini dan sedang mengerjakan patch untuk hal tersebut. Untuk sementara, demi melindungi diri, rekan-rekan dapat mematikan fungsi access dari lock screen. dari Settings – Control Center – Access on Lock Screen

Setelah semua itu selesai dilakukan, silahkan nikmati iDevice baru anda yang sudah lebih kinclong serta gegas. 🙂

Selamat menikmati iOS7.

How-To: WDS using TP-LINK router.

Hallo,

Setelah bergumul beberapa jam, berusaha meng-extend jangkauan WiFi router dari lantai 2 ke lantai 1, akhirnya ketemu juga solusinya.

Yang harus diperhatikan:
1. Pastikan fungsi QSS – WPS (wireless protected setup) dalam kondisi mati. Seandainya hidup, matikan.

2. Pada bagian NETWORK, LAN, rubah IP address ke alamat diluar range IP DHCP dari router utama.

3. Kemudian masuk ke DHCP, pastikan gateway-nya diarahkan ke alamat IP Roiter utama, contoh: 192.169.1.1 (Alamat IP ini, berbeda pada setiap router. Please check your router manual). Setelah proses ini, jangan lupa untuk mematikan fungsi DHCP di router WDS.

4. Untuk TP-LINK, masuk ke Wireless, network setting, bagian bawah, centang pada bagian: enable WDS. Pilih survey, dan click connect pada barisan router utama kita.

5. Selesai.

Lewat PC, coba ping ke alamat router utama, router extender, serta internet seperti google.com, yahoo, maupun Microsoft.

Kurang lebih seperti itu. Semoga Membantu rekan-rekan sekalian untuk men-setup WDS di TP-LINK.

Terima kasih.

Sent from  Device.

%d bloggers like this: