Battle of Cast Dongles! (Samsung AllShare cast vs Google Chromecast 2 vs Ezcast 5G)

Hi B2B-ers,

Pa kabar semua?

Setelah tergelitik membaca sharing dari seorang sesepuh per-gadget-an Indonesia (Lucky Sebastian aka @Gadtorade), jadi gatal ingin menulis lagi, dan kebetulan baru sempat juga sih… 🙂

Menurut kang Lucky, yang perlu dicari adalah penyampaian sebuah sudut yang biasanya terlewatkan oleh reviewer lain. 🙂 Nah kali ini, karena (kebetulan) anak saya sendiri berkomentar, kok dongle cast sampai berbuah-buah dan macam-macam, memangnya bedanya apa sih? Nah di mulai lah tulisan ini…

Pertanyaan mendasar..

1. Apa fungsi dasar sebuah dongle cast?
Kegunaan penting sebuah Dongle Cast adalah menampilkan isi layar (berikut audio/suara) handphone/tablet ke layar besar (misal TV atau LCD Projector). Se-enak-enaknya nonton film di layar handphone terbaru, tentunya lebih nikmat bila ditonton di layar bioskop bukan? 😀

2. Jenis koneksi dari dongle cast ke handphone?
Tujuannya adalah menampilkan layar serta suara dari handphone ke layar besar secara nir-kabel.. jadi tidak ada kabel berseliweran di antara handphone kita dengan layar/TV. Enak toh? 🙂

Kebetulan saya memiliki 3 buah dongle cast, mulai dari Samsung AllShare cast, Google Chromecast 2 dan Ezcast 5G. Penasaran mau tahu keunggulan dan kekurangan dari masing-masing dongle cast tersebut? Yuk, mari lanjut dibaca…

Yang akan dibahas di mulai dari Samsung AllShare Cast dongle (paling tua), baru Google Chromecast 2 dan Ezcast 5G ya.

A. SAMSUNG AllShare Cast Dongle

Awal-nya menggunakan device Samsung, kebetulan sudah bisa melakukan presentasi menggunakan PowerPoint mobile. Terbayangkan betapa nikmatnya apabila bisa melakukan presentasi tanpa harus berdiri disamping LCD projector, atau kalau kebetulan hanya membawa handphone dan tidak membawa laptop, bagaimana caranya bisa presentasi ke sekelompok orang yang lebih besar? Sering juga setelah anak mengikuti kegiatan di sekolah, orang tua ingin melihat cucu-nya, dan selama ini kesulitan, karena harus memindahkan dulu file dari dalam handphone agar dapat diputar di TV.

Saat ada kesempatan, segeralah di pinang sebuah Samsung AllShare Cast Dongle..Awal dikeluarkan, harganya cukup indah menguras kantong (> IDR 800.000), apa sih isi paket AllShare Cast?

Sebuah dongle AllShare Cast, sebuah cable MicroUSB – USB, sebuah adaptor 5V 1A dan sebuah kabel HDMI untuk mengkoneksikan ke layar/TV.

Keunggulan yang di dapatkan dalam menggunakan AllShare Cast:

1. Pairing antara dongle dengan perangkat sangat mudah. Cukup menekan tombol di belakang AllShare Cast Dongle (sekitar 1 detik hingga warna led berubah-ubah biru & merah), kemudian kita cari dari perangkat yang ingin dihubungkan.

2. Selain perangkat Samsung, AllShare Cast juga mendukung protokol MiraCast, jadi bisa melakukan mirroring menggunakan perangkat Blackberry maupun Intel Wireless Display.

3. Direct koneksi via WiFi antara perangkat dengan dongle, tanpa memerlukan router.

4. Sudah mendukung resolusi 1920 x 1080 (FullHD)

Kekurangannya:

1. Perangkat Apple belum dapat terhubung ke dongle ini

2. Karena koneksinya masih 802.11n, saat kita di-area interference tinggi kadang suka putus-putus. Wajar, karena teknologi 802.11n sudah lumayan “lama” tapi pada masa-nya merupakan yang terbaik.

3. Saat mirroring, kita tidak dapat menggunakan perangkat kita untuk hal lain.

4. Apabila perangkat kita tidak mendukung dual-band WiFi, maka otomatis tidak dapat terhubung ke internet saat kita terhubung ke AllShare Cast Dongle.

B. Google Chromecast 2

Setelah menemukan AllShare Cast suka putus-putus, serta belum mendukung perangkat Apple (AirPlay), maka pencarian menemukan perangkat dilanjutkan.

Kebetulan (lagi), menemukan penawaran asik dari salah satu toko online. Dan tersedia warna yang tidak pasaran, yaitu merah (penting banget ya?) Maksudnya apabila digunakan saat event, tidak akan ada yang menyamai, karena biasanya orang memiliki Chromecast berwarna hitam. 😀 Oh ya, yang terbaru adalah Google Chromecast 4K, akan tetapi karena perangkat 4K masih mahal dan jarang serta harganya masih mahal, jadi diputuskan untuk meminang Google Chromecast 2 saja.

 

Dalam bagian dalam cover Google Chromecast, tersedia petunjuk cara memulai mensetting / menggunakan Chromecast ini.

 

Keunggulan:

1. tidak memerlukan kabel HDMI terpisah, karena kabelnya sudah menempel jadi 1 dengandongle.

2. Cara kerja perangkat – router – google Chromecast 2; untuk setup awal, memerlukan aplikasi Google Home (tersedia baik di Android Playstore maupun iTunes Store).

3. dapat di kustom menggunakan wallpaper photo-photo yang telah kita upload di account Google Photos.

4. Saat kita men-cast suatu tayangan misal youtobe, maka layar handphone bisa dimatikan dan film tetap tambil dilayar, karena Chromecast yang langsung terkoneksi ke-internet via router.

5. Setiap awal dihidupkan, otomatis mengupdate firmware terbaru (apabila ada).

6. Karena koneksi via router, kekuatan router menjadi penentu apakah presentasi lancar / putus-putus.

7. Dapat menampilkan isi layar dari iOS/Android, PC Windows maupun Mac.

8. Menggunakan standard WiFi 802.11ac

Kekurangan:

1. Dalam bekerja memerlukan koneksi ke router yang terhubung ke internet. Tidak bisa bekerja tanpa router & koneksi internet.

2. Bentuknya masih tidak agak gemuk dan dilengkapi dengan magnet yang cukup kuat, khawatir merusak data di flashdisk dan lain-lain apabila diletakan dalam tas.

3. Audio tidak dapat di pilih agar dikeluarkan dari perangkat, semua otomatis di keluarkan via HDMI (video & audio).

4. Memerlukan google account untuk mensetup dan menggunakan Chromecast.

5. Mirroring dari laptop, hanya dapat dilakukan via Google Chrome, jadi kita perlu menginstall Google Chrome sebagai peramban di laptop tersebut.

C. EZCAST 5G

Dikarenakan kekurangan google ChromeCast no 3 & 4 diatas, akhirnya saya kembali mencari dongle yang dapat menampilkan isi layar iOS/Android maupun PC Windows & Mac. Awal-awalnya banyak barang palsu bertebaran di online market maupun offline. Sampai suatu ketika menemukan yang sama persis seperti yang tercantum di website resmi Ezcast (iezvu.com). Hampir membeli produk yang salah, karena gambar yang ditambilkan memang Ezcast 5G, akan tetapi deskripsi berbeda dengan iezvu, kemudian setelah berdiskusi akhirnya diputuskan untuk membatalkan pesanan dan mencari seller lainnya.

Jreng… original EZcast 5G ditemukan dan dipesan… saat pesanan sampai, langsung saya cek…

 

Bagian bawah kardus memiliki informasi sebagai berikut:

Isi dari paket penjualannya:

Khusus untuk Ezcast 5G, pastikan pada perangkat WiFi adapter terlampir, tertera tulisan dual-band (2.4GHz / 5GHz). Frekuensi 5GHz, biasanya masih jarang interferensi serta memiliki bandwidth yang besar, sehingga presentasi anda tidak putus-putus.

Keunggulan:

1. Koneksi ke EZcast di awal menggunakan aplikasi yang dapat di download pada Playstore maupun iTunesStore. Selebihnya bisa langsung mengakses informasi yang tertera di layar.

2. Mendukung koneksi dari iOS / Android maupun PC Windows & Mac.

3. WiFi sudah dual-band seperti Google Chromecast 2.

4. Standard WiFi terkini 802.11ac

5. Cara menghubungkan ke dongle bisa dipilih salah satu direct link antara perangkat ke dongle tanpa melalui router atau melakukan hubungan via router.

6. Saat perangkat terhubung ke dongle tetap bisa mengakses internet.

7. Lebih ringan dbandingkan Google Chromecast 2.

Kekurangan:

1. dalam paket penjualan tidak disertakan power adaptor

2. banyak palsu-nya, harus hati-hati dalam memilih.

Kira-kira demikian review part 1 ya.. apakah ada yang tertarik melihat vlog masing-masing device in action? Coba tinggalan komen dibawah, agar saya tahu yang ingin diketahui kawan-kawan apa sih? 🙂 Semoga bisa jadi vlog-nya ya.

Sementara sekian, sampai ketemu lagi di blog maupun VLOG….

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: