Melihat, Mendengar & Merasakan dari sudut lain….

Halo, Aloha, Bonjour….

Setelah sekian tahun meeting pada tempat yang sama, minggu lalu kebetulan melakukan meeting pada tempat yang lain, gedung belakangnya.  Ternyata pemandangan yang telah dilihat bertahun-tahun, saat dilihat dari tempat yang berbeda, memberikan kesan yang berbeda pula.

Saya seperti disadarkan, masalah apa-pun yang kita miliki, baik itu kesehatan badan maupun finansial, mungkin saat dilihat dari posisi kita, tidak terlihat solusinya, kita belum mendengar dan menemukan solusi atas masalah tersebut.  Banyak orang diluar sana yang berhenti sampai disitu.  Bukan hanya 1-2 hari, 1-2 bulan, bahkan bisa bertahun-tahun hingga mereka meninggal dunia.

Solusinya sebenarnya mudah, cukup dengan menurunkan ego kita, mengosongkan hati (tidak berasumsi) serta membuka pikiran, baru solusi yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan/terlihat dapat kita temukan.

Contohnya bapak Agus & ibu Fika ini.. sebagai seorang tenaga pengamanan di sebuah bank, beliau berjuang untuk memperbaiki nasib keluarga, untuk masa depan anak-anaknya.  Hasil tidak menghianati usaha!

Mas Agus Sutanto n Fika - Satpam BRI - 130218.jpeg

Bagi rekan-rekan diluar sana, yang mungkin sudah bosan dengan hidupnya yang begitu-begitu saja, sudah bekerja puluhan tahun dengan hasil dibawah inflasi, juga para pengusaha yang sekarang sedang kebingunggan bisnis melambat, kesulitan bahan baku, tenaga kerja, pembeli, yuk, mari berhenti sejenak dan merenungkan..

Saat ini, sekiranya kesehatan & keuangan sudah bukan masalah, apa yang sangat-sangat ingin dilakukan sekarang?

Apakah dengan melakukan apa yang kita lakukan saat ini, hal yang kita impikan tersebut dapat terwujud dalam waktu 5 tahun ke depan?

 

Sekiranya tidak, apa yang harus kita rubah agar dapat mencapai impian kita tersebut? (Einstein berkata “Adalah suatu kegilaan, melakukan hal yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda).

Mas Agus & mba Fika telah membuktikan, latar belakang tidak penting diusaha ini, yang penting terus bergerak mendekati impian kita.  Karena sukses adalah hak semua orang!

Keberuntungan adalah bertemunya Kesempatan dengan Kesiapan, serta berani mengambil keputusan bergerak.  Kesempatan bisa datang kapan saja, pertanyaannya, siapkah kita saat kesempatan itu mengetuk pintu rumah anda?

Ini kesempatan anda merubah hidup anda 1-3 tahun ke depan, bagi yang sudah siap, , ambil kesempatan ini dengan menjapri mereka yang share #AKD atau hubungi penulis

A WINNER IS A DREAMER WHO NEVER GIVE UP!

#ChangeYourWaterChangeYourLife

Advertisements

GoPro, nasib-mu kini….. ?

Hi,

Life isn't perfect

Life is not always perfect, but …..

Sebentar lagi sebelum tahun baru Cina, yang lebih dikenal sebagai Xin Cia.  Apa kabar semuanya?  Bagaimana perkembangan bisnis serta diri anda di tahun yang lalu?

Saat ini penulis sedang ingin berdiskusi mengenai sebuah perusahaan… perusahaan ini membuat action camera.. termasuk leader (pada jaman-nya), akan tetapi di awal tahun 2018 ini, pendirinya, Nick Woodman telah siap menjual perusahaan GoPro dengan bantuan JPMorgan.

Menurut kawan-kawan mengapa perusahaan GoPro bangkrut hingga harus dijual?

Mengutip tulisan Jenni M. Xue (Kolumnis International serial Entrepreneur & pengajar bisnis, berbasis di California) sebagian adalah:

  1. Kenaikan biaya operational, yang dipicu, karena perusahaan public perlu tampil aktif untuk meningkatkan nilai.  GoPro yang telah miliki penggemar fanatik ini mulai memasang iklan di acara SuperBowl yang luar biasa mahal.  Resikonya: biaya operational meningkat hingga 50% setiap tahun dari tahun 2014.  — (Kesalahan strategi bisnis).
  2. GoPro juga tidak lagi bersaing dengan teknologi kamera video terbaru, yaitu 360 camera.  Bahkan iPhone dan Android, dapat menggunakan fitur kamera 360 derajat ini dengan aplikasi kamera.  Teknologi 360 ini membuat GoPro sangat ketinggalan zaman.  Apalagi berbagai aksesoris iPhone & Android yang menggantikan fungsi GoPro dengan sangat mudah dan praktis.
  3. Ponsel iPhone dan Android jelas memungkinkan mengirim video secara langsung dengan bandwidth dan kecepatan generasi keempat (alias 4G).  Fitur ini tidak dimiliki GoPro, yang sebenarnya telah ketinggalan selama sepuluh tahun.
  4. Kesalahan terbesar terjadi ketika dana IPO menggiurkan manajemen mendirikan perusahaan media.  Langkah tersebut diawali dengan memasang iklan di SuperBowl, padahal dana tersebut dapat digunakan untuk riset dan pengembangan teknologi GoPro (agar lebih up-to-date).

    Strategy menjadi media company ini sangat bertolak belakang dengan kemampuan inti GoPro, yaitu penemu teknologi kamera video, bukan pencipta konten.  Konten adalah kompetensi para pengguna.  GoPro rupanya lupa hal tersebut.

Kita dapat memetik pelajaran dari GoPro.  Setiap bisnis dan individu punya kemampuan inti unik sendiri.

Anda dan saya punya kelebihan serta kekurangan masing-masing.  Tetaplah berada di jalur ini, apa-pun yang terjadi, karena apa yang mudah buat kita, belum tentu mudah bagi mereka.

Namun ini bukan berarti statisBerkembanglah terus dengan meningkatkan diri secara kontinyu.  Di perusahaan, ada divisi penelitian dan pengembangan alias research & development (R&D).

Bagi diri pribadi, kita bisa meningkatkan diri secara berkesinambungan di era internet ini dengan banyak membaca dan belajar dari kesalahan diri dan orang lain.

Selamat menyambut tahun baru Cina….  Stay Positif!
*Change Your Water, Change Your Life.

# Formal Education Give Us Living, Self Learning Give Us Fortune #

STOP PRESS: Kangen Water – Enagic bukan obat!

Dear friends,

Menyikapi informasi yang beredar di sosmed dan ditanyakan oleh rekan-rekan di sosmed, ijinkan saya sedikit sharing menanggapi hal tersebut.

DISCLAIMER ON:
Semua yang ditulis dibawah ini adalah pemikiran pribadi, dan tidak mewakili PT. ENAGIC INDONESIA.

DILARANG MENGUTIP/MENGURANGI/MENAMBAHKAN sebagian atau/pun seluruh bagian, dari tulisan ini, untuk kepentingan apa-pun tanpa ijin tertulis dari penulis.

Surat Kemenkes - Dirjen Kefarmasian alat kesehatan - GerMas

Pict: Asal-Muasal Kehebohan mesin Kangen Water dengan beredarnya surat ini.

Melihat dari surat tersebut, yang dikeluarkan oleh DirJen “kefarmasian & alat medis” serta GERMAS, sebuah gerakan yang kesemuanya berada di bawah naungan DepKes, mereka menyoalkan/berkeberatan soal klaim yang umumnya tercetak di brosur Kangen Water (yang digunakan oleh kebanyakan distributor Enagic yang menjual Air KanGen di Indonesia) tentang:
1. Manfaat kesehatan yang diberikan oleh KanGen Water,
2. Tentang pengakuan negara R. I. terhadap produk ini &
3. Tentang sertifikasi Enagic sebagai alat medis di Indonesia.

Sebenarnya ini adalah budaya yang lazim & umum terjadi di negara kita ini. Apapun yang diakui oleh dunia luar, jika hal itu belum melalui prosedur & keputusan instansi2 terkait dan lain-lain di sini, masih dianggap belum sah.

Jadi, sebenarnya saat ini tuntutan pihak2 yang saya sebutkan tadi masih hanya sebatas menarik dari peredaran brosur2 KanGen Water yang berisikan klaim2 & point2 yang disebutkan diatas.

Surat tersebut ditujukan kepada independent distributor yang menjual air kemasan (berlogo Enagic / berlabel Kangen Water) …

ENAGIC adalah perusahaan manufaktur berstandar medis, produknya mesin ionisasi air yang telah diakui di negara Jepang & Canada sebagai alat medis, bukan sebuah perusahaan yang menjual air dalam kemasan.

IZIN yang diperlukan adalah dari Kementrian Perdagangan..

Dalam berbisnis tantangan itu hal biasa.. Entah bagaimana asal-muasalnya, surat tersebut dapat beredar luas di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, pihak legal Enagic (SAP Advocates) telah mengeluarkan pengumuman resmi di koran Tempo tanggal 17 Nov. 2017 (terlampir dibawah). Pada intinya, brosur yang dipermasalahkan bukan dibuat oleh Enagic dan bahkan Enagic menegaskan:

1. Enagic Indonesia tidak pernah mengadakan kerja-sama dan/atau memberikan kewenangan dan/atau izin kepada pihak manapun untuk melakukan kegiatan usaha menjual/mengedarkan/mendistribusikan air dalam kemasan berlogo atau bertulisan “Kangen Water”

2. Di dalam memperdagangkan produknya, Enagic Indonesia tidak membenarkan mitra usaha dan jaringan di bawahnya untuk memberikan informasi-informasi baik melalui brosur, media cetak, media online, maupun media sosial yang menyesatkan dan melanggar peraturan yang berlaku di Indonesia.

Lengkapnya silahkan dibaca sendiri pada di bawah ini ya.

SAP - Tempo - 17Nov17

Pict: SAP Advocates di Koran TEMPO – 17 Nov. 2017

ENAGIC… adalah perusahaan yang memproduksi alat medis (diakui Departemen Kesehatan negara Jepang) dengan managemen mutu berstandar medis terbukti dengan menyandangan ISO13485..

Certifikat-MedDev-Jepang

Sertifikat: Mesin yang diproduksi oleh Enagic diakui sebagai medical device, dikeluarkan oleh DepKes Jepang

Bagi yang penasaran, ISO13485 itu apa sih, silahkan baca di sini:

https://www.amazine.co/…/apa-itu-sertifikasi-iso-13485-def…/

Dalam proses memperoleh sertifikasi ISO, sebuah perusahaan melewati proses panjang (memakan waktu, biaya dan sumber daya yang tidak sedikit), setelah mendapatkannya pun tetap harus di-uji dan di-audit oleh independent auditor secara berkala (biasanya setiap 6 bulan sekali a.k.a surveillance audit).. untuk membuktikan apakah sebuah perusahaan TETAP LAYAK menyandang ISO CERTIFICATION yang telah disandang-nya…

Pertanyaan kecil bagi kita semua, seandainya, perusahaan Enagic tidak memproduksi sebuah alat kesehatan, perlu kah Enagic bersusah payah mengeluarkan uang, waktu serta sumber daya yang tidak sedikit untuk sekedar mendapatkan sertifikat ISO13485? 🙂

Di bawah terlampir hasil audit dari PRESAFE (auditor independent yang ditunjuk oleh ISO organization untuk pengujian ISO). Dan terbukti ENAGIC lulus.. dilihat dari hasil audit nya..

Certificate-SA-13485

Pict: ENAGIC LULUS.. (sertifikat terlampir, dari standard ISO23485:2003 dan diperbaharui dengan standar yang lebih baru ISO13485:2012).

Jadi sertifikat ISO tidak otomatis garansi tersandang terus menerus… dan harus melewati proses audit ulang secara berkala..

Scope 13485

Sertifikat ISO13485 yang dimiliki Enagic dengan jelas menyebutkan (scope dari sertifikasi-nya):

Design, Manufacture, Service and Distribution of Electrolysis Water Generators FOR medical use.

Jelasnya, Enagic adalah perusahaan yang memproduksi alat medis dan menerapkan quality management system Standard Medis terhadap barang2 yang diproduksi-nya..

JAB Certificate

Pict: Mesin Kangen Water Enagic digunakan dilebih dari 200 rumah sakit di Jepang.

Hanya saja, di Indonesia, alat medis dengan kategori mesin ionisasi air belum ada dalam katalog Departmen Kesehatan.  Oleh karena itu, maka memang belum dapat diakui sebagai alat medis di Indonesia.

Keluarga saya dan saya sendiri, walaupun telah mendapatkan banyak manfaat kesehatan tubuh, tidak pernah meng-klaim bahwa air Kangen ini dapat menyembuhkan penyakit apa-pun, karena air Kangen ya air putih bukan obat, yang selalu kami lakukan adalah berbagi/sharing air-nya.

Di USA, terdapat panduan agar para independent distributor tidak melakukan over-claim, karena air yang dihasilkan ini hanyalah air putih dan bukan obat (dokumentasi terlampir dibawah).

Himbauan

Pict: Himbauan kepada para independent distributor di USA (kantor: New York)

Walaupun di Jepang, asosiasi dokter yang menaungi >6500 dokter telah menguji memberikan terapi Kangen Water sebagai pengganti obat, dan hasilnya terbukti efektif maka mereka mengeluarkan rekomendasi terlampir di bawah.

Kita paham kultur budaya masyarakat Jepang, dimana baru-baru ini, ada menteri yang mengundurkan diri, hanya karena salah menggesek kartu kredit saat makan?  Pada acara makan pribadi tapi salah ambil kemudian menggunakan kartu kredit negara. Apalagi ini saat mereka mengeluarkan pernyataan sebagai “preventive medicine for adult diseases“?

JapanMedAssociation

Sertifikat: Enagic dari asosiasi beranggotakan >6500 dokter di Jepang yang telah menggunakan terapi air Kangen sebagai pengganti obat. Hasilnya: Enagic mendapatkan persetujuan (approval) dari Japanese Association of Preventive Medicine for Adult Diseases.

Beberapa bukti lain bahwa produk Enagic diakui sebagai medical device terlampir di bawah, beserta paten yang diterima Enagic atas merek Kangen Water (Japanese word, meaning “return to origin” / “kembali ke asal”).

Cert-MedDev-Marketing

Sertifikat: Ijin memarketingkan mesin Enagic sebagai medical device, dikeluarkan oleh DepKes Jepang

 

Sertifikat: Hak Patent Enagic “Kangen Water”, tidak ada perusahaan lain yang boleh menggunakan istilah “Kangen Water”

WAQ

Sertifikat: Gold Seal untuk Enagic dari Water Quality Association – USA

Majunya suatu bisnis tentu disertai dengan tantangan yang makin besar, dengan meningkatnya pemahaman & kepedulian masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan & dengan berkembangnya KanGen Water di Indonesia, hal seperti ini adalah sesuatu yang wajar-wajar saja. Di negara2 maju seperti USA, Germany, Australia, Japan, Hongkong, Taiwan, Singapore, Malaysia, dan lain-lain (ada di 23 negara dengan 38 kantor cabang), hal ini belum pernah dijadikan masalah. Bahkan Enagic baru saja membuka kantor baru di Dubai – UEA. Sosok dunia seperti Bill Gates pun berkenan hadir di salah satu global conventionnya Enagic untuk berbicara & menuangkan buah fikirannya tentang kebaikan KanGen Water.

Yang perlu kita sadari adalah kebaikan & manfaat yang telah dirasakan orang banyak dari KanGen Water & Enagic, dan saya sendiri belum pernah dengar tentang hal negatif mengenai Enagic KanGen Water (mereka telah berbisnis di dunia selama 43 tahun – dari tahun 1974 dan hanya membuat mesin ionisasi air a.k.a Kangen Water).

Dengan adanya kondisi seperti ini, saya sendiri sangat antusias bahwa di kemudian hari, ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa besar bagi kita semua (bangsa Indonesia) yang telah memutuskan untuk memiliki mesin ionisasi terbaik di dunia ini.

Gambarannya seperti berikut ini:

Kita bangun bisnis ini dengan segala daya upaya agar orang2 aware/ tahu tentang KanGen Water (KW). Kita sharing info, video, cerita & testimony tentang kesehatan, kesembuhan dll. Sampai beberapa waktu yang lalu saat semuanya masih adem-ayem, terkadang sharing kita tersebut tidak terlalu digubris orang.

Sekarang, coba bayangkan dengan situasi yang ada saat ini.  Orang yang sebelumnya tidak terlalu menggubris KW ataupun yang belum pernah dengar, akhirnya jadi semakin banyak orang yang tahu KW.  Apapun cerita & asumsi yg mereka miliki tentang KW saat ini, menurut saya tidak jadi masalah.  Yang penting sikap kita sendiri.  Selama kita terus bergerak, terus berbagi, fakta & kenyataan bahwa air ini membawa perubahan yang luar biasa secara positif bagi orang banyak pada akhirnya menjadi fakta yang tidak dapat disangkal/ ditolak/ atau dipungkiri.

Saat itu terjadi, kita akan benar2 merasakan hasil atas kerja keras kita ini 🙏

Fakta sederhana yang saya jumpai sampai saat ini adalah bahwa banyak saudara2 kita yang kurang mampu yang akhirnya terbantukan kesehatannya oleh KanGen Water dari meminum airnya. Pada akhirnya faktalah yang akan berbicara dengan sendirinya.

Ini adalah air yg sama yg ada di tubuh kita. Mungkin ini yg dimaksud oleh Mr. Oshiro dgn Let’s Unify! Ayo Bersatu!

Kita dipersatukan dgn air yg sama…

We are united by the same water in us… KanGen Water 👍

Terus berbagi kebaikan, terus bantu banyak orang 🙏🙏🙏

Bagi rekan-rekan yang memerlukan informasi tambahan dapat inbox saya. Saya akan sangat gembira dapat berbagi informasi penting ini dengan anda.

PROUD to be partners OF ENAGIC CERTIFIED ISO13485

#ChangeYourWaterChangeYourLife

PS:
Copy dari sertifikat Enagic, dapat anda unduh dari link berikut ini…
http://enagic.co.id/nv3/downloads/

Battle of Cast Dongles! (Samsung AllShare cast vs Google Chromecast 2 vs Ezcast 5G)

Hi B2B-ers,

Pa kabar semua?

Setelah tergelitik membaca sharing dari seorang sesepuh per-gadget-an Indonesia (Lucky Sebastian aka @Gadtorade), jadi gatal ingin menulis lagi, dan kebetulan baru sempat juga sih… 🙂

Menurut kang Lucky, yang perlu dicari adalah penyampaian sebuah sudut yang biasanya terlewatkan oleh reviewer lain. 🙂 Nah kali ini, karena (kebetulan) anak saya sendiri berkomentar, kok dongle cast sampai berbuah-buah dan macam-macam, memangnya bedanya apa sih? Nah di mulai lah tulisan ini…

Pertanyaan mendasar..

1. Apa fungsi dasar sebuah dongle cast?
Kegunaan penting sebuah Dongle Cast adalah menampilkan isi layar (berikut audio/suara) handphone/tablet ke layar besar (misal TV atau LCD Projector). Se-enak-enaknya nonton film di layar handphone terbaru, tentunya lebih nikmat bila ditonton di layar bioskop bukan? 😀

2. Jenis koneksi dari dongle cast ke handphone?
Tujuannya adalah menampilkan layar serta suara dari handphone ke layar besar secara nir-kabel.. jadi tidak ada kabel berseliweran di antara handphone kita dengan layar/TV. Enak toh? 🙂

Kebetulan saya memiliki 3 buah dongle cast, mulai dari Samsung AllShare cast, Google Chromecast 2 dan Ezcast 5G. Penasaran mau tahu keunggulan dan kekurangan dari masing-masing dongle cast tersebut? Yuk, mari lanjut dibaca…

Yang akan dibahas di mulai dari Samsung AllShare Cast dongle (paling tua), baru Google Chromecast 2 dan Ezcast 5G ya.

A. SAMSUNG AllShare Cast Dongle

Awal-nya menggunakan device Samsung, kebetulan sudah bisa melakukan presentasi menggunakan PowerPoint mobile. Terbayangkan betapa nikmatnya apabila bisa melakukan presentasi tanpa harus berdiri disamping LCD projector, atau kalau kebetulan hanya membawa handphone dan tidak membawa laptop, bagaimana caranya bisa presentasi ke sekelompok orang yang lebih besar? Sering juga setelah anak mengikuti kegiatan di sekolah, orang tua ingin melihat cucu-nya, dan selama ini kesulitan, karena harus memindahkan dulu file dari dalam handphone agar dapat diputar di TV.

Saat ada kesempatan, segeralah di pinang sebuah Samsung AllShare Cast Dongle..Awal dikeluarkan, harganya cukup indah menguras kantong (> IDR 800.000), apa sih isi paket AllShare Cast?

Sebuah dongle AllShare Cast, sebuah cable MicroUSB – USB, sebuah adaptor 5V 1A dan sebuah kabel HDMI untuk mengkoneksikan ke layar/TV.

Keunggulan yang di dapatkan dalam menggunakan AllShare Cast:

1. Pairing antara dongle dengan perangkat sangat mudah. Cukup menekan tombol di belakang AllShare Cast Dongle (sekitar 1 detik hingga warna led berubah-ubah biru & merah), kemudian kita cari dari perangkat yang ingin dihubungkan.

2. Selain perangkat Samsung, AllShare Cast juga mendukung protokol MiraCast, jadi bisa melakukan mirroring menggunakan perangkat Blackberry maupun Intel Wireless Display.

3. Direct koneksi via WiFi antara perangkat dengan dongle, tanpa memerlukan router.

4. Sudah mendukung resolusi 1920 x 1080 (FullHD)

Kekurangannya:

1. Perangkat Apple belum dapat terhubung ke dongle ini

2. Karena koneksinya masih 802.11n, saat kita di-area interference tinggi kadang suka putus-putus. Wajar, karena teknologi 802.11n sudah lumayan “lama” tapi pada masa-nya merupakan yang terbaik.

3. Saat mirroring, kita tidak dapat menggunakan perangkat kita untuk hal lain.

4. Apabila perangkat kita tidak mendukung dual-band WiFi, maka otomatis tidak dapat terhubung ke internet saat kita terhubung ke AllShare Cast Dongle.

B. Google Chromecast 2

Setelah menemukan AllShare Cast suka putus-putus, serta belum mendukung perangkat Apple (AirPlay), maka pencarian menemukan perangkat dilanjutkan.

Kebetulan (lagi), menemukan penawaran asik dari salah satu toko online. Dan tersedia warna yang tidak pasaran, yaitu merah (penting banget ya?) Maksudnya apabila digunakan saat event, tidak akan ada yang menyamai, karena biasanya orang memiliki Chromecast berwarna hitam. 😀 Oh ya, yang terbaru adalah Google Chromecast 4K, akan tetapi karena perangkat 4K masih mahal dan jarang serta harganya masih mahal, jadi diputuskan untuk meminang Google Chromecast 2 saja.

 

Dalam bagian dalam cover Google Chromecast, tersedia petunjuk cara memulai mensetting / menggunakan Chromecast ini.

 

Keunggulan:

1. tidak memerlukan kabel HDMI terpisah, karena kabelnya sudah menempel jadi 1 dengandongle.

2. Cara kerja perangkat – router – google Chromecast 2; untuk setup awal, memerlukan aplikasi Google Home (tersedia baik di Android Playstore maupun iTunes Store).

3. dapat di kustom menggunakan wallpaper photo-photo yang telah kita upload di account Google Photos.

4. Saat kita men-cast suatu tayangan misal youtobe, maka layar handphone bisa dimatikan dan film tetap tambil dilayar, karena Chromecast yang langsung terkoneksi ke-internet via router.

5. Setiap awal dihidupkan, otomatis mengupdate firmware terbaru (apabila ada).

6. Karena koneksi via router, kekuatan router menjadi penentu apakah presentasi lancar / putus-putus.

7. Dapat menampilkan isi layar dari iOS/Android, PC Windows maupun Mac.

8. Menggunakan standard WiFi 802.11ac

Kekurangan:

1. Dalam bekerja memerlukan koneksi ke router yang terhubung ke internet. Tidak bisa bekerja tanpa router & koneksi internet.

2. Bentuknya masih tidak agak gemuk dan dilengkapi dengan magnet yang cukup kuat, khawatir merusak data di flashdisk dan lain-lain apabila diletakan dalam tas.

3. Audio tidak dapat di pilih agar dikeluarkan dari perangkat, semua otomatis di keluarkan via HDMI (video & audio).

4. Memerlukan google account untuk mensetup dan menggunakan Chromecast.

5. Mirroring dari laptop, hanya dapat dilakukan via Google Chrome, jadi kita perlu menginstall Google Chrome sebagai peramban di laptop tersebut.

C. EZCAST 5G

Dikarenakan kekurangan google ChromeCast no 3 & 4 diatas, akhirnya saya kembali mencari dongle yang dapat menampilkan isi layar iOS/Android maupun PC Windows & Mac. Awal-awalnya banyak barang palsu bertebaran di online market maupun offline. Sampai suatu ketika menemukan yang sama persis seperti yang tercantum di website resmi Ezcast (iezvu.com). Hampir membeli produk yang salah, karena gambar yang ditambilkan memang Ezcast 5G, akan tetapi deskripsi berbeda dengan iezvu, kemudian setelah berdiskusi akhirnya diputuskan untuk membatalkan pesanan dan mencari seller lainnya.

Jreng… original EZcast 5G ditemukan dan dipesan… saat pesanan sampai, langsung saya cek…

 

Bagian bawah kardus memiliki informasi sebagai berikut:

Isi dari paket penjualannya:

Khusus untuk Ezcast 5G, pastikan pada perangkat WiFi adapter terlampir, tertera tulisan dual-band (2.4GHz / 5GHz). Frekuensi 5GHz, biasanya masih jarang interferensi serta memiliki bandwidth yang besar, sehingga presentasi anda tidak putus-putus.

Keunggulan:

1. Koneksi ke EZcast di awal menggunakan aplikasi yang dapat di download pada Playstore maupun iTunesStore. Selebihnya bisa langsung mengakses informasi yang tertera di layar.

2. Mendukung koneksi dari iOS / Android maupun PC Windows & Mac.

3. WiFi sudah dual-band seperti Google Chromecast 2.

4. Standard WiFi terkini 802.11ac

5. Cara menghubungkan ke dongle bisa dipilih salah satu direct link antara perangkat ke dongle tanpa melalui router atau melakukan hubungan via router.

6. Saat perangkat terhubung ke dongle tetap bisa mengakses internet.

7. Lebih ringan dbandingkan Google Chromecast 2.

Kekurangan:

1. dalam paket penjualan tidak disertakan power adaptor

2. banyak palsu-nya, harus hati-hati dalam memilih.

Kira-kira demikian review part 1 ya.. apakah ada yang tertarik melihat vlog masing-masing device in action? Coba tinggalan komen dibawah, agar saya tahu yang ingin diketahui kawan-kawan apa sih? 🙂 Semoga bisa jadi vlog-nya ya.

Sementara sekian, sampai ketemu lagi di blog maupun VLOG….

Tahun 2017 akan menjadi tahun terbaik anda, ini caranya …..

Hi B2B-ers,

Sebentar lagi sudah mau ganti tahun nih ke tahun 2017.

Sudah siap menghadapi tahun 2017 dengan lebih baik?

Bagaimana tahun 2016 Anda? Goals Anda sudah banyak terwujud?

Jikalau belum, hari ini saya ingin membantu Anda agar dapat mewujudkan goals Anda di tahun 2017.

Ingin memiliki tubuh yang lebih sehat dan bentuk ideal?

Ingin bebas finansial dan bebas dari hutang?

Ingin memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga?

Ingin lebih banyak jalan-jalan keliling dunia?

Ingin memiliki hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan?

Atau masih banyak lagi…

Semua itu bisa Anda wujudkan di tahun 2017 atau minimal membuat Anda lebih dekat jaraknya dalam mewujudkannya di dalam kehidupan Anda.

Caranya mudah..

Ikuti program Your Best Life, sebuah program pelatihan serta pendampingan selama 1 tahun bagi Anda yang ingin mewujudkan impian yang Anda inginkan di dalam bentuk ebook, video dan email follow-up.

Program yang sama telah berhasil membantu banyak orang mencapai goals mereka termasuk bebas finansial, tubuh yang ideal, hubungan yang lebih baik bersama keluarga dan masih banyak lagi.

Program ini di rancang oleh Andry Salim, seorang pebisnis online sukses yang memiliki pengalaman berbisnis online selama 14 tahun.

Beliau pun memiliki buku Best-Seller national dengan judul

“The Internet Millionaire”.

Selain itu, beliau sering sekali di undang untuk berbicara di berbagai seminar bisnis dan kampus.

Bisnis beliau bervariasi mulai dari pasar nasional sampai pasar internasional. Semua dilakukan secara online.

Di dalam bisnis beliau yang terbaru, dalam 1 tahun pertama bahkan telah memberikan hadiah sebanyak 3 mobil, puluhan orang jalan-jalan keluar negeri, umroh dan ratusan smartphone. Luar biasa bukan?

Pak Andry Salim akan mengajarkan Anda bagaimana cara mewujudkan impian Anda dan membantu mewujudkan tahun 2017 menjadi tahun yang terbaik di dalam hidup Anda.

Penasaran? Coba cek programnya di bawah ini:

==> [YBL2017]

Ingat, ini bukanlah program seperti biasanya. Anda akan mendapatkan materi dan bimbingan selama 1 tahun nantinya.

Plus, Anda pasti kaget karena investasinya sangat terjangkau sekali karena beliau ingin membantu banyak orang untuk bisa mengalami transformasi hidup ke arah yang lebih baik.

Anda akan belajar pada orang yang tepat dan sangat qualified untuk membantu transformasi hidup Anda.

Semuanya di mulai dari langkah pertama disini:

==> [YBL2017]

Apakah Anda siap untuk berkomitmen dan merubah hidup Anda menjadi lebih baik di tahun 2017?

Katakan:

“Ya, saya siap! Tahun 2017 akan menjadi tahun terbaik saya.”

Pastikan Anda memulainya dengan tepat melalui program Your Best Life di:

==> [YBL2017]

 

Salam Sukses,

[Julianta Julianta]

PS:
Program ini dibuka spesial hanya 7 hari saja. Pastikan Anda tidak ketinggalan dan mulai merancang hidup Anda menjadi lebih baik.

Setelah itu, Anda harus investasi lebih mahal agar dapat mengikuti program ini jikalau masih dibuka.

3 Tanda Anda harus segera berhenti dari pekerjaan sekarang!

Sekali-kali, mari kita berbicara mengenai masa depan…  Orang bijak berkata, “Anda 5 tahun mendatang tetap Anda yang sekarang, yang pasti berbeda adalah 5 orang terdekat Anda serta buku-buku yang Anda baca!”
Berikut ini tulisan dari seorang kawan.. saya ketik ulang agar dapat Anda nikmati dan semoga berguna bagi perkembangan diri Anda serta menjadi berkat bagi keluarga Anda.
= = = = = = = = = = = = = = = = = = =  START…  = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Bulan ini, dua rekan kerja saya resign.  Mereka bukan sekedar konco gawe biasa, tapi juga partner in crime dalam bermain, belajar, ngegosip, ngebully, dan teman tidur yang menyenangkan (kata Umar, kita bisa tahu karakter seseorang setelah bepergian dengannya, berbisnis dengannya, dan tidur di rumahnya).
Dua-dua-nya pindah ke perusahaan start-up.  Kawan pertama pindah ke online travel agent yang katanya berpotensi menjadi the first start-up unicorn di Indonesia (perusahaan dengan valuasi 1 milyar USD).  Kawan ke dua pindah ke perusahaan FMCG dairy products dari Thailand yang produknya akan masuk ke pasar Indonesia.
Tentu saya merasa kehilangan, sambil mengelus perut dan bertanya, “situ kapan bro?”  Bagi generasi Milenials seperti kami, berganti pekerjaan bukanlah sesuatu yang tabu.  Menurut statistik, 80% beranggapan bahwa waktu ideal bekerja di satu perusahaan adalah maksimal 3 tahun.  Dan itu berarti kami bisa berganti pekerjaan hingga 15-17 kali dengan 5 bidang karir yang berbeda.  Bahkan 55% generasi ini ingin membuka perusahaannya sendiri.
Sejak lulus kuliah dan mencoba belajar di dunia korporasi pada tahun 2012, saya sudah pindah 4 perusahaan.  Mengajukan surat pengunduran diri bukanlah sesuatu yang asing, tapi berdasarkan pengalaman pribadi, ada tiga syarat dimana kita wajib mengajukan surat cinta ini:
  1. Mengalami Stagnasi

Masih melakukan pekerjaan yang persis sama seperti 2 tahun lalu?  Maka ada dua kemungkinan.

    Pertama, anda semakin ahli (specialist expert), atau kemungkinan kedua: anda ngak kemana-mana lagi (stagnan).  Bagaimana membedakannya?  Sederhana…
    Cukup ajukan pertanyaan kepada diri sendiri: “Apakah saya belajar hal baru?  Apakah saya bertemu orang baru?  Apakah saya memberikan kontribusi baru?”
    Jika jawabannya tidak, maka selamat bertemu dengan makhluk setengah dementor bernama Stagnansi.  Ia akan menyeret korbannya ke zona nyaman dan perlahan-lahan menyedot perkembangan hidup si korban.
  1. Tidak ada inspirasi
    Ketika Anda bangun pagi dan berdoa ada badai salju agar tidak perlu ke kantor hari ini, maka itu adalah tanda tiadanya inspirasi.  Saat Anda merasa bosan dan berharap segera pulang, maka itu adalah pertanda gairah yang hilang.  Saat pekerjaan menjadi tuntutan kewajiban, maka setiap tanggung-jawab terasa seperti beban.
    Pekerjaan yang baik harus membuat anda bersemangat bangun pagi, tertawa saat sibuk di siang hari, dan tersenyum ketika pulang di malam hari.  JikaAnda tidak bahagia, berarti ada yang saah dengan pekerjaan Anda, atau cara Anda memaknai pekerjaan itu.
  1. Mengejar mimpi
    Mark Zuckerberg mengembangkan Facebook saat belum genap berusia 20 tahun, Henry Ford memulai Ford Motor di usia 39, Colonel Sanders membuka gerai KFC pertama di umur 65.  Intinya: orang akan mengingat karya Anda, bukan usia Anda.  Tidak ada kata terlambat untuk melakukan perubahan yang membawa kebaikan.
    Ketika Anda sadar jika Tuhan menciptakan Anda bukan untuk melakukan pekerjaan ini dan memiliki “panggilan” untuk melakukan sesuatu yang lain, maka waktunya mengikuti panggilan itu.  Jangan membunuh suara hati kecil Anda.
POSISI versus KONTRIBUSI
    Bagaimana jika tujuan pindah kerja untuk mencari penghidupan (gaji) yang lebih baik?  Tentu itu wajar dan manusiawi.  Tapi anehnya, hampir semua orang hebat (entrepreneur, direktur, pejabat public) yang saya temui dan baca biografinya tidak meletakkan bayaran sebagai motivasi utama.  Mengutip Robert T. Kiyosaki:
    “Hanya kelas menengah yang bekerja demi gaji”.
    Oleh karena itulah, juga demi menghindari pajak, CEO perusahaan besar seperti Steve Jobs (Apple), Sergery Brin (Google), atau Lee Lacocca (Chrysler) hanya “digaji” 1 dolar USD.  (Tentu mereka mendapatkan paket benefit lain senilai jutaan dolar yang dikenai pajak lebih kecil).
    Bagi orang-orang keren ini, bayaran tak perlu dipikirkan.  Hal itu pasti naik mengikuti pertumbuhan kualitas diri. Mereka tidak berkata: “Apa yang saya dapatkan?”, tapi justru malah bertanya: “Apa yang bisa saya berikan?
    Mereka tahu perbedaan antara posisi dan kontribusi.  Posisi itu alat, kontribusi itu nilai.  Orang kebanyakan lebih mementingkan posisi daripada kontribusi, sedangkan mereka tahu jika kontribusi lebih penting daripada posisi.  Kontribusi memberikan Anda posisi.  Posisi mewajibkan Anda untuk berkontribusi.  Kita tak perlu menunggu memiliki posisi, untuk menyumbangkan kontribusi.
    Direktur itu posisi, mengusulkan solusi itu kontribusi.
    Pejabat itu posisi, melayani orang lain itu kontribusi.
    Guru itu posisi, membagi ilmu itu kontribusi.
    Dokter itu posisi, membantu sesama itu kontribusi.
    Polisi itu posisi, melindungi yang lebih lemah itu kontribusi.
    Menjadi manusia itu posisi, menjadi makhluk ciptaan Tuhan dan berbuat kebaikan, itu kewajiban.
Jadi dimana posisi Anda saat ini?
Dan apa kontribusi yang dapat Anda berikan ke sesama?
strong-people
Final Note:
Kesempatan menjadikan tahun 2017 sebagai salah satu tahun terbaik anda!
pastedgraphic 1

pastedgraphic 1

Mungil-mungil cabe rawit… Xiaomi Yi Cam 4K (2016) edition.

Hi B2B-ers,

Apa kabar kalian liburan kemarin?

Karena pergi berwisata ke Umbul Punggok, Klaten – Jawa Tengah, akhirnya jadi kepincut mencari action cam ekonomis.

Setelah browsing sana sini, tanya-tanya kawan serta browsing Internet, akhirnya memutuskan meminang Xiaomi Yi Cam 4K (2016) karena beberapa pertimbangan berikut ini:

1. Kapasitas battery 1400mAh
Sekali charge bisa tahan 2 jam dalam merekam video non-stop.

2. Chipset yang digunakan Yi Cam 4K – 2016 (Ambarella A9SE75) sama (bahkan lebih baru) dengan yang digunakan GoPro HERO4 (Ambarella A9)

3. Image sensor ditenagai oleh IMX377 1/2.3″ sensor gambar yang dapat mengambil video beresolusi 4K sebanyak 30 frames-per-detik, serta mengambil gambar diam dengan sensor 12MP. Pada bagian depannya adalah lensa cepat f/2.8 7-lapisan lensa kaca yang menawarkan pandangan selebar 155.

4. Optical Image Stabilizer yang sangat baik untuk pengambilan gambar/video (GoPro tidak memiliki fungsi OIS)

5. Memiliki 2.19″ layar sentuh untuk mengakses menu serta pengaturan lainnya (640×360 pixels – 330ppi)

6. Mendukung koneksi WiFi (2.4GHz & 5GHz), serta Bluetooth v4.1. Sayangnya koneksi WiFi yang berguna untuk terkoneksi ke smartphone (iOS / Android melalui aplikasi Yi Cam), sedangkan koneksi Bluetooth hanya dapat terkoneksi ke remote Xiaomi Yi Cam.

Perburuan dimulai, kebetulan keluarga mengijinkan sebagai kado istimewa ultah.. Akhirnya diputuskan untuk memesan secara online, dan sayangnya pengiriman menjadi terlambat dari jadwal semula (hal baru?) Belum lagi, sempat toko sebelah menawarkan barang yang sama dengan harga yang jauh lebih ekonomis… ya sudah kepalang basah, (tutup mata saja deh). 😀

Akhirnya sebelum pesanan datang, kami memesan 3 buah battery cadangan, 1 buah remote bluetooth Xiaomi Yi (untuk menemani tongsis), serta docking charger battery, sayangnya, ketentuan pengiriman saat ini, tidak bisa mengirimkan battery.. jadi akhirnya hanya dikirimkan remote Xiaomi Yi serta docking battery. Jadi yang masih pending saat ini, adalah casing waterproof biar bisa foto dalam air, berikut battery cadangan, agar lebih nyaman dibawa keliling 😀

Alkisah, pesanan datang, dengan H2C (harap-harap cemas), segera membuka kemasan pesanan, ternyata kotak action camera itu sangat-sangat mungil… Hampir tidak percaya, belum lagi dibagian luarnya gambarnya berwarna putih, padahal kami memesan warna hitam. Pikirnya ya sudahlah, yang penting barang sudah diterima.

Begitu melihat karema pertama kali, terus terang cukup terkejut … karena ukurannya yang sangat mini. 🙂 Bagi yang belum bisa membayangkan seberapa mini-nya, ini kami letakkan kamera dimaksud pada keyboard laptop. Panjangnya hanya kurang lebih 4 tuts keyboard (Fn, Control, Option, Command) LOH!

Tidak terlihat sesuatu yang istimewa pada perangkat ini, build quality lumayan, tidak terlihat murahan..
Memasukan serta mengeluarkan battery untuk pertama kali sangat menjadi PR, karena lumayan seret.. 🙂
Layar yang ada adalah touchscreen, artinya dapat disentuh-sentuh untuk merubah pengaturan.. contohnya:
1. Usap dari sisi paling atas layar ke bawah, akan membuka akses koneksi, baik itu WiFi, Bluetooth, settings, dan sebagainya.
2. Usap dari sisi paling bawah layar ke arah atas, akan memunculkan pilihan photo, timer, video, video timelapse, dan sebagainya.

Kualitas layar cukup baik, mudah terlihat jelas dibawah sinar matahari, pada bagian kanan atas terdapat icon WiFi serta status battery, sedangkan di sisi kiri menyajikan informasi berapa banyak photo / menit video yang masih dapat disimpan ke dalam kartu memory (MicroSD card).

Oh ya, untuk perekaman video 4k, kami sarankan menggunakan memory card minimal Class 10 UHS-I, sebaiknya yang memiliki speed read/write diatas 80MB/s. Saran kami, carilah merek-merek seperti Sandisk, Samsung, yang karuan, jangan yang abal-abal.

Yang tak kalah mengejutkannya, yaitu remote Xiaomi Yi Cam. Ternyata fisiknya sangat-sangat mungil ya… sampai-sampai khawatir menghilangkannya, kelupaan dan tercecer dimana.

Berikut ini photo Xiaomi Yi Cam remote dibandingkan dengan sebuah USB Flashdisk. Sudah kebayang berapa besarnya? 🙂

Kejutan belum berakhir, ternyata si remote tersebut dimasukan ke dalam sarung, dan apabila dikeluarkan maka bentuk fisiknya akan makin kecil lagi. 😀

Sementara ini, karena belum mendapatkan battery cadangan, docking masih nganggur. *he he he he* Kalau ada yang punya, silahkan tinggalkan pesan ya.. 🙂

Oh ya, karena iseng ada gorillapod nganggur, jadinya coba dipasangkan di dalam mobil, dan hasilnya luar biasa, bisa menjadi dash cam dengan sudut lebar (wide). 🙂

Pengalaman penggunaan sampai hari ini:

1. Update firmware agak menghawatirkan, karena saat terhubung ke smartphone, otomatis mengunduh firmware terbaru, dan apabila koneksi internet kita tidak stabil, firmware yang diunduh tidak sempurna dapat menyebabkan action camera rusak. Ada beberapa rekan yang mengalami WiFi bermasalah setelah auto upgrade.

2. Optical Image Stabilisation-nya sangat terasa, karena hasil video menjadi tidak terguncang-guncang…

3. Dicoba menangkap gambar video timelapse saat malam hari, gambar tetap terlihat jelas tanpa noise yang berarti. Urusan video, nanti hasilnya coba diupload ke youtube deh ya…

A. Sementara nikmati dulu persembahan pujian dari pak George di youtube berikut ini (direkam dalam ruangan – indoor).

B. Rekaman di dalam mobil berjalan, sebagai dash-camera, dapat dilihat pada link berikut ini.  Lihat bagaimana EIS bekerja dan bagaimana hasilnya pada video time-lapse yang direkam.

Selanjutnya apabila ada yang ingin tahu akan diinformasikan disini setelah video lainnya selesai diupload. 😀 Come back for more info, begitu ceritanya. 🙂

Apalagi ya? Sementara itu saja dulu ya…

Sampai ketemu lagi…

 

Salam,

– B2B –

%d bloggers like this: