Community workshop with Samsung S6 & S6 Edge (#NextIsNow).

Dear B2B-ers, Apa kabar? Luar biasa!!!🙂 Kali ini kami bersama komunitas id-android, berkesempatan mencoba langsung perangkat handphone terbaru dari Samsung, yaitu S6 & S6 Edge. Berikut beberapa photo menarik untuk di simak… Penampakan yang Samsung Galaxy S6 beserta wireless chargingnya, kerennya, itu S6 ada casingnya, tapi masih tetap bisa di charging diatas wireless chargingnya loh! S6 & Wireless charging pad-nya Penampakan S6 Edge: (sedikit lebih ramping dibandingkan S6), karena ada 2 buah lengkungan di sisi kiri & kanan layar. Buat saya, sepertinya lebih nyaman menggenggam S6, dibandingkan S6 Edge… S6 & S6 Edge menggunakan kaca Gorilla Glass 4 pada bagian muka serta belakang, tentunya bagian belakang ditambahkan lapisan film agar tidak langsung kelihatan jeroannya. MC-nya kali ini bukan mba Jessica, dan yang ini kalem-kalem saja menghadapi om Antham… serta doi dijadikan kelinci percobaan dalam mencoba kemampuan Tracking AF dari kamera S6 & S6 Edge. Ibu yang satu ini adalah Myrna Soeryo, PR Director dari Leo Burnett Indonesia, yang menangani PR product Samsung (S6 & S6 Edge). Ini pengganti Produk Manager Samsung Mobile yang sebelumnya…🙂 Yang pasti, evanjelis product specialist S6 & S6 Edge Indonesia, adalah bapak yang satu ini.. dihantam habis oleh om AnTham & Esmod.😀

Demo oleh Product Samsung Mobile Specialist

Product Specialist Samsung Mobile sedang mendemokan S6 & S6 Edge.

Kesan yang di dapatkan dari acara tersebut…

1. S6 & S6 Edge memiliki body yang lebih tangguh, karena handphone S6 (sengaja) di-lempar dari ketinggian sepinggang sejauh 2 meter dan mendarat di atas parquet kayu, dan terbukti tidak apa-apa. Mungkin karena kaca menggunakan gorila glass 4?🙂 Entah kalau jatuhnya diatas aspal ya.🙂

2. Masuk ke mode camera sangat cepat, sekitar 0,7 detik dari posisi layar mati, dengan cara menekan tombol home 2x (seandainya nanti di handset anda tidak demikian kejadiannya, coba check camera setting untuk mengaktifkan tweak membuka camera dengan menekan tombol home 2x secara cepat). Dengan catatan: handphone dalam kondisi pabrikan.. saat dicoba handphone dikustomisasi menggunakan theme, untuk membuka camera membutuhkan waktu 2detik. :p  Moral of the story?  Entah apakah itu karena pengaruh OS Android terbaru (Lolipop), saat ini memang baru tersedia di S6 & S6 Edge, dikemudian hari bisa saja fitur yang sama disematkan ke model lainnya beserta upgrade ke Lolipop.

3. Sewaktu mencoba camera yang disampaikan memiliki diafragma f/1.9, kok tidak begitu terasa ya.. kalau dilihat pada layar ponsel degan pembesaran 100%, hasilnya grainy, mungkin saya yang kurang pinter motretnya, tidak seperti om Andre Magis atau rekan-rekan lainnya.😀  Fitur menarik di camera lainnya, selain Tracking AF (dimana sekali di kunci, otomatis Auto-Focus akan terus memastikan object yang telah dikunci selalu dalam fokus kamera), adalah fitur auto HDR.  Saat kita memotret dengan background terang, photo dipastikan menjadi gelap.  Dengan HDR, foto tetap terlihat natural + bonus: foreground menjadi terang.  TIPS: Camera di S6/S6 Edge bisa memotret, hanya dengan mengatakan “smile”, “Cheeze”, dan lain-lain.. setting ON/OFF bisa ditemukan dalam setting kamera.

4. Samsung menghilangkan dukungan external memory, dikarenakan mereka berpendapat bahwa external memory hanya akan memperlambat system secara keseluruhan serta menghancurkan pengalaman baik pengguna. Internal memory menggunakan UFS2.0 (dengan dukungan sampai kecepatan 3Gb/s; kecepatan baca tulis MicroSD Card terbaik pun masih dikisaran 90Mb/s). Sebagai gantinya, Samsung memberikan layanan penyimpanan awan, bekerja sama dengan Microsoft One Drive, sebesar 115GB berlaku untuk dua tahun.

5. Alasan Samsung menggunakan processor Exynos pada S6 & S6 Edge adalah, telah mendukung komputasi 14nm.. sehingga lebih hemat (irit) konsumsi daya tanpa mengesampingkan performa. Bagi para 4G mania, jangan khawatir, karena kedua buah handphone terbaru dari Samsung ini telah mendukung jaringan LTE 4G.

6. Sisi layar S6 Edge, bisa memberikan notifikasi pada saat ada telepon masuk, berupa warna yang bergerak-gerak.. warna yang muncul sesuai yang kita set untuk favorit contact (maksimal 5 contacts). Apabila tidak ingin menjawab telepon yang masuk, cukup meletakkan jari diatas sensor detak jantung, otomatis telepon ditolak dan dikirimkan SMS (default SMS yang bisa kita set isinya)

7. Mengenai charging battery.  Fast charging membutuhkan charger bawaan S6 / S6 Edge (9v); kalau pun sangat terburu-buru, hanya dalam waktu 10menit, di claim bisa memberikan S6 / S6 Edge tenaga melakukan aktifitas nonton video selama 2-4 jam.  Sayangnya fast charging hanya bisa dilakukan dengan menghubungkan charger langsung ke perangkat, tidak bisa dilakukan melalui Wireless Charging.

8. Harga, warna, dan kapasitas memory berapa saja yang akan tersedia bagi S6 / S6 Edge di Indonesia, belum ada bocorannya… silahkan tunggu waktu Pre-Order tanggal 13 April nanti🙂 Dijanjikan akan banyak bonus khusus untuk Pre-Order selain Galaxy Gift Indonesia tentunya.😀

9. Pihak Samsung Indonesia masih mempertimbangkan apakah akan menjual handset Virtual Reality ke market Indonesia atau tidak.🙂

Oh ya, acara community workshop ditutup dengan makan malam di resto Seribu Rasa.😀

Demikian sekilat info… semoga berguna.  Segeralah mengunjungi Samsung Experience Store terdekat di kota anda… rasakan sendiri S6 & S6 Edge, bungkus bawa pulang yang sesuai dengan kebutuhan anda.🙂

Salam SUKSES LUAR BIASA,

📢 TW / 📷 IG: @BanyakGaul

YOUR TRUSTED SUCCESS PARTNER

[ www.BduaB.com ™ ]

[ BanyakGaul.wordpress.com ™ ]

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: