Kado natal dari Skype (Premium).

Bagi yang sering melakukan colaborasi menggunakan Skype, hadir fitur premium baru yang dapat di claim (semoga belum terlambat). Segera daftar dari link dibawah ini, untuk mendapatkan voucher yang otomatis akan digunakan oleh Skype mengaktivasi layanan premium-nya, dari link berikut ini:

https://collaboration.skype.com/promotion/?cm_mmc=AFCJ%7C1250_B1-_-11129583-1225267

Tunggu beberapa waktu, maka anda akan mendapatkan e-mail berisi kode voucher beserta cara aktivasinya.

Segera daftarkan diri anda, lumayan menikmati layanan Skype premium gratis selama 1 tahun. (contoh: layanan video conference ke up-to 10 peserta).

Skype premium voucher confirmation

Konfirmasi redeem voucher skype premium.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

– BanyakGaul –

Advertisements

Serbuan pasukan DRAFT di mail.app Mavericks.

Teman-teman,

Setelah beberapa waktu menggunakan OSX terbaru yang diberikan oleh Apple secara gratis (aka Mavericks), apakah anda menemukan bahwa tiba-tiba menulis sebuah e-mail dalam waktu ± 5 menit bisa menghasilkan draft e-mail dalam jumlah sampai puluhan?

Sebalnya lagi, draft ini tidak bisa hilang dengan sendirinya, jadi harus kita hapus (discard) satu-per-satu secara manual. Ternyata hal ini disebabkan oleh settingan Gmail yang berubah. Sudah mencoba merevisi setting di mail.app Mavericks akan tetapi dalam beberapa waktu, setting kembali menjadi enable dengan sendirinya?

Sebenarnya cara mengendalikannya sangat mudah, ikuti petunjuk praktis dibawah ini, semoga serbuan draft ke mailbox anda juga turut lenyap (selamanya).

#1. coba login ke website gmail (www.gmail.com) menggunakan account yang akan diperbaiki.

#2. klik icon roda (settings) pada bagian kanan atas, dibawah nama account.

#3. Kemudian pilih Settings

#4. Selanjutnya pilih Labels
(Contoh settings yang belum direvisi)
Current configuration

#5. Pada bagian Draft & Spam, rubah dari show (atau hide) menjadi: show if unread
(contoh yang telah diperbaiki)
Corrected entries:

Langkah yang dibutuhkan di gmail telah selesai, anda bisa logout dan sekarang saatnya memperbaiki settingan di mail.app Mavericks.

#6. Sekarang masuk ke mail preferences di mail.app pada Mavericks.
Pada account gmail yang tadi telah diperbaiki, hapus (atau buang) tanda centang di depan: store draft messages on the server
Catatan: pada contoh dibawah ini, saya belum membuang tanda centang di depan draft & junk.

#7. Simpan perubahan yang telah dibuat.

#8. test account anda dengan cara membuat e-mail baru. Seharusnya sekarang anda sudah tidak mendapatkan serbuan pasukan draft e-mail. 😀

Selamat menikmati mail.app Mavericks yang telah disempurnakan.

PS:
Beberapa hari yang lalu, Apple.inc telah mengeluarkan combo update 10.9.1 termasuk di dalamnya perbaikan untuk mail.app. Apabila anda telah menggunakan Mavericks, segera lakukan update agar kemampuannya makin maksimal.

Salam SUKSES LUAR BIASA,

– BanyakGaul –

Sehari bersama B10 – Dev Alpha C (BB Q10 yang sedang menyamar).

Teman-teman,

Menyambut kehadiran BBM4all di Indonesia, beberapa waktu yang lalu, diadakan kuis berhadiah 1 unit BB10 Dev Alpha C.

Dengan semangat ikut meramaikan acara yang berlangsung, saya mengikuti acara tersebut. Puji syukur, setelah 10 hari non-stop acara kuis, saya dinyatakan sebagai pemenang dan memperoleh 1unit BB10 Dev Alpha C.

Perasaan? Tentunya senang banget! (walaupun kiranya akan dibukakan “pintu” aka “Z30”) Kebetulan BB Onyx2 lawas sudah muncul dead-pixels… saatnya Onyx2 masuk service center atau di lego saja ya (#ehem).

Balik, pengalaman pertama memiliki BB ber-OS BB10 sangat luar biasa, apalagi perkembangan terakhir yang (katanya) sudah bisa langsung menginstall APK (program aplikasi android) langsung ke BB10 (minimum versi: 10.2.1.xxxx), karena di dalamnya sudah termasuk runtime engine Android Jellybeans…. sangat lezat sekali. Nikmat!

Sesampainya di rumah, bersama anak-anak, segera dibuka bungkusnya, SIM card yang sudah dipersiapkan, segera dikeluarkan.. begitu mau memasukkan SIM card, baru bengong.. ternyata BB10 menggunakan MicroSIM (bukan SIM card ukuran normal). *tepok jidat*. Cutter SIM card ada di kantor, tidak jadi icip-icip BB10 hari ini donk ya…?

Sambil berbengong ria, kepikiran lagi, bahwa si BB10 kan bisa connect WiFi, kenapa tidak dicoba langsung koneksi WiFi dan mulai di oprek? Betul juga… semangat datang kembali.. berhasil masuk dan membuka Blackberry Apps World.

Segera download beberapa apps yang dibutuhkan + gratis (25 hari apps gratis dari RIM).

Sudah senang sekali…. kemudian, seperti device lainnya yang terlalu semangat di-abuse, battery minta di-isi ulang… segera dikoneksikan ke charger. Sambil menunggu battery penuh, kembali terpikir, selama ini ada memotong SIM card, kemudian sudah ada pola, kenapa tidak menjeplak pola tersebut ke SIM card standard ini, agar bisa dipotong manual?

Segera bongkar-bongkar laci, dan menemukan pola yang dicari… pas-kan ke SIM card baru, dan potong manual menggunakan gunting… ya gunting biasa. 😀 Jadi juga MicroSIM yang dibutuhkan… seraya menunggu battery penuh agar bisa segera memasang MicroSIM, browsing-browsing Internet mencari informasi cara menggunakan BB10. Misalnya cara melakukan sync contact & calendar ke google.

Hasilnya, cukup tambahkan account gmail (atau Google Hosted Service) yang di-ingin-kan, kemudian masing-masing item dapat dipilih sendiri waktu sync-nya. Misal e-mail setiap 5menit sekali, Contact: 15 menit sekali, serta Calendar: 30 menit sekali, atau semaunya anda deh. Kebanyakan di Internet, menyarankan agar menambahkan account 2x, 1 khusus untuk mengatur waktu sync e-mail, dan 1 lagi untuk mengatur waktu sync Contact & Calendars.

Nah, si Dev C sudah penuh, segera matikan charger dan cabut battery… masukkan SIM Card yang telah dipotong tadi, loh kok malah ketemu pesan ini… gagal lagi menggunakan Dev C deh (#eh, BB10).

Karena Dev C sebenarnya adalah device untuk pengembang aplikasi di platform Blackberry, dan programnya telah berakhir.. waduh.. apa yang memberikan ini tidak memikirkan perasaan orang ya? Jadi Dev C bisanya buat pajangan saja nih? 😀 Tanya-tanya kawan-kawan dan iseng buka website yang diminta (http://developer.blackberry.com)

Nah itu dia, ternyata bisa mendownload firmware terbaru untuk si Dev C. Timbul kembali semangat yang hilang ditiup “thank you note” tadi. Weleh, file size firmware lumayan besar ya… 1.4GB, dan untuk menuliskannya ke Dev C (atau BB lainnya) membutuhkan PC berbasis Windows. Akhirnya download selesai.. segera dijalankan, ajaibnya, pertama tidak mau deteksi… gawat, cobaan apalagi ini… Pada saat “Connecting to Bootrom:” tidak pernah keluar pesan bahwa Dev C berhasil dikenali. Kembali berburu informasi di google, akhirnya coba – coba cabut colok, dan hola… Dev C berhasil dikenali dan program upgrade segera melaksanakan tugasnya!

Selesai upacara tersebut, Dev C kembali hidup dan bisa digunakan.. akan tetapi dengan pengalaman seperti itu, tidak berani menjadikan Dev C sebagai main gadget, karena… boleh dibilang device tersebut hanya untuk uji coba. 😀

Satu hal yang sangat membuat penasaran adalah fungsi BBM terbaru, dimana ada yang namanya “BBM Channel” Setiap dari kita, dapat membuat “channel” yang diinginkan. BBM Channel bisa di-analogi-kan sebagai “Fan Page” di Facebook, serta memiliki pengikut. Para bisnis dapat membangun brand-nya dengan membuat Channel ini, serta para penyuka, dapat mendaftar (subscribe) untuk menerima update terbaru. Oh ya, update bukan sekedar photo, tapi bisa juga berupa Video loh! 😀 Keren?

Seperti perkiraan saya sebelumnya, menggunakan BBM versi terbaru (BBM v8) lebih intuitif di touch-screen dibandingkan menggunakan trackpad (apalagi trackball). :p Masih ada lagging-lagging sedikit, akan tetapi masih acceptable.

Apps yang sudah terinstall: Whatsapp, Facebook, Twitter, LinkedIn. Untuk capture screen, sudah bawaan BB10, dapat dilakukan dengan menekan kombinasi tombol Volume UP & DOWN secara bersamaan. Otomatis gambar akan disimpan dalam memory.

Sekian laporan pandangan mata menggunakan BB10. Tunggu update selanjutnya….

Salam SUKSES LUAR BIASA,

– BanyakGaul –

Cara menghemat Battery (dan Bandwidth) BBM4all.

Teman – teman,

Setelah menggunakan BBM4all (iOS & Android) untuk beberapa waktu, bagaimana rasanya? 😀 Nikmat? Pasti, tapi apakah merasakan bahwa battery device makin boros serta bandwidth lebih cepat habis? Terlebih lagi, kalau ada rekan di-daftar kita yang suka gonta-ganti profile picture (narsis atau jualan?), update status tidak penting… dan lain-lain.

Ada satu trick yang bisa digunakan untuk menghemat battery device kita (iOS / Android) setelah menggunakan BBM4all, lebih tepatnya, sebenarnya kita bisa mematikan recent update. Berikut caranya disarikan dari website: ini

#1. Buka tap “update” kemudian pada nama rekan yang ingin kita matikan update-nya, tap dan tahan yang lama, sampai keluar menu disebelah kanan.

#2. Tap pada gambar orang yang ada verboden-nya.

#3. Selesai, maka akan ada jendela konfirmasi bahwa rekan update dari rekan tersebut telah di-sembunyikan, dan anda tidak akan pernah mendapatkan update pada saat dia merubah profile picture maupun update status.

#4. Bagaimana apabila suatu saat nanti, anda ingin mendapatkan kembali update dari rekan dimaksud? Gampang, buka settings, kemudian pilih edit pada bagian “blocked contacts” Cari nama rekan yang updatenya ingin anda terima, kemudian tekan tombol “X”.

Selesai, anda kembali mendapatkan update dari rekan dimaksud.

Selamat menikmati BBM4all!

Update 1:
Betul! Kita harus mematikan satu-per-satu kontak yang tidak diinginkan. Sayangnya, tidak ada shortcut-nya. 😉

Penting dilakukan pada saat kehilangan produk Apple (iPhone/iPad/iPod/Mac).

Setelah sebelumnya kita sama-sama belajar, baik sebagai pembeli maupun penjual, apa yang harus dilakukan sewaktu menjual produk Apple. Kali ini kami akan share, bagaimana kalau ternyata barang kita hilang?  iOS minimal iOS7.

#1. Buka web browser dari PC (ataupun tablet lainnya); kalau perlu segera pinjam punya teman…
#2. masuk ke www.icloud.com
#3. Login lah menggunakan iCloud account anda.

#4. Click / tap pada “Find My iPhone” (nanti seluruh barang Apple yang diaktifkan iCloud-nya berdasarkan account yang sama akan kelihatan).

#5. Setelah masuk ke dalam Find My iPhone, anda dapat memilih “All Devices” (apabila device yang terhubung ke iCould account anda lebih dari 1). Note: Tanda lingkarang hijau di depan nama Device, artinya Device tersebut sedang terhubung ke Internet (online).

#6. Apabila Device anda hilang, setelah memilih device tersebut, segera pilih “Lock”. Dalam contoh ini, saya me-ngunci iPad saya.

#7. Setelah menekan tombol “Lock” maka anda bisa memasukkan “berita” yang ingin ditampilkan pada device anda.

#8. Kita akan mendapatkan konfirmasi bahwa device berhasil di “lock” secara visual, serta tidak lupa juga akan mendapatkan notifikasi via e-mail.

#9. Contoh e-mail yang diterima pada saat melakukan “Lock” maupun pada saat notifikasi ditampikan pada jendela iPad di contoh ini.

#11. Contoh e-mail yang kita terima sebagai konfirmasi bahwa device kita telah di”kunci”

#12. Contoh pesan yang ditampilkan setelah login ke dalam iPad, menggunakan PIN yang telah diregistrasikan sebelumnya.

#13. Bagi yang kehilangan device, bisa juga melakukan Remote Erase, dan setelah direstore-pun, device tetap akan meminta pengguna untuk melakukan aktifasi menggunakan iCloud account sebelumnya (yang terdaftar untuk mengaktifkan device tersebut).

#14. Contoh layar yang meminta pengguna untuk melakukan aktifasi. Biasanya ini bisa terjadi pada saat upgrade firmware iOS maupun hal-hal lain.. yang membedakan dengan device yang telah dinyatakan hilang, disini masih kelihatan sebagian dari iCloud account yang digunakan sebagai petunjuk.

#15. Untuk device yang dinyatakan hilang, pesan yang muncul kurang lebih sebagai berikut. Tidak ada petunjuk sama sekali, mengenai account yang terkoneksi ke device ini.

#16. Tidak cuma iPhone / iPad, bahkan iPod touch serta Mac pun bisa diperlakukan sama.

#17. Menu untuk mengunci Mac yang hilang.

#18. Proses aktivasi sendiri, memerlukan koneksi Internet. Pastikan device yang akan diaktivasi terhubung ke Internet.

#20. Kita juga akan menerima notifikasi lewat e-mail, untuk semua perintah yang telah berhasil di eksekusi, contoh dibawah ini, perintah untuk menampilkan pesan telah berhasil dilakukan.

#21. Oleh karena itu, pastikan anda membuat sendiri Apple ID yang digunakan sebagai iCloud, daripada menyesal kemudian tidak berguna?

#22. Untuk OSX, bisa mengaktifkan fitur “Guest Mode”, sehingga dalam kondisi “hilang”, device kita masih dapat dihubungkan ke Internet oleh penemunya untuk ditemukan kembali.

#23. Tidak cuma laptop, bahkan Mac Mini-pun juga bisa. Yang penting… Produk Apple. 😀

Demikian sharing singkatnya, semoga berguna bagi rekan-rekan sekalian.

Yang perlu diperhatikan saat membeli/menjual Apple (iPhone/iPad/iPod/OSX) second?

Pagi!

Berhubung banyak kejadian yang tidak mengenakan dalam mengakuisisi produk Apple (iOS = iPhone/iPad/iPod maupun OSX = Macbook, Macbook Pro, Macbook Air, etc.), kali ini kami ingin membagikan beberapa info cara yang aman mengakuisisi iDevice bekas dengan nyaman. Semoga berguna.

Setelah sekian lama anda menabung, menyisihkan sedikit demi sedikit, akhirnya terbeli lah device idaman, entah itu berupa iPhone, iPad, iPod atau bahkan sebuah Mac.  Akan tetapi karena satu dan lain hal, anda hanya mampu membeli barang bekas dengan kondisi mantap.

Saat menerima kiriman, dengan perasaan berdebar-debar, anda segera membuka bungkusnya, kemudian mengeluarkan device yang baru anda beli untuk dicoba.  Akan tetapi, anda terhenti pada screen sebelah kanan.  (Aktivasi).

Activation request (lock screen).

Bagus untuk yang kehilangan iDevices atau Mac-nya.

Alamak!!!  Sudah keluar uang, device yang dibeli tidak dapat digunakan… mungkin ada yang tidak sengaja, pada saat menjual belum “membebaskan” (mematikan) fitur iCloud serta Find My (iPhone / iPad / iTouch / Mac).

Hanya mau sharing di topik yang lagi hangat, agar anda sebagai pembeli/penjual mengetahui apa saja yang harus dilakukan sebelum serah terima barang:

When purchasing an iPhone, iPad, or iPod touch from someone other than Apple or an authorized Apple reseller, it is up to you to ensure that the device has been erased and is no longer linked to the previous owner’s account.

Follow each of these steps to make sure that you can use the device you purchase:

Turn the device on and slide to unlock.
If the passcode lock screen or the home screen appears, the device has not been erased. Ask the seller to completely erase the device by going to Settings > General > Reset > Erase All Content and Settings. Do not take ownership of any used iPhone, iPad, or iPod touch until it has been erased.

Begin the device setup process.
After choosing a language, choosing a country, and connecting to a network, the device will begin activation. If you are asked for the previous owner’s Apple ID and password, the device is still linked to their account. Hand the device back to the seller and ask them to enter their password. If the previous owner is not present, they can remove the device from their account by signing in to icloud.com/find. Do not take ownership of any used iPhone, iPad, or iPod touch until it has been removed from the previous owner’s account.

You will know that a device is ready for you to use when you are asked to “Set up your iPhone”, “Set up your iPad”, or “Set up your iPod” during the device setup process.

Jadi yang harus dipastikan: (Semua tahapan ini, membutuhkan koneksi Internet)
1. Ada koneksi Internet pada saat pembelian (C.O.D)
2. Pastikan fitur Find My iPhone (Find My iPad) dalam kondisi OFF (Settings – iCloud; scroll kebawah sampai ketemu setting dimaksud).
3. Logout dan Login dengan iCloud-ID kita di depan penjual (Settings – iCloud)
4. Reset to factory default (Settings – General – Reset – Reset all Content & Settings) di depan penjual, kemudian langsung lanjutkan setup yang diminta sampai masuk ke Home Screen.

Tip terakhir, demi menghindari kerugian yang lebih banyak, ajaklah kawan anda yang mengerti mengenai iDevice dalam melakukan pembelian dimaksud.

Jendela Aktivasi

Jendela aktivasi.

Jangan lupa, selalu lindungi perangkat anda (iPhone, iPad, iPod, Mac) dengan cara mengaktifkan fitur Find My (iDevices / Mac)  membuat AppleID itu gratis loh… dan tidak pakai ribet, jadi JANGAN pernah SKIP step berikut ini:

Jendela pertama.

Jendela pertama pada saat pertama kali menghidupkan iDevice.

%d bloggers like this: