4G (G, G, G, & G).

‎Pagi rekan-rekan, Apa kabar?

Kali ini kami ingin mengajak mengenal lebih jauh mengenai 4G LTE.🙂 Sebelumnya, apa sih 4G LTE? Sesuai namanya 4G merujuk kepada generasi ke-empat dari kemampuan transfer data secara wireless ‎menggunakan operator seluler.

Kecepatan 2G = GPRS, kemudian 2.5G = Edge, 3G =, 3,5G = HSDPA, & 3,75G = HSPA, nah 4G = LTE. LTE sendiri adalah singkatan dari Long Term Evolution. Secara teoritis, kecepatan transfer 4G LTE bisa mencapai 300Mb/s. Tentunya sangat cepat, mengingat ini dilakukan secara wireless.

Koneksi jaringan kabel kantor jaman dahulu hanya 10Mb/s dan sekarang 100Mb/s (beberapa telah menggunakan 1000Mb/s atau lebih dikenal dengan Gigabit/s bahkan Fiber Optic).

Kenapa kita perlu ‎4G LTE? Kebutuhan akan 4G dikarenakan perubahan tingkah laku pengguna (kita), apabila dulu kita lebih kepada content consumer, sekarang kita berpindah menjadi content creator.

Maksudnya begini… Jaman dulu kita lebih hanya mencari informasi di internet, bentuk informasi pun kebanyakan masih berbentuk text dan sedikit photo/graphic. Website (yang cuma text & sedikit graphic) diukur berdasarkan seberapa cepat bisa dibuka, menyajikan informasi untuk user.  ‎Hal lain, kita terbiasa untuk chatting menggunakan text, dan creative membuat emoji (icon text lucu untuk mengekspresikan diri).

Saat ini, ‎masyarakat telah berubah, website yang memiliki sedikit photo dianggap kurang menarik, website bahkan menyediakan video streaming. Hal lain, pengguna juga makin senang untuk berbagi segala hal tentang hidupnya, misal baru menang undian, baru lulus sekolah, pergi liburan, melihat sesuatu yang menarik (cowo, cewe, selebritis, bahkan barang), berupa tulisan, photo, bahkan video baik lewat blog, maupun sosial media seperti Facebook, Google, Instagram, dan lain-lain, apakah bisa anda bayangkan, apabila semua itu harus kita lakukan dengan koneksi 2G (GPRS), berapa lama waktu yang kita perlukan untuk mengunggah serta mengunduh content tersebut?😀

Ditambah lagi dengan tuntutan + kesibukan kita serta kemacetan yang makin menjadi-jadi, kita dituntut untuk menjadi lebih efisien, chatting yang dulu hanya mengandalkan tulisan, kini dituntut agar bisa dilakukan lewat suara maupun video. Berguna juga bagi rekan-rekan yang sedang Long Distant Relationship (LDR), selalu bisa terhubung dengan si doi. :p tanpa melupakan bahwa Internet adalah gudangnya ilmu, kita suka menonton video kanal youtube misal untuk melakukan suatu pekerjaan, belajar melakukan sesuatu, atau sekedar sebagai hiburan semata. Betapa nyamannya, apabila hal-hal tersebut bisa dilakukan tanpa harus menunggu (konten siap ditonton tanpa putus).

Nah, setelah mengetahui mengenai kegunaan 4G LTE, apakah di Indonesia layanan 4G LTE telah tersedia? Di Indonesia, semua operator GSM (Telkomsel, XL, dan Indosat) telah meluncurkan layanan 4G LTE secara commercial. Selain GSM, ada juga layanan 4G yang dilakukan oleh Bolt. Kabarnya Smartfren akan menghadirkan layanan 4G tahun 2017, cuma belum jelas teknologi yang akan digunakannya.

Berbicara mengenai layanan 4G, ‎apa saja yang diperlukan agar dapat menikmati layanan 4G ini?

1. Kita memerlukan kartu SIM card yang diberi nama uSIM. Cara mendapatkannya, bisa membeli no perdana yang memang diperuntukan layanan 4G, atau bisa juga mengunjungi care center operator terdekat serta minta tukar SIM card saat ini ke uSIM.

2. Layanan 4G saat ini masih belum merata, biasanya baru area tertentu yang mendapatkan signal 4G. Oleh karenanya, pastikan di area anda telah dicover layanan 4G ini, apabila belum, tentunya tidak bisa menikmati layanan tersebut.

3. Perangkat (handphone) yang cocok. ‎Mengapa disebut cocok? Karena implementasi 4G memiliki beberapa frekuensi, ada 900Mhz, 1800Mhz serta 2300Mhz. Ijin resmi yang didapatkan oleh seluruh operator seluler di Indonesia adalah menjual layanan 4G pada frekuensi 900Mhz. Ada juga operator yang sedang “beta testing” layanan 4G pada frekuensi 1800Mhz. Jadi pastikan perangkat anda mendukung frekuensi 4G LTE yang digunakan operator, atau anda tidak dapat menikmati koneksi 4G. Sebagai contoh: iPhone 5 mendukung 4G LTE‎ pada frekuensi 1800Mhz, sedangkan iPhone 6/6+ mendukung 4G LTE frekuensi 900Mhz & 1800Mhz. Catatan kaki: mengapa menggunakan frekuensi 900Mhz? ‎Dengan frekuensi yang semakin kecil, maka daya jangkau sinyalnya menjadi makin luas (jauh); sedangkan semakin tinggi frekuensi daya pancarnya menjadi semakin terbatas (kemampuan menembus beton juga melemah). Menggunakan frekuensi 900Mhz, operator seluler berusaha mengoptimalkan BTS yang ada, sehingga tidak semua BTS harus diganti agar menjadi 4G, sebab, masih banyak sekali pelanggan 2G di Indonesia. Apa yang dilakukan pelanggan pada kanal 2G? Sekedar untuk telepon dan SMS. Apabila semua BTS dirubah menjadi 4G, otomatis dukungan untuk pelanggan 2G/3G harus dihentikan, yang mana para pelanggan tersebut harus mengganti perangkatnya ke yang lebih baru (upgrade perangkat). Hal ini merupakan dilema yang menghantui operator seluler di Indonesia.

4. Setelah memastikan no 1-3, yang tidak lupa harus dilakukan adalah berlangganan paket data 4G.😀 ada operator yang memisahkan layanan data (2G/3G dengan 4G), ada juga yang menggabungkan, pintar-pintar konsumen dalam memilih jenis layanan serta operator seluler yang cocok.🙂 ‎

Dari tadi kita membicarakan 4G LTE, apakah ada kekurangannya? Tidak ada barang/layanan yang tanpa kekurangan, ‎beberapa hal diantaranya:

1. Berhubung layanan 4G LTE masih terbatas lingkup area-nya, belum semua tempat tercakup dalam area pelayanannya.

2. Dengan area yang terbatas tersebut otomatis handphone selalu berusaha mendapatkan sinyal 4G LTE, hal ini menyebabkan konsumsi baterai perangkat menjadi lebih boros, dibandingkan menggunakan layanan 3G.

3. Layanan 4G LTE yang menggunakan beberapa kanal frekuensi, ‎mengharuskan pengguna mencari informasi perangkat mana yang mendukung operator yang ingin digunakan.

4. ‎Dengan terbatasnya pita kanal 4G yang digunakan operator saat ini (rata-rata hanya 5-10Mhz), penggunaan 4G LTE menjadi tidak optimal, karena untuk melakukan panggilan & SMS, otomatis handphone harus berpindah ke kanal 2G/3G. Boleh dikatakan, saat ini 4G LTE hanya diperuntukkan untuk konektifitas data. ‎

Kesimpulan… Di masa yang akan datang, 4G LTE membuka segudang kesempatan serta market baru untuk layanan inovatif seperti camera CCTV yang dapat diakses lewat handphone secara realtime streaming, dan lain-lain. Bagi anda yang memiliki beberapa perangkat bergerak, serta membutuhkan dukungan konektifitas berkecepatan tinggi, 4G merupakan layanan pendukung yang patut anda miliki.

Sampai artikel selanjutnya. Tetap semangat!

BanyakGaul (2015).

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: