Win10 mencuri koneksi internet kita? Hentikan!

Setelah Windows 10 dirilis tanggal 29 Juli yang lalu, yang diberikan gratis bagi pengguna Windows 7, 8 serta 8.1.

Dengan segala kelebihan (dan kekurangannya – sehubungan dengan privasi pengguna – data di upload ke server Microsoft) ternyata ada setting pada bagian Windows update yang menghabiskan jatah bandwidth koneksi tanpa kita ketahui.

Ya, Windows 10 secara otomatis menggunakan jejaring network kita untuk membagikan update ke pihak lain lewat internet yang kita gunakan. Siap-siap bagi kita yang menggunakan layanan terbatas, kalau tiba-tiba jatah habis tanpa kita merasa melakukan upload/download.

Fitur tersebut dinamakan “Windows update delivery optimization”, di rancang untuk membantu pengguna mendapatkan update secara lebih cepat dan fitur ini secara standar telah diaktifkan pada versi Windows 10 Home dan Pro. Windows 10 Enterprise dan Edukasi juga memiliki fitur ini hidup, tetapi hanya untuk jejaring lokal (LAN).

Pada intinya, hal ini mirip dengan fungsi torrent, dimana komputer kita digunakan sebagai bagian dari peer-to-peer network dalam membagikan update secara lebih cepat kepada yang lain.

Kabar baiknya, fungsi yang dihidupkan secara standard sebenarnya bisa dimatikan, walaupun setting untuk hal tersebut cukup dalam tersembunyi pada bagian: ALL SETTINGS -> Windows Update -> Advance Options -> Choose how updates are received

Microsoft menyatakan, membagikan sebagian dari bagian update ini tidak meng-unduh atau pun mengirimkan data personal pengguna, akan tetapi dengan mengaktifkannya secara standar tanpa sepengetahuan / persetujuan pengguna, mungkin menjadikan fitur ini tidak adil bagi sebagian pengguna yang menggunakan koneksi internet terbatas.

Untuk menon-aktifkan sharing diatas, anda dapat mematikan seluruh fungsi tersebut, dengan cara mengklik ON menjadi OFF, atau pilihan lainnya, tetap mengaktifkan fitur tersebut khusus hanya bagi PC yang terhubung pada jaringan yang sama (mungkin anda memiliki komputer lain yang menggunakan Win10 juga).

Semoga “jatah” internet anda tetap terjaga dan tidak mendapatkan tagihan yang mengejutkan…

Salam SUKSES LUAR BIASA,

– BanyakGaul –

Advertisements

Apple segera perkenalkan koneksi super cepat.

Sudah menggunakan koneksi HDMI, USB 3.0, Display Port, PCI Express, dan lain-lain di kehidupan anda?
Jangan melewatkan informasi berikut ini…

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=



Jakarta – Apple punya keunggulan sebagai vendor teknologi yang bisa memperkenalkan adopsi standar baru tanpa menunggu pergerakan industri. Lihat saja bagaimana mereka mengadopsi micro-SIM pada iPhone 4 dan iPad.

Dalam waktu dekat, seperti dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (22/2/2011), Apple dikabarkan akan mengumumkan adopsi teknologi koneksi super cepat.

Teknologi itu, kabarnya, adalah Light Peak yang dikembangkan Intel sejak beberapa tahun belakangan. Light Peak merupakan konektor serba bisa ala USB namun dengan kecepatan jauh lebih tinggi: 10 Gbps.

Apa kegunaannya? LightPeak akan menjadi satu konektor yang bisa menghubungkan berbagai protokol: mulai dari USB, FireWire, HDMI, DisplayPort, PCI Express dan lainnya.

Dalam berbagai demo yang digelar Intel, Light Peak menggunakan basis kabel serat optik. Namun untuk versi pertama ini, kabarnya Light Peak akan menggunakan tembaga.

Apple juga diperkirakan tak mau memakai nama Light Peak untuk teknologi tersebut. Wajar saja, toh Light Peak hanya nama kode dari Intel saat pengembangan — seperti Sandy Bridge, Gulftown dan lainnya.

Belum diketahui apakah teknologi baru ini akan dikenalkan bersamaan dengan jajaran MacBook Pro terbaru. Apple dipercaya akan memperkenalkan MacBook Pro anyar sekitar 24 Februari 2011.

%d bloggers like this: